Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan TOEFL dan IELTS : Mana Lebih Penting?

Perbedaan Antara TOEFL dan IELTS

Kira-kira kapan si kecil harus tes TOEFL atau IELTS? Apakah si kecil mampu menguasai bahasa Inggris dengan cepat? Bagaimana caranya? Beberapa pertanyaan ini menjadi soal yang banyak ditanyakan oleh para orang tua, mungkin Anda adalah salah satunya. Sebenarnya, materi bahasa Inggris akan lebih baik disampaikan kepada anak sejak usia dini. Hal ini berguna agar kemampuan bahasa Inggris si kecil sudah terasah sejak kecil.

Nah, untuk urusan TOEFL atau IELTS, Anda tidak perlu khawatir, karena untuk mengikuti kedua tes ini, tidak ada batasan usia. Asalkan si kecil sudah mampu untuk mengikuti tes, maka Anda bisa langsung mendaftarkannya.

Berbicara tentang TOEFL atau IELTS, apa sih perbedaan di antara kedua tes ini? Apakah Anda sudah tahu apa saja perbedaan dan lebih penting mana antara TOEFL atau IELTS? Jika Anda belum mengetahuinya, kebetulan pada kesempatan kali ini, Blogmashendra.com akan membahas singkat ulasannya.

Yuk simak informasinya di bawah ini.

Perbedaan Tes TOEFL dan IELTS yang Wajib Diketahui

Meskipun sama-sama tes yang digunakan untuk kepentingan internasional, akan tetapi IELTS dan TOEFL memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Penasaran apa saja perbedaannya? Simak terus artikelnya hingga selesai ya.

1. Pengertian

Perbedaan pertama terletak dari pengertian atau arti dari kedua jenis kursus bahasa Inggris ini. Apa itu TOEFL? TOEFL merupakan kepanjangan dari Test of Engslih as Foreign Language yang mana tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, khususnya pada bidang pendidikan atau akademik.

Nantinya, hasil tes TOEFL akan digunakan untuk belajar di luar negeri, dan telah tercatat sekitar 100 universitas ternama di 30 negara bisa menampung mahasiswa yang menggunakan skor TOEFL.

Sementara IELTS adalah kepanjangan dari International English Language Test System yang digunakan untuk tujuan rekrutmen tenaga kerja, imigrasi dan bisa juga untuk kepentingan akademik. Berbeda dengan TOEFL, skor dari IELTS ini bisa diterima di hampir 9000 instansi di 130 negara yang ada di seluruh dunia. Menariknya adalah, IELTS diselenggarakan secara universal oleh British Council, IDP Education Australia hingga University of Cambridge Esol Examination.

2. Sistem Penilaian

Untuk sistem penilaian, IELTS berkisar antara 1 sampai 9. Nilai ini juga bisa berlaku selama 2 tahun terhitung sejak nilai akhir dirilis. Agar dinyatakan lolos tes IELTS, maka anak harus memiliki nilai antara 6,5 sampai 7. Jika mendapatkan nilai ini, maka secara otomatis akan dinyatakan sebagai good user dan competent.

Sedangkan TOEFL memiliki dua versi penilaian, yaitu TOEFL IBT atau Internet Based Test dan TOEFL PBT atau Paper Based Test. Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, yang paling banyak digunakan adalah TOEFL versi IBT, meskipun masih banyak yang menggunakan versi PBT. Nantinya nilai PBT akan berkisar antara 0 hingga 120. Sementara untuk PBT memiliki nilai antara 310 hingga 677.

3. Tujuan

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, bahwa IELTS banyak digunakan sebagai syarat di bidang imigrasi, akademis dan pekerjaan. Nilai IELTS juga digunakan untuk tujuan perpindahan kewarganegaraan, seperti di negara Kanada.

Sedangkan TOEFL berfungsi untuk akademis dan pekerjaan. Namun, lebih banyak yang menggunakan nilai TOEFL sebagai syarat untuk masuk ke universitas luar negeri dibandingkan untuk penerimaan karyawan atau tenaga kerja.

4. Sistem Tes

Selain ketiga perbedaan di atas, ternyata masih ada lagi perbedaan lainnya antara TOEFL atau IELTS, yaitu sistem tes. Untuk tes TOEFL, semua soal berjenis pilihan ganda dengan waktu ujian sekitar 4 jam. Untuk penggunaan bahasanya, tes TOEFL menggunakan Bahasa Inggris Amerika. Berhubung kebanyakan soal yang muncul adalah pilihan ganda, maka tes ini mengharuskan si kecil untuk bisa berpikir secara analitik untuk menemukan jawabannya.

Sementara IELTS memiliki jenis soal yang lebih bervariasi, mulai dari pilihan ganda, true or false, melengkapi kalimat, mencocokkan kalimat dan jenis soal lainnya. Tes ini hanya diberi waktu selama 2 jam 40 menit saja untuk menjawab seluruh pertanyaan yang telah disediakan. Oleh karena itu, IELTS akan lebih mengasah kemampuan pemahaman dan daya ingat.

Kedua jenis tes ini memiliki persamaan TOEFL dan IELTS, yaitu sama-sama memiliki empat sesi tes, baik itu TOEFL atau IELTS. Keempat sesi tes tersebut adalah reading, listening, writing dan diakhiri dengan speaking. Meskipun demikian, kedua tes ini memiliki sistem dan penilaian yang berbeda.

Lebih Penting TOEFL atau IELTS?

Setelah mengetahui apa saja perbedaannya, pasti Anda penasaran dong, mana sih yang lebih penting antara TOEFL atau IELTS?

Pertanyaan ini banyak ditanyakan oleh hampir seluruh orang tua, nah jadi jawabannya adalah tergantung dari tujuan si anak. Jika Anda menginginkan anak untuk melanjutkan kuliah di luar negeri, seperti Harvard, maka lebih baik mengikuti tes TOEFL. Namun, jika menginginkan si anak untuk bekerja, maka pilihlah tes dari IELTS dibandingkan TOEFL.

Selain dari tujuannya, hal ini juga dihubungkan dengan persyaratan dari universitas atau instansi dari yang dituju, karena tidak semua universitas atau perusahaan yang ssecara tetap menggunakan nilai TOEFL atau IELTS.

Nah itulah beberapa informasi mengenai perbedaan antara TOEFL dan IELTS, serta lebih penting mana antara TOEFL atau IELTS. Jika Anda masih bingung mengajarkan si kecil berbahasa Inggris ke mana, Kiddo.id telah siap untuk membantu dalam mengajak si kecil senang berbahasa Inggris.

Aplikasi Kiddo.id

Kiddo.id adalah sebuah platform pendidikan untuk mengembangkan potensi anak dan telah bekerja sama dengan ratusan jasa, salah satunya jasa pelatihan bahasa Inggris untuk TOEFL dan IELTS.

Jika Anda tertarik mengajarkan si kecil TOEFL atau IELTS, maka bisa langsung berkunjung ke laman Kiddo.id atau bisa juga langsung mengunduh aplikasi Kiddo.id di Play Store. Apakah informasi di atas cukup membantu?

Semoga bermanfaat.

Referensi :

https://www.ican-education.com/berita-event/tips-tricks/lebih-baik-toefl-atau-ielts

https://www.sederet.com/tutorial/lebih-penting-toefl-atau-ielts/

https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/toefl-vs-ielts-pilih-yang-mana/

48 komentar untuk "Perbedaan TOEFL dan IELTS : Mana Lebih Penting?"

  1. Jujur kalau TOEFL saya sering denger kang, tapi kalau IELTS saya kurang familiar. Tapi intinya keduanya sama-sama merupakan program latihan atau tes bahasa Inggris, dengan beberapa perbedaan yang cukup signifikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keduanya sudah pernah saya dengar, tapi saya baru ikutan yang TOEFL, itu pun sudah lama sekali Kang

      Hapus
  2. pernah dengar sebelumnya karena ada teman di tempat kerja yang sharing, baca artikel ini lebih lugas tahu dan paham mengenai toefl dan ielts.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah berkunjung blog sederhana ini Pak

      Hapus
  3. Terjawab sudah perbedaan TOEFL dan ILTS. Kiddo bisa nih saya coba buat anak. Soalnya doi suka bgt pelajaran bahasa Inggris. Semoga bermanfaat untuk masa depannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, akhirnya Mba Iim bisa tidur dengan nyenyak ya, setelah membaca artikel ini

      Hapus
  4. Saya baru tahu bedanya. Saya kira IELTS itu lanjutannya TOEFL. Hihihi
    Ternyata karena beda peruntukan, dan tentunya beda poin tesnya.
    Saya dulu waktu muda rajin belajar demi ambil TOEFL. Setelah itu malah ga ambil sampai sekarang karena memutuskan tidak bekerja lagi. Duh, haw-hawa mengingat masa lalu, nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ooh tidak begitu Kak, keduanya dua lembaga yang berbeda...

      Hapus
  5. Menurut hemat saya, tes IELTS lebih sulit dari TOEFL. Barangkali karena kita lebih terbiasa mendengar bahasa Inggris versi Amerika ketimbang versi Inggris (British). Omong-omong, saya pernah tes TOEFL PBT atau ITP, skornya dapatnya lumayan. Tapi kayaknya harus tes lagi besok ini karena sudah hampir 2 tahun sejak tes dan sertifikat terakhir

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya belum melihatnya secara langsung, soalnya baru nyobain yang TOEFL saja. Keren nih Uda. Langsung gaskeun test lagi

      Hapus
  6. Makasih penjelasan kumplitnya mas, selama ini sudah tahu tapi gak sejelas ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog saya....

      Hapus
  7. Ternyata ada selain toefl ada ielts. Mamang tujuannya beda ya punya fungsinya masih masing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mang, ada lembaga lainnya juga dengan fungsi yang agak berbeda.

      Hapus
  8. Duh kalo tes lagi, berapa ya skor TOEFL dan IELTS gw? Jarang banget kepake sih.

    Sekarang si kecil sih yang pelan2 gw ajarin nonton film/youtube berbahasa inggris buat latihan.

    Siapa tahu pas smp ntar lumayan skornya.

    Mau intip Kiddo jg ah. Siapa tahu paketnya cocok buat si kecil. Makasih kang infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih juga atas kunjungannya Mas Didik. Belajar bahasa Inggris bisa dari mana aja sih, yang penting nyangkut di otak hehehe

      Hapus
  9. Menurut pengalaman temen, IELTS lebih susah dibandingkan TOEFL. Sebanding sih dengan lebih luas yang nerima IELTS. Tapi saya baru pernah ikut TOEFL PBT saja. Biaya test IELTS juga lebih mahal.

    Oh iya, dua-duanya emang harus ikut preparation-nya dulu karena nanti diajarin teori dan triknya. Pernah ikut tanpa dan dengan preparation, lumayan beda jauh score-nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, mungkin karena jangkauannya lebih luas, jadi materinya lebih advance dibanding TOEFL.

      Hapus
  10. Jadi ingat saat kuliah dulu ikut test TOEFL PBT, kalau sekarang sudah ada yang based internet jadi lebih mudah dan praktis ya, Mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga pernah ikut tes TOEFL, skornya lumayan, tapi itu dulu udah lama banget.

      Hapus
  11. sekrang kuliah di luar juga butuh IELTS deh mas setahuku. Meski dalam hal biaya lebih murah TOEFL tapi semakin ke sini, semakin banyak kriteria yang mencatumkan IELTS nih daripada TOEFL, jadi benar2 kudu nabung dulu kalau mau tes. nabung dan latihan sih, eman kalau gagal soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya bisa pilih les yang sesuai dengan kebutuhan. Iya dong mesti nabung dulu untuk investasi pendidikan, kayak les bahasa Inggris kan lumayan cukup penting.

      Hapus
  12. Saya jadi inget dulu pernah ikutan tes TOEFL. Lumayan mahal bayarnya tapi effort sih. Sekarang kayaknya kudu upgrade bahasa Inggris lagi nih. Udah lama soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo semangat untuk upgrade bahasa Inggris, biar skill semakin bagus.

      Hapus
  13. Kalau lihat iklan loker seringnya diminta hasil tes TOEFL daku ketemunya.

    Dan baik TOEFL maupun IELTS daku juga belum pernah coba tes nya. Tertarik untuk tes salah satunya sih, karena punya hasil tes bahasa Inggris itu bisa jadi portfolio juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul itu, bisa dijadikan sebagai portfolio juga sih.

      Hapus
  14. Twrhyata ini ya perbedaan dari kegunaan hasil tes TOEFL dan IELTS. Baru paham setelah mampir kemari. Jadi fokus ke anak nantinya bisa disesuaikan sama kebutuhan deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul, mulai dari sekarang sudah bisa menentukan apa purpose belajar bahasa Inggris.

      Hapus
  15. Zaman canggih kayak sekarang, belajar TOEFL atau IELTS itu memang sudah tidak pandang umur. Yang penting ada kemauan, yuk lah. Apalagi dipermudah dengan kehadiran kiddo ini. Semanga belajarnya pasti bertambah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seharusnya semakin semangat belajar bahasa Inggris ya, apalagi sudah banyak platform untuk les bahasa Inggris, seperti Kiddo ini.

      Hapus
  16. aku belum pernah test IELTS sih jadi tidak bisa membandingkan. Sedangkan Test TOEFL ku aja udah belasan tahun yang lalu hehehehe. Terima kasih informasinya, sudah sering mendengar IELTS maupun TOEFL tapi belum tau bedanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dong. Semoga bermanfaat ya Mba Retno.

      Hapus
  17. dua duanya sudah pernah aku ikuti. tapi menurutku yang lebih sulit ya tes IELTS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena purpose nya lebih luas di dunia kerja, makanya testnya pun ikut menyesuaikan kebutuhan setiap perusahaan.

      Hapus
  18. Ternyata materi tes TOEFL dan IELTS bisa dipelajari sama anak-anak ya. Kirain khusus untuk yang mau cari beasiswa atau kerja di luar negeri aja nih. Nanti coba ah cek websitenya kiddo. Siapa tahu anak-anak saya tertarik untuk ikut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada dong, disesuikan dengan usia peserta test juga sih. Langsung meluncur ke website-nya Mba Alfa.

      Hapus
  19. wah aku baru tau nih bedanya toefl dan ielts. sama sama penting ya mas.. Makasi infonya yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung kebutuhannya apa dulu Mba. Namun keduanya memang cukup penting, terutama bagi yang ingin terampil berbahasa Inggris dengan standard internasional.

      Hapus
  20. Makasih infonya Kak, dulu pernah sih ikut TOEFL sebagai syarat kelulusan, blom pernah test IELTS, pengen sih anak jago bahass Inggris biar ga gagap kayak emaknya kalau ngomong engresss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh dicoba ikutan tesnya Mba Rani, karena english itu perlu banget di era digital saat ini. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  21. Wah ternyata di kiddo.id juga bisa yaa buat kursus bahasa Inggris. Dan jujur baru tau perbedaan TOEFL dan IELTS juga. Oh ternyata begitu yaa. Jadi nambah tau nih. Makasih ya kak ulasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dong. Makasih juga sudah berkunjung ke blog ini Mba Qoty.

      Hapus
  22. Hmm baca ini jadi ingat kalau mau upgrade TOEFL dan IELTSku juga
    Soalnya sejak punya anak sudah jarang focus ke sini
    Nanti ah buat ajarin anak anakku juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayo loh, upgrade buruan sana, biar english skill-nya terasah lagi.

      Hapus
  23. Dulu mikirnya TOEFL dan IELTS itu sama-sama tes bahasa Inggris untuk masuk dunia kerja atau sekolah di luar negeri. Ternyata ada perbedaannya dan itu perlu dipahami dengan baik buat yang belajar bahasa Inggris ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perbedaannya memang nggak terlalu signifikan sih, meski sama-sama tes bahasa Inggris.

      Hapus
  24. baca ini jadi ingat TOEFL saya sudah habis dan belum ambil tes lagi, dna pengen ambil IELTS belum-belum juga, makasih mba sudah diingatkan dengan baca artikel ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa berlakunya memang tidak lama Mba Mei, jadikita mesti upgrade dengan test terbaru mereka. Ayo segera update Mba.

      Hapus

Berlangganan via Email