Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Cara Sederhana Bekerja Secara Efektif dan Efisien

Bekerja Secara Efektif dan Efisien - Blog Mas Hendra

Tuntutan pekerjaan yang tinggi terkadang membuat kita merasa kewalahan. Malah tidak jarang tugas yang kita selesaikan sering melewati batas waktu (deadline) yang sudah ditentukan oleh atasan ataupun klien. Bukan hanya itu saja, terkadang hasil yang diinginkan juga tidak sesuai dengan ekspektasi, karena pekerjaan dilakukan dengan terburu-buru.

Beberapa permasalahan ini memang kerap kita temui, apalagi jika ada banyak tugas yang harus diselesaikan dalam waktu bersamaan. Kayaknya ini sama saja seperti menguji profesionalitas kita dalam dunia kerja.

Tidak mau kan, kalau kita dicap sebagai pekerja yang tidak profesional oleh atasan ataupun klien. Sebenarnya masalah klasik seperti ini bisa kita minimalisir dengan mengetahui triknya. Jika saja kita tahu cara penanganannya, maka kita bisa terhindar dari masalah yang sama setiap harinya.

Kalau dihadapkan pada masalah ini, cobalah untuk menerapkan cara bekerja secara efektif dan efisien berikut ini, agar tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik, tanpa melalui banyak drama dan pikiran juga tidak terlalu stress.

1. Selesaikan Pekerjaan yang Lebih Berat Dulu
Kalau kita menerima banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan, jangan keburu stress. Tetap bekerja dengan pikiran relax, biar pekerjaan terasa lebih ringan sekaligus tidak menjadi beban. Maka dari itu, memilih pekerjaan yang paling prioritas adalah sangat penting.

Pilihlah pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Selesaikan secara bertahap dan tetap fokus. Kalau satu pekerjaan berat sudah selesai, maka bisa melanjutkan ke pekerjaan berikutnya yang dianggap lebih ringan. Lakukan hal ini hingga semua tugas selesai.

Konteks berat di sini maksudnya pekerjaan yang kita anggap paling sulit. Mengapa harus didahulukan, bukannya malah belakangan? Pekerjaan berat menuntut organ tubuh kita untuk ikutan berpikir keras, terutama otak. Maka dari itu, bekerjalah saat otak belum dibebankan dengan pekerjaan lainnya. Ibaratnya saat otak masih fresh, merupakan momen yang pas digunakan untuk mulai berpikir. Selain itu, pekerjaan sulit cenderung membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama.

2. Bagi Setiap Pekerjaan Menjadi Tugas-tugas Kecil
Di point nomor dua ini, perlu banget untuk memainkan kreativitas kita. Bagi pekerjaan menjadi tugas-tugas kecil. Cara ini cukup membantu, terutama ketika pekerjaan di depan mata menumpuk. Misalnya, ketika ingin menyusun laporan keuangan, maka kita bisa membaginya menjadi beberapa tugas secara terpisah, mulai dari menyelesaikan lebih dulu pos-pos transaksi, lalu dilanjutkan menyusun buku besar dan begitu seterusnya.

3. Tidak Menerima Pekerjaan di Luar Batas Kemampuan
Sesuaikan kemampuan yang kita miliki ketika ingin menyelesaikan sebuah pekerjaan. Kita juga harus berani menolak pekerjaan di luar batas kemampuan yang kita miliki. Memang ini adalah sebuah tantangan, tapi apa mau dikata kalau memang kita tidak mampu menyelesaikan. Ingat, kemampuan setiap orang itu berbeda, jadi tidak bisa disamaratakan.

Bekerjalah secara profesional dengan menerima pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, agar hasil akhirnya maksimal. Daripada harus memaksakan diri, tapi hasil akhirnya malah berantakan.

4. Banyak Cara untuk Bisa Fokus dalam Bekerja
Fokus dalam bekerja bisa menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sebuah pekerjaan. Setiap orang punya caranya masing-masing untuk bisa fokus dalam bekerja. Mungkin ada sebagian yang bisa lebih fokus bekerja sambil mendengarkan musik. Atau sebaliknya, baru bisa fokus bekerja ketika suasana hening. Kalau Anda termasuk yang mana?

5. Jangan Menunda-nunda Pekerjaan
Menunda-nunda pekerjaan hanya akan membuat pekerjaan semakin menumpuk. Kalau kebiasaan ini tidak diubah, maka waktu kita hanya dihabiskan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Padahal seharusnya pekerjaan tersebut bisa saja selesai dikerjakan sebelum waktu yang diminta. Tapi berhubung rasa malas menyergap, maa timbullah sikap menunda-nunda tersebut.

Kita bisa menyiasatinya dengan menyelesaikan pekerjaan secara perlahan tapi pasti. Tidak harus sekaligus dikerjakan, yang penting kita punya target untuk menyelesaikannya. Kalau memang bisa dikerjakan sekarang, kenapa harus nanti?.


Bekerja secara efektif dan efesien tentu bisa menghemat waktu dan juga tenaga. Sehingga kita bisa menjaga produktivitas dengan baik, agar bisa menyelesaikan daftar pekerjaan berikutnya. 

Apapun profesinya, entah itu pekerja kantoran, pekerja lapangan, analisis, blogger sekalipun, kalau ke-5 point di atas dijalani, akan membawa perubahan pola kerja yang lebih baik lagi, sehingga akan berpengaruh pada produktivitas sehari-hari.

Semoga bermanfaat.

18 comments for "5 Cara Sederhana Bekerja Secara Efektif dan Efisien"

  1. saya justru yang ringan-ringan dulu, mas. agar banyak yang dikerjakan dulu. yang berat belakangan biar ga ada pikiran lagi...

    ReplyDelete
  2. Wah bener banget nih. Kalau saya biasanya melakukan cara yang mengerjakan pekerjaan yang berat dulu hihi

    ReplyDelete
  3. @Nizam : Wah boleh dicoba dua-duanya nih Mas Nizam, mana yang nyaman aja yak

    ReplyDelete
  4. @Anisa AE : Berarti cara kita dalam menyelesaikan pekerjaan kurang lebih sama ya, hehehe

    ReplyDelete
  5. Yang nomor 5 itu mas sampai sekarang susah banget diatasi :(. BTW thanks informasinya gan. :)

    ReplyDelete
  6. saya paling bisa fokus pagi hari saat masih sedikit org di kantor, gak rame, enak sepi...

    ReplyDelete
  7. Saya suka menunda pekerjaan, itu kelemahan saya kang, akibatnya banyak kerjaan terbengkalai...

    Makasih tipsnya kang akan saya coba praktekan nanti...

    ReplyDelete
  8. @Uyo Yahya : Berarti butuh suasana yang tenang ya, baru bisa fokus

    ReplyDelete
  9. @Kang Maman : Yah kebanyakan dari kita memang lebih cenderung menunda pekerjaan, padahal pekerjaan jadi menumpuk ya Kang. Ayo kita ubah kebiasaan ini

    ReplyDelete
  10. Saya masih menunda nunda pekerjaan nih hehehe, bermanfaat banget mas tipsnya.

    ReplyDelete
  11. Poin lima yang masih sering saya lakukan, dan ujung-ujungnya keteteran. Tapi terkadang bekerja di bawah tekanan, atau sebutannya the power of kepepet malah bikin ide lancar, hehehe.

    ReplyDelete
  12. @My Blog My Daily : Terima kasih udah berkunjung ke blog

    ReplyDelete
  13. @Dudukpalingdepan : Ya memang karena merasa wajib selesai, mau gak mau ya dikebut kerjaannya, hehehe

    ReplyDelete
  14. Halooo Mas Hendra apa kabarnya nih? Wah semoga ga pusing pala berbi ya saking banyak pekerjaan hihihi :D Memang betul deh yang paling penting tuh jangan menunda pekerjaan. Tar..sok..tar..sok lama2 menumpuk deh hhmmm.... Perlu ditemanin juga lah sama mie instan plus teh manis hangat biar semangat :D

    ReplyDelete
  15. Menunda nunda pekerjaan bikin waktu jadi molor, itu yang masih sering saya lakukan. Semoga kedepan semakin baik, amin

    ReplyDelete
  16. @Nurul Sufitri : Alhamdulillah baik Mba. Paling penting jangan menunda pekerjaan, biar gak pusing pala berbi, hehehe

    ReplyDelete
  17. @Amir : Aaamiiin, semoga kita semua terhindar dari sifat menunda-nunda pekerjaan ya Mas...

    ReplyDelete
  18. @Lalu Teguh : Hampir sebagian besar memang kita masih sering melakukannya Mas, makanya gak heran kalo kerjaan menumpuk terus, hehehe

    ReplyDelete

Berlangganan via Email