Tips Menghadapi Musim Hujan

Ada seribu macam cerita dibalik hujan. Ada sedih, senang, bahkan berupa kenangan yang tak terlupakan dan lain sebagainya (baca kisah saya : ada rezeki dibalik hujan). Bahkan ada juga yang nembak cewek di saat hujan-hujanan. Jangan ditiru!! Karena adegan itu cuma ada di sinetron.


Yang akan saya bahas bukan cerita-cerita yang ada dibalik hujan, melainkan lebih kepada hal-hal yang sekiranya harus kita lakukan menjelang musim hujan tiba, biar kita lebih siap dalam menghadapi musim hujan dengan senyuman, bukan lagi dengan berkeluh kesah. Semoga...

blog, mas, hendra

Banyak hal yang harus kita lakukan untuk menghadapi musim hujan ini. Tidak lain tujuannya adalah agar kita mampu mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk dan menghindari diri kita maupun keluarga tercinta dari hal-hal yang tidak kita inginkan selama musim hujan maupun setelah musim hujan berlalu.

Jangan kemana-mana ya, baca terus artikel saya mengenai tips menghadapi musim hujan berikut ini :

1. Periksa kondisi atap dan genteng

- Biasakan untuk rutin memeriksa kondisi atap rumah kita. Bukan tak mungkin, ada beberapa kerusakan yang mungkin saja tidak kita ketahui. Entah itu karena kondisi yang semakin lama semakin aus, genteng yang bolong karena kejatuhan benda keras (semisal batu atau buah kelapa), posisi genteng bergeser dan hal yang lainnya. Sebaiknya cek kondisi atap secara berkala.

- Jangan lupa juga untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dibawah atap rumah. Tujuannya agar langit-langit rumah tidak mudah menjadi lembab. Terutama saat musim hujan tiba.

- Segera atasi masalah-masalah sedini mungkin. Caranya, ya cek sekeliling langit-langit rumah kita secara rutin, terutama saat musim hujan telah tiba. Segera perbaiki bila terdapat :
- Pertumbuhan jamur
- Terdapat bekas rembesan basah
- Terdapat rumah rayap yang terbuat dari tanah
- Adanya keretakkan dan kerusakan pada langit-langit rumah
- Penutup atap yang lepas ataupun hilang


2. Periksa kondisi talang air

Hampir tak jauh berbeda dengan atap rumah, pengecekan rutin pada talang rumah, dapat membuat aliran air hujan yang turun deras, akan mengalir dengan lancar. Bersihkan benda-benda yang menjadi penyebab tersumbatnya talang, seperti dedaunan, buah yang jatuh dan lainnya.

Ukuran talang juga sangat menentukan loh. Buatlah talang yang agak besar sehingga memudahkan air untuk mengalir dengan damai.

Bila terdapat kebocoran parah pada talang, segera menggantinya merupakan solusi yang terbaik. Tapi kalau bocornya sedikit, ditambal saja dengan menggunakan gabus. Hah... Gabus??? Iya betul.

- Masukkan potongan gabus kedalam wadah dan rendam dengan minyak tanah.
- Diamkan sejenak sampai meleleh dan mencair kayak bubur. Inget ya itu gabus bukan bubur ayam!!
- Lalu tempelkan pada area talang yang bocor. Dan lihat hasilnya sendiri. Iya sendiri saja, jangan ajak-ajak saya. Soalnya jauuuh...

*Gabus memang bisa menjadi lem yang super merekat bila dicampur dengan minyak tanah atau bensin. Namun tetap masih belum bisa menambal hati yang terluka. Aiihhh...

3. Periksa kondisi saluran air

Nah ini juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir. Saluran air (selanjutnya disingkat got) yang penuh dengan sampah, akan menghambat aliran air, terutama saat musim hujan tiba.

- Bersihkan got secara rutin dari sampah-sampah yang gak penting.
- Biasakan kerja bakti sebulan sekali dan bersihkan area-area di sekitar tempat tinggal kita.

Kalau got sudah mampet, pasti timbul genangan air, kalau sudah musim hujan genangan airnya tambah parah yang sudah pasti dapat menyebabkan banjir, kalau sudah banjir, gak bisa kemana-mana. Bisanya cuma nyalahin orang lain (baca : pemerintah).

4. Periksa kondisi pohon sekitar rumah

Bagi yang memiliki pohon tinggi besar nan gagah disamping rumah, sebaiknya periksa kondisi pohon tersebut secara rutin ya. Tebang dahan-dahan pohon yang sudah rapuh. Jangan biarkan pohon tumbang menimpa rumah kita akibat angin kencang saat hujan turun.

5. Periksa kondisi kabel-kabel

Rutinlah memeriksa kabel-kabel dirumah. Terutama kabel lampu, baik lampu didalam rumah maupun diluar rumah. Cek apakah ada kerusakan akibat digigitin tikus atau kabel terkelupas. Segera perbaiki kabel-kabel tersebut. Dikhawatirkan terdapat korban kesetrum kabel cuma gara-gara gak tahu kalo dirumah ada kabel yang mengelupas.

6. Sediakan payung

Sedia payung sebelum hujan. Pepatah yang sangat pas disaat musim hujan tiba. Selalu sediakan payung dirumah. Siapa tahu saja ada keperluan penting diluar rumah yang mengharuskan kita untuk memakai payung saat turun hujan.

7. Konsumsi vitamin

Pergantian musim menyebabkan perubahan iklim yang justru hal ini dapat membuat kita lebih mudah terkena beberapa penyakit, seperti flu dan demam. Jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin sebagai asupan tambahan bagi tubuh kita. Biasakan untuk selalu hidup sehat dengan rajin mencuci tangan (baca artikel : manfaat mencuci tangan bagi kesehatan), makan makanan bergizi, istirahat yang cukup dan tentu saja mengkonsumsi vitamin.

8. Sediakan lilin

Hal ini mungkin terlihat sepele. Namun jangan salah, saat musim hujan datang, tak jarang juga aliran listrik terkadang mati, terutama saat hujan besar dan petir. Biasanya hal ini sering saya alami di wilayah pedesaan. Baca artikel saya : tips mengatasi jenuh saat listrik padam di rumah.

Kalau listrik padam di malam hari, lilin menjadi pilihan alternatif untuk menerangi rumah. Kecuali Anda memiliki genset ataupun emergency lamp (lampu darurat yang bisa di charge).

Matikan lilin kalau sudah mulai bergoyang, kemungkinan besar dia lagi dalam bahaya. *eh...

9. Siapkan stock makanan di rumah

Hal ini cukup penting mengingat saat musim hujan, tubuh kita perlu tambahan asupan makanan biar badan selalu fit dan tak mudah terkena penyakit semisal flu dan demam. Terutama bagi yang berada di daerah rawan banjir, apabila stock makanan di rumah cukup, maka tak perlu bersusah payah keluar rumah menerjang banjir hanya untuk membeli makanan.

Sediakan juga minuman hangat seperti jahe. Karena rasa hangat dari jahe sangat baik untuk daya tahan tubuh, apalagi diminum ketika hujan turun sambil selimutan. Hmmmm... Tambah anget.

10. Waspada

Kewaspadaan saat musim hujan perlu ditingkatkan, terutama didaerah yang rawan longsor dan banjir. Sebaiknya bertindak cepat dengan membaca gejala alam yang mulai tak bersahabat, seperti hujan yang turun terus menerus selama beberapa hari.

Pada daerah yang rawan longsor, hal ini dapat mengakibatkan kontur tanah yang mudah mencair sehingga akan terbawa air hujan ke tempat yang lebih rendah. Yang dapat menyebabkan tanah longsor maupun banjir bandang. Tahu apa penyebabnya? Penggundulan hutan akibat penebangan liar di hutan demi kepentingan kantong pribadi.

Pada daerah rawan banjir, sebaiknya disiapkan meja-meja tinggi yang telah dimodifikasi guna menyimpan barang-barang rumah tangga yang penting semisal, kulkas, TV, kompor, lemari, ISTRI, magiccom, radio dan lain sebagainya. Agar genangan air tidak langsung mengenai barang-barang berharga tersebut. Dan ekstra waspada terhadap kabel-kabel di rumah saat terjadi banjir. Lihat point nomor lima diatas.

Cukup segitu saja dulu tips menghadapi musim hujan ala Blog Mas Hendra.

Kalau ada yang mau nambahin, berbagi pengalaman maupun saran, langsung komen saja ya. Mumpung berkomentar masih gratis.

Semoga bermanfaat dan happy blogging...

2 comments

Rawan banjir.. Alhamdulillah Bogor belum pernah banjir mas. Kalo Jakarta mah langganan ya tiap tahun. Kudu waspada.

Reply

Kalau wilayah bogor kemungkinan untuk banjir sangat kecil karena dia ada di dataran tinggi. Kalau Jakarta, hujan sedikit pasti banyak genangan air, malahan bisa banjir kalau hujannya terus-terusan... Tapi alhamdulillah tempat tinggal saya gak kena banjir, cuma akses ke tempat kerja yang sulit kalau sudah banjir Mas Ary...

Reply

Post a Comment