Bogor, Destinasi Liburan Favorit

Teman saya yang wajahnya mirip Aliando KW13 pernah bertanya sama saya. "lebih suka jalan-jalan ke pantai atau pegunungan?". Sebuah pertanyaan sederhana namun sarat makna dibaliknya. Seolah menandakan kalau jalan-jalan atau liburan atau piknik adalah momen yang teramat penting bagi setiap manusia. Bahkan lebih penting dibanding sosok sang mantan.


Dari kedua pilihan tersebut, saya lebih menyukai liburan ke daerah pegunungan. Saya sangat menyukai suasana pegunungan yang sejuk, adem, damai, rindang dan tenteram dibanding suasana laut yang panas dan gersang. Di saat orang-orang memilih yang "hot", saya malah lebih memilih yang cool. Memang sih, selera setiap orang pasti berbeda. Yah inilah selera saya, pria punya selera.

Rutinitas harian yang sangat padat, berat dan sekarat di kota besar seperti Jakarta, tentu saja akan cepat mendatangkan rasa jenuh dan membuat semangat aktivitas perlahan menurun. Ditambah lagi dengan pemandangan gedung-gedung yang menjulang tinggi, seolah membuat sumpek dan bosan. Dihadapkan pada situasi seperti ini, biasanya saya memanfaatkan hari libur atau cuti untuk pergi jalan-jalan, dengan catatan, kondisi isi dompet kembung dan mendukung. Kalau memang tidak bisa liburan jauh, tapi setidaknya saya masih dapat mengisi waktu liburan walau hanya dengan jalan-jalan di sekitar rumah saja.

Di saat situasi dan kondisi sangat memungkinkan, biasanya target daerah jajahan saya untuk melakukan liburan adalah kota Bogor. Selain jaraknya tidak begitu jauh dari rumah, di Bogor juga banyak sekali objek wisata yang dapat dikunjungi.

Kalau ke Bogor tuh serasa seperti ke kampung halaman sendiri, nyeredet kana hate. Sepertinya kota Bogor memiliki daya tarik tersendiri bagi saya pribadi. Terutama daerah Puncak dan sekitarnya yang SUJU alias super sejuk.

Beberapa tempat wisata di daerah Bogor yang sudah pernah saya kunjungi, baik bersama keluarga maupun bersama teman-teman adalah Curug Cilember di Cisarua, Taman Safari dan Mega Mendung.

Sewaktu perpisahan SMPN 68 (sekitar tahun 1997), Jakarta, Mega Mendung menjadi target untuk meluapkan kegembiraan bersama teman-teman. Tempatnya sejuk dan memiliki pemandangan yang aduhai. Dan itu adalah kali pertama saya jalan-jalan ke daerah Puncak, Bogor. Baru pertama saja sudah sebegitu happy-nya.

Lain lagi ceritanya, sewaktu perpisahan SMKN 47 (sekitar tahun 2000), Jakarta, saya dan teman-teman satu kelas berlibur dan menginap di salah satu villa di daerah Cisarua, Bogor. Subhanallah pisan, pemandangannya bro, mantap banget. Cuacanya benar-benar sejuk banget, bahkan pada siang hari tidak terasa panas, saking sejuknya. Sangat jauh berbeda dengan situasi di kota Jakarta. 

Bahkan pada sore hari saat berenang di kolam renang di villa tempat kami menginap, saya langsung menyeruput teh manis panas yang baru saja selesai dibuat, padahal teh manis masih dalam keadaan panas.

Pada saat hari kedua, rombongan pun menyempatkan untuk mengunjungi Masjid yang sudah sangat terkenal, yakni Masjid At-Ta'awun. Lalu tidak jauh dari lokasi, saya dan beberapa teman, tidak lupa untuk menyempatkan naik ke atas tempat paralayang atau gantole. 
Berpose Dari Atas Penerbangan Gantole / Paralayang - Blog Mas Hendra
 Dari puncak penerbangan gantole, dekat Masjid At-Ta'awwun, Puncak
 
 
Berpose di Curug Cilember - Blog Mas Hendra
Sewaktu ngadem di Curug Cilember, Puncak, hayoo tebak, saya yang mana..

Lalu saat ada acara Sanlat di bulan Ramadhan dari Kampus (sekitar tahun 2001), kami semua pergi ke daerah Cisarua lagi. Ada satu momen dimana saat lagi berpuasa, kita harus/kudu/wajib ke Curug Cilember berjalan kaki yang jaraknya lumayan jauh dari villa tempat kami menginap. Kenapa harus jalan kaki? Soalnya kalau naik Odong-Odong tidak bakal sampai. Alhamdulillah kita semua tetap berpuasa loh, meskipun capeknya bukan main.

Berpose di Curug Cilember - Blog Mas Hendra
Saya bersama teman seperjuangan di Curug Cilember


Berpose di Curug Cilember - Blog Mas Hendra
Tepat di bawah Curug Cilember


Santai Sejenak di depan Villa - Blog Mas Hendra
Santai sejenak di depan Villa


Dan momen liburan bersama keluarga pada bulan Juni tahun 2005, adalah yang paling berkesan dibanding tiga liburan sebelumnya. Dengan menggunakan mobil hasil rental, kami sekeluarga baru kali pertama ke Taman Safari. Bagaimana tidak, biasanya kita yang melihat binatang di dalam kandang, eh ini terbalik, malah kita yang dilihatin binatang di dalam kendaraan, hihihi... Sempat merasa khawatir juga sih kalau saja mobil yang kami tumpangi tiba-tiba mogok di area harimau, terus para harimau melakukan perampokan dan pemerkosaan, iiih... Kan rugi kitanya, hahaha...

Untuk mengurangi rasa suntuk selama di perjalanan, kami selalu memutar musik. Berhubung kami berada di tanah Sunda, maka tembang Sunda dari Kang Doel Sumbang menjadi musik pilihan bagi kami. Hmmm... Serasa mau mudik ke kampung halaman. Mau menyetel lagu barat, sangat tidak chemistri dengan lokasi dan situasi. Perjalanan menuju Taman Safari ditempuh dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, alias tidak menemui kemacetan yang berarti.

Berpose di Dalam Kendaraan - Blog Mas Hendra
Adik tetap semangat setelah puas bermain di Taman Safari

Sebelum memasuki area Taman Safari, kami menyempatkan membeli beberapa potong wortel untuk dibagikan kepada "para penghuni" Taman Safari. Kenapa wortel?? Soalnya kalau kami memberi bakso, takut ditolak.

Di area Taman Safari, banyak banget wahana-wahana yang sangat seru bagi keluarga. Ada juga wahana rumah hantu, dimana pengunjung menaiki sebuah kereta kecil untuk menikmati seramnya hantu cs. Kami pun menyempatkan untuk melihat pertunjukkan gajah yang pandai melukis dengan menggunakan belalainya. Nama gajahnya Windy, entah si Windy masih hidup atau tidak sekarang. Lalu ada juga pertunjukkan beberapa hewan seperti burung dan monyet yang sangat menghibur. Dan pastinya ada lagi wahana-wahana bermain yang lebih seru yang lainnya. Pokoknya hampir setengah hari, kami puas-puasin mengitari area di dalam Taman Safari.

Berpose Bersama Gajah Windy - Blog Mas Hendra
Si gajah Windy mau ikutan foto


Berpose di Dalam Taman Safari - Blog Mas Hendra
Saya tidak berdaya dibuatnya

Setelah dirasa cukup puas menjadi tamu di Taman Safari, walau kami tidak dijamu apa-apa oleh "mereka". Kami pun meninggalkan lokasi dan kembali menuju Jakarta. Tapi sebelumnya, kami semua menyempatkan untuk nongkrong sejenak di Rindu Alam. Makan siang sambil menikmati pemandangan alam yang apik.

Pemandangan Dari Atas Rumah Makan Rindu Alam - Blog Mas Hendra
Pemandangan dari Rindu Alam, Puncak

Lalu tidak lupa juga mampir sejenak di Masjid At-Ta'awun, Puncak. Selepas Ashar, kami melanjutkan kembali perjalanan pulang, yang kali ini semua kendaraan menuju Jakarta harus rela antri, karena diberlakukan sistem buka tutup satu arah, untuk mengurai kemacetan panjang.

Berpose Bersama Keluarga - Blog Mas Hendra
It's family time..


Berpose di Depan Masjid At-Ta'awun, Puncak - Blog Mas Hendra
Berpose di depan Masjid At-Ta'awun, Puncak


Suasana Padatnya Kendaraan di Depan Masjid At-Ta'awun -Blog Mas hendra
Suasana di depan Masjid At-Ta'awun, Puncak, Bogor


Untuk keperluan dokumentasi sebagai kenang-kenangan, saya pun mengambil gambar dengan menggunakan handycam dan mengedit seadanya dengan menggunakan laptop saya. Berikut adalah cuplikan video saya dan keluarga saat berwisata ke Taman safari, Bogor :



Sudah lebih dari 10 tahun, saya belum sempat liburan lagi ke Bogor, dengan berbagai alasan karena kesibukan. Kalau saja seandainya saya diberi kesempatan untuk liburan di Bogor lagi, pengen rasanya menginap di Hotel Padjadjaran Suites Bogor yang keren itu, lalu berkunjung ke tempat wisata di Bogor yang belum pernah saya kunjungi, seperti Kebun Raya Bogor, Gua Gudawang dan yang tidak kalah pentingnya juga bisa menikmati berbagai kuliner yang bertebaran di sudut kota Bogor. Hmmm.. Pasti seru banget.

"Lomba Blog Piknik Itu Penting"





10 comments

Iya piknik itu emang penting buat refreshing keluarga mengembalikan kesegaran pikiran dan kehangatan keluarga.

Reply

Bener banget Mas Ihwan, piknik itu bisa me-reboost pikiran kita seperti baru lagi, fresh

Reply

Kalau saya lebih senang kepuncak mas apalagi kalau nginep berkesan banget cuma sekarang sekarang sudah sulit mas meskipun bekasi bogor dekat

Reply

Niat piknik lagi dong mas Dwi

Reply

seneng banget ketempat liburan yang hijau hijau gitu pemandangannya... bikin mata jadi seger hehe

Reply

Iya, hobi banget ke tempat adem mba...

Reply

Puncak tuh emang gak ada matinya ya mas! Walaupun tiap taun kesana, walaupun semua wisata udah dicoba dan macet banget pulak! tapi tetep gak pernah bosen kesana :DDD

Reply

Setuju banget Mba Nindya, saya paling hobi ke Puncak, entah kenapa nggak pernah bosan

Reply

Post a Comment