Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lebak Bulus ke HI Kurang dari 30 Menit. Ini Pengalaman Naik MRT Jakarta!

MRT Jakarta

Meski MRT (Moda Raya Terpadu) Jakarta atau bahasa Inggrisnya Mass Rapid Transit sudah mulai beroperasi sejak tanggal 01 April 2019 lalu, justru pengalaman naik mrt Jakarta baru bisa dilakukan pada 31 Desember 2019. Rencananya saya ingin mengajak kedua anak saya bermain di Carniville Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Bisa dibilang di sini surganya permainan bagi anak-anak, karena tersedia berbagai wahana menarik yang perlu dicoba. Saya beli tiket permainan Carniville ini melalui aplikasi Traveloka Xperience.


Untuk bisa sampai di tujuan, saya memutuskan untuk naik mrt saja, supaya tidak terlalu capek kalau dibanding harus naik motor. Selain itu kasian juga kalau anak-anak harus duduk berlama-lama di atas jok motor, rasanya pasti pada pegel dan melelahkan. Kalau duduk lama jadi anggota dewan di Senayan sih gak apa-apa. *eh...

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Dari Depok, kami naik angkot warna biru nomor 106 (jurusan Parung - Lebak Bulus). Nanti turun di Pasar Jum'at. Ingat ya guys, di sini tidak ada pasar, jadi cuma nama jalannya saja Pasar Jum'at. Di sini juga merupakan depo kereta mrt. Bagi masyarakat yang membawa kendaraan, baik motor maupun mobil dan ingin lanjut naik mrt, bisa memarkirkan kendaraannya di sini.

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Dari Pasar Jum'at ini, kita tinggal jalan kaki saja kurang lebih 10 menit sampai ke Stasiun Lebak Bulus. Posisi stasiunnya berada di atas. Mau tidak mau kita harus naik tangga atau bisa juga naik lift, tapi lift ini hanya diprioritaskan untuk wanita hamil, orang tua dan penyandang disabilitas saja.

Pas sampai di dalam stasiun, agak kaget juga sih, tampilannya kok mirip stasiun di luar negeri. Bukan, bukan berarti saya pernah ke luar negeri loh ya, tapi pernah liat di TV, hehehe.. 

Tempatnya cukup luas, bersih, fasilitas juga cukup lengkap dan lebih teratur saja sih dibanding stasiun kereta lainnya. Mungkin karena masih baru kali ya, tapi semoga dirawat terus dong ya, ini kan fasilitas milik bersama.

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Bisa Beli Tiket Manual atau Pakai Mesin Tiket Otomatis
Pertama kali, kita beli tiket terlebih dulu di loket yang tersedia. Kita bisa beli tiket secara manual atau beli tiket melalui mesin tiket otomatis. Ada dua macam kartu mrt yang bisa kita beli, kartu yang digunakan untuk sekali perjalanan (single trip) atau kartu yang digunakan berkali-kali (multi trip).

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Harga tiket untuk single trip adalah 15.000 dengan masa berlaku hanya satu hari dan hanya bisa dipakai untuk satu kali perjalanan. Jadi kalau perjalanan selesai, kita bisa mengembalikan tiket ke petugas loket untuk minta refund kalau masih ada sisa saldo.

Sementara tiket untuk multi trip dihargai 25.000 dan bisa digunakan kapan saja.

Saya membeli sebanyak 4 tiket single trip. Total yang harus saya bayar adalah 116.000. Harga tiket dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Bundaran HI (ini jarak terjauh) sebesar 14.000 per orang.

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Setelah 4 kartu mrt sudah di tangan, kami pun harus masuk menuju tempat pemberangkatan. Tapi sebelumnya semua barang bawaan akan diperiksa terlebih dulu di security.

Setelah melalui pemeriksaan yang super ketat, selanjutnya kami harus melewati mesin tap in tap out dengan cara menempelkan (tap in) kartu mrt. Maka secara otomatis passenger gate akan terbuka. Jadi Pastikan dulu ya guys, kalau kartu mrt kita masih ada saldonya, soalnya kalau saldonya kosong, passenger gate tidak akan terbuka. Di dalam sini kita bisa menggunakan beberapa fasilitas yang tersedia, mulai dari toilet, musholla, pos kesehatan dan ada juga ruang baca terbuka.

MRT Berangkat Berapa Menit Sekali?
Dari passenger gate, selanjutnya menuju pemberangkatan. Tenang kita tidak perlu terburu-buru mengejar kereta guys, karena mrt berangkat setiap 5 menit sekali untuk jam sibuk (antara jam 07.00 - 09.00 dan jam 17.00 - 19.00). Sementara di luar jam sibuk, mrt akan berangkat setiap 10 menit. Khusus untuk hari Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional, jam sibuk tidak diberlakukan, jadi mrt tetap akan berangkat setiap 10 menit sekali.

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Saat pertama kali masuk ke dalam gerbong, udara dingin dari ac sangat terasa. Tempat duduknya juga sangat nyaman. Bersih dan wangi. Kita juga dilarang makan atau minum di dalam kereta. Setiap stasiun, akan ada pemberitahuan dari operator. Jadi kita tidak perlu takut kelewat stasiun yang dituju. Gambarnya juga akan muncul di atas pintu masuk gerbong kereta.

Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Seperti kereta pada umumnya, mrt berjalan dengan sangat cepat sekitar 100 km per jam. Meski berjalan cepat, tapi tetap terasa nyaman loh dan pastinya minim guncangan. Tapi sewaktu mrt akan masuk terowongan, kecepatan pun mulai menurun menjadi sekitar 80 km per jam. 

Pengalaman naik MRT Jakarta juga akan membawa Kita sambil menikmati pemandangan sekitar dari balik jendela kaca ketika mrt berada di atas. Tapi sewaktu mrt melewati Stasiun ASEAN, maka mrt mulai masuk ke terowongan bawah tanah sampai Stasiun Bundaran HI. 

Durasi perjalanan dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI kurang dari 30 menit saja. Bandingkan kalau kita bawa kendaraan sendiri, pasti akan lebih lama lagi, karena terkena macet dan sebagainya. Cepet banget kan guys. Tinggal duduk santai sambil menikmati perjalanan, tidak terasa sudah sampai di tujuan.

MRT Punya Nama Loh!
Kereta mrt ini berasal dari kata "Ratangga". Ratangga sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti "kendaraan beroda" atau "kereta". Operator layanan ini, PT. MRT Jakarta, merupakan badan usaha milik daerah yang modalnya dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Pengalaman Naik MRT Jakarta - Blog Mas Hendra

Untuk mengoptimalkan angkutan antarmoda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengintegrasikan mrt dengan moda transportasi lain yang diatur oleh Pemerintah Provinsi melalui kartu Jaklingko : LRT Jakarta, Transjakarta dan KRL Commuter Line. Untuk jam operasional mrt dimulai dari jam 05.00 sampai jam 24.00 setiap hari.

Setelah sampai di Stasiun Bundaran HI, kita tetap harus melewati mesin tap in tap out lagi agar passenger gate terbuka. Setelah ngetap kartu mrt, maka saldo di dalamnya akan terpotong sesuai dengan stasiun tujuan.

Nah demikian artikel yang bisa Blogmashendra bagikan tentang pengalaman naik mrt Jakarta. Bagi yang penasaran ingin mencobanya, yuk manfaatin waktu luang kalian atau pas lagi gabut, bisa mencobanya.

Semoga bermanfaat.