Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-jenis Bakteri di Lantai Kamar Mandi

Jenis-jenis Bakteri di Lantai Kamar Mandi

Kebersihan kamar mandi merupakan salah satu prioritas saya dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Apalagi kamar mandi adalah tempat bersarangnya kuman dan bakteri, mulai dari dinding kamar mandi, closet, wastafel dan terutama lantai kamar mandi, karena bisa saja jenis-jenis bakteri di lantai kamar mandi tersebut dapat mengancam kesehatan keluarga di rumah.

Menurut informasi yang saya baca di internet, jenis-jenis bakteri tersebut tergolong sangat berbahaya dan dapat memengaruhi kesehatan keluarga di rumah. Apalagi jika kamar mandi tersebut jarang dibersihkan, terutama pada bagian lantainya, maka bisa saja kuman dan bakteri semakin berkembang dan betah tinggal di situ.

Jenis-jenis Bakteri di Lantai Kamar Mandi

Nah mungkin saja ada di antara kalian yang penasaran, apa saja sih jenis-jenis bakteri yang ada pada lantai kamar mandi? Apakah memang benar-benar berdampak buruk terhadap kesehatan? Jika iya, seberapa buruk dampaknya? Simak yuk ulasan lengkapnya berikut ini :

1. E-coli (Escherichia Coli)

Pasti kalian sering mendengar jenis bakteri yang satu ini bukan? Namanya cukup populer, sehingga mudah diingat. Bakteri ini menyerang kita di bagian pencernaan. Dalam jumlah sedikit, e-coli turut membantu proses pencernaan agar berjalan dengan lancar. Namun jika populasi e-coli di dalam perut manusia terlalu banyak, dampaknya malah berbahaya bagi kesehatan kita lho.

Lantas, apa saja dampak bahaya yang ditimbulkan? E-coli bisa menyebabkan kita kram pada perut, diare, muntah hingga panyakit kolera yang bisa berdampak fatal jika tidak segera ditangani secara medis.

Bakteri e-coli bisa tersebar di beberapa area di kamar mandi, mulai dari toilet, sabun batang, perabot kamar mandi dan pastinya di lantai kamar mandi. Agar terhindar dari bakteri ini, rajinlah mencuci kamar mandi secara detail, mulai dari permukaan toilet/closet, wastafel, permukaan cermin, perabot kamar mandi hingga lantainya.

Jangan lupa, rajinlah mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau kamar mandi agar tidak terjadi penularan bakteri e-coli di dalam rumah.

2. Streptococcus

Jenis bakteri yang ada pada lantai kamar mandi berikutnya adalah bakteri streptococcus. Jika seseorang terkena bakteri ini, gejala yang ditimbulkan biasanya mengalami gangguan, pernapasan, tenggorokan hingga demam tinggi. Pada penyakit streptococcus yang semakin parah, gejalanya bisa saja termasuk demam rheumatik dan masalah kesehatan ginjal.

Lagi-lagi langkah pencegahan yang terbaik adalah dengan mencuci tangan dengan tepat menggunakan sabun. Bersihkan juga di bagian bawah kuku, telapak tangan dan punggung tangan.

3. Salmonella

Bakteri salmonella juga hidup di dalam tubuh manusia dan hewan pada bagian pencernaan. Jika tidak segera ditangani, bakteri ini bisa tumbuh berkembang biak di bagian pernceraan. Gejala yang ditimbulkan biasanya meliputi mual, muntah, diare, sakit perut hingga sakit kepala tanpa sebab yang jelas. 

Agar tidak menyebar terlalu luas, sebaiknya tutup toilet (duduk) saat di-flush, agar airnya tidak muncrat ke mana-mana, apalagi jika menempel di tangan. Jangan lupa selalu cuci tangan dengan sabun setelah dari kamar mandi.

4. Shigella

Bakteri yang satu ini ternyata bisa menimbulkan penyakit shigellosis yang menyebabkan infeksi pada usus. Meski penyakit ini diklaim dapat sembuh dengan sendirinya, tapi jika tidak ditangani dengan cepat, bisa berakibat fatal, seperti penyakit disentri. Penyakit ini biasa ditemui di negara-negara berkembang.

5. Staphylococcus aureus

Kuman yang berkembang biak di lantai kamar mandi ini bisa menyebabkan infeksi staph. Bakteri ini menyerang kulit manusia, seperti bisul. Infeksi staph bisa sangat menular dan mudah menyebar. Beberapa kasus lainnya juga bisa menyebabkan keracunan makanan yang diikuti mual, muntah hingga sakit perut. Bahkan lebih parahnya lagi, infeksi staph dapat menyebabkan kematian jika menyerang aliran darah kita.

Kalian sudah paham bukan, bahaya apa saja dari kuman yang biasa hidup dan berkembang biak di lantai? Kini luangkan sedikit waktu kalian untuk lebih rajin lagi membersihkan seluruh area kamar mandi secara seksama.

Sebagai rekomendasi dari Blogmashendra.com, kalian bisa mempertimbangkan untuk menggunakan produk Vixal Pembersih Porselen Ekstra Kuat agar mendapatkan kamar mandi yang lebih kinclong dan bebas kuman.

Untuk menjaga kesehatan lingkungan yang tepat, tidak hanya bagian dalam rumah saja yang dibersihkan, melainkan lingkungan di sekitar rumah juga wajib dijaga kebersihannya dengan baik, sehingga kita tidak mudah terserang penyakit.

Semoga bermanfaat.

2 komentar untuk "Jenis-jenis Bakteri di Lantai Kamar Mandi"

  1. Nama-nama bakterinya keren-keren ya kang 😁, keren tapi berbahaya bagi kesehatan.

    Dan uniknya tiap-tiap bakteri punya kemampuan yang berbeda dalam menyebarkan jenis penyakit

    Dan pastinya, semuanya itu berbahaya, ya kang. Untuk itu menjaga kebersihan lantai harus menjadi prioritas ya kang, jangan sampai kita abai yang bisa berakibat fatal bagi keselamatan anggota keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berhubung yang nemuin orang bule, makanya nama bakterinya keren-keren Kang. Coba kalo yang nemuin orang Sunda, paling mentok nama virusnya Asep, Ujang, Yayat atau Karta.....

      Iya Kang, sebaiknya rajin sekali buat bersihin kamar mandi, biar bakteri dan kuman nggak betah.

      Hapus

Berlangganan via Email