Cara Asyik Belajar Instagram Marketing di Udemy


Selain digunakan untuk eksis, sebagian pengguna sosial media memanfaatkan akun yang dikelolanya menjadi lahan bisnis yang mampu mendatangkan penghasilan dengan jumlah nominal yang tidak terbatas. Boleh saja kalian tidak percaya, tapi faktanya memang demikian. Salah satu sosial media yang dimaksud adalah Instagram. Karena hasilnya cukup menjanjikan, tidak sedikit yang mencoba peruntungan di Instagram dengan cara menawarkan jasa endorse berbagai macam produk. Tidak hanya dari kalangan selebritis saja yang telah sukses menjadi endorser dengan rate yang fantastis, tapi juga dari kalangan non-selebritis (selebgram) juga banyak yang telah menuai kesuksesan.


Seperti kita ketahui, awal kehadirannya Instagram hanyalah sebuah sosial  media yang digunakan untuk saling berbagi foto maupun video. Tapi seiring berjalannya waktu, terdapat pergeseran perilaku bagi sebagian besar pengguna Instagram, yang awalnya hanya untuk sekedar eksis, secara perlahan berubah menjadi lahan bisnis. Selama tidak melanggar hukum dan tidak ada pihak yang dirugikan, hal ini sih sah-sah saja bukan?

Agar bisa mendapatkan penghasilan melalui Instagram, bukanlah perkara mudah. Tapi percayalah guys, siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk bisa sukses mendulang Rupiah melalui Instagram. Hal ini bukan lagi isapan jempol belaka, mengingat sudah banyak yang membuktikannya. Bahkan saya saja yang follower-nya masih tidak seberapa, pernah juga di-endorse loh, hehehe... Meskipun hasilnya tidak seberapa, tapi pengalaman ini memacu saya untuk terus meningkatkan Engagement Rate (ER) akun Instagram saya.


Semakin tinggi nilai ER, maka besar kemungkinan untuk menerima job pun semakin terbuka lebar. Tidak hanya itu saja, ada beberapa faktor pendukung lainnya yang juga perlu diperhatikan, mulai dari jumlah follower, popularitas, konten yang menarik, tingginya interaksi terhadap follower hingga nama akun yang "menjual".

BELAJAR INSTAGRAM MARKETING DI UDEMY
Bagi kalian yang tertarik untuk meningkatkan ER, tentu kalian perlu mempelajari yang namanya pemasaran di Instagram (Instagram Marketing). Ini merupakan pengetahuan paling dasar sebelum kita mengelola akun Instagram lebih lanjut. Jika kita sudah mengetahui teknik dasarnya, maka kedepannya akan lebih mudah untuk mengoptimalkan akun Instagram yang kita kelola.

Cara belajarnya bagaimana?

Dalam waktu dua minggu, sebelum artikel ini terbit, saya mencari informasi melalui internet tempat kursus online yang profesional serta memiliki banyak fitur. Mengapa saya memilih kursus online? Karena cara ini lebih efektif dan efisien, apalagi saya ini seorang pekerja yang tidak punya banyak waktu untuk datang ke tempat kursus.

Setelah membandingkan beberapa tempat kursus online, akhirnya pilihan pun jatuh ke Udemy. Mungkin beberapa dari kalian ada yang belum tahu apa itu Udemy dan bagaimana proses belajarnya.

Nah melalui artikel ini, saya ingin berbagi pengalaman saya selama belajar Instagram Marketing di Udemy. Tapi, sebelum membaca lebih lanjut, kita kenalan dulu dengan website Udemy ini.

MENGENAL UDEMY LEBIH DEKAT. UNTUK KURSUS YANG BERMANFAAT
Udemy merupakan tempat kursus online yang memiliki lebih dari 100.000 kursus dalam berbagai kategori yang bisa kita pilih sesuai dengan passion dan kebutuhan masing-masing, diantaranya Pemasaran Media Sosial, Strategi Pemasaran, Manajemen Media Sosial, SEO, Fotografi Instagram, Pemasaran Digital, Pemasaran Facebook, Pemasaran YouTube, Strategi Bisnis, Pemasaran Afiliasi, Dasar-dasar Bisnis dan lain sebagainya.


Berawal dari sebuah Desa kecil di Turki, dengan gedung sekolah satu kamar, pendiri Udemy, Eren Bali memiliki kesempatan pendidikan yang terbatas, hingga keluarganya mendapatkan komputer. Didorong oleh mimpinya untuk bersaing secara internasional dalam dunia catur dan matematika, Eren menggunakan internet untuk belajar dan terhubung dengan orang-orang dari seluruh dunia. Berkat bantuan komunitas-komunitas ini, ia berhasil meraih medali perak di Olimpiade Matematika Internasional.

Eren Bali : Sang Founder Udemy

Setelah banyak belajar secara online yang notabene mengubah hidupnya, Eren bekerja sama dengan co-founder Oktay Caglar dan Gagan Biyani yang memiliki tujuan bersama : membuat pendidikan berkualitas lebih mudah diakses dan meningkatkan kehidupan melalui pembelajaran.

PENGALAMAN BELAJAR ONLINE DI UDEMY. BISA PILIH BANYAK KATEGORI!
Asyiknya belajar di Udemy adalah pemateri yang berpengalaman di bidangnya masing-masing, sehingga apa yang disampaikan sangat mudah kita pahami, bahkan oleh orang awam sekalipun. Seperti saya yang memang masih cetek untuk urusan strategi pemasaran di Instagram, tapi setelah kursus online di Udemy, secara perlahan saya mulai memahami langkah-langkah dasar yang harus dilakukan untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat di Instagram.

Ssstt... Saya mau ngasih sedikit bocoran tentang materi yang saya pelajari. Setidaknya ada tiga akun Instagram secara umum, yakni akun bisnis, akun pribadi dan akun theme (foto). Ketiganya memiliki ciri khas masing-masing, mulai dari nama, foto (logo) hingga deskripsi yang ditulis (bio). Ternyata jika kita memadukan ketiganya dengan strategi yang tepat dan menarik, maka akun tersebut bisa lebih "menjual".


Setiap akun Instagram, memiliki 5 jenis informasi yang sama, yakni :

👉 USERNAME
Merupakan nama akun Instagram yang diawali tanda @. Sebaiknya hindari menggunakan underscore dan nomor yang tidak perlu. Buatlah username yang unik, sehingga mudah diingat.

👉 LOGO / FOTO
Logo atau foto adalah sesuatu yang dapat mewakilkan siapa kalian, biasanya berupa foto diri sendiri yang menarik atau logo perusahaan. Idealnya berukuran 180 x 180 pixels, tapi Instagram sudah menyediakan fitur crop untuk mengedit foto yang akan digunakan.

👉 NAMA
Nama akan terlihat di Instagram, biasanya nama lengkap kalian atau nama perusahaan. Nama bisa memuat hingga 100 karakter.

👉 BIO
Bio merupakan deskripsi singkat tentang siapa kalian dan apa aktivitas yang kalian lakukan melalui akun Instagram yang kalian buat. Berikan bio secara detail, agar orang-orang dapat mengenal secara spesifik dan berikan alasan mengapa mereka harus follow kalian. Bio bisa memuat hingga mencapai 150 karakter, termasuk hastag dan juga emoji.

👉 CALL TO ACTION (CTA)
Kalian hanya bisa memasukkan satu link saja sebagai alamat website bisnis atau blog. Link ini muncul di bawah bio dan bisa diklik mengarah ke sebuah website atau bisnis. Pertimbangkan untuk memasukkan link lebih spesifik.


Ini baru pengaturan tentang pengelolaan nama akun Instagram, belum lagi bagaimana strategi kita dalam mengelola konten agar menjadi lebih menarik. Penasaran kan? Hehehe...

Meskipun pemateri berasal dari luar negeri, tapi tenang saja guys, soalnya Udemy sudah menyediakan subtitle bahasa Indonesia, sehingga kita tidak kebingungan men-translate-nya. 

Proses belajarnya juga mudah banget, pemateri menyampaikan materi melalui video. Lalu kita juga bisa menyimpan materi tersebut dalam format PDF. Untuk mengukur sampai sejauh mana proses belajar, kita bisa mengerjakan soal latihan dan tugas. Kita juga bisa mem-bookmark materi yang sudah kita pelajari. Di Udemy juga tersedia fitur Q&A jika pengguna memiliki pertanyaan seputar kursus. Dan kita juga bisa mendapatkan sertifikat online jika sudah berhasil menyelesaikan training online.

Screenshot Proses Belajar Instagram Marketing Bersama Mentor Evan Kimbrell (dok. pribadi)

Kita bisa kursus online kapan pun dan di mana saja, karena Udemy sudah tersedia aplikasinya untuk pengguna Android dan iOS. Dengan aplikasi Udemy, kita bisa mendapatkan beberapa kelebihan berikut :

➧ Menjelajahi 100.000+ kursus
➧ Mengunduh kursus untuk ditonton offline
➧ Mendengarkan kursus dengan audio bergaya podcast
➧ Menonton kursus dengan Chromecast atau Apple TV

SOSMED JANGAN HANYA NYINYIR. TAPI KEMBANGKAN UNTUK BERKARIR!
Bagi kalian yang mengelola akun sosial media untuk keperluan bisnis, dan ingin bisnisnya lebih meningkat, maka kalian bisa mempertimbangkan untuk memulai kursus online di Udemy. Selain membantu menambah wawasan yang mungkin belum pernah kalian dapatkan sebelumnya, kalian juga mendapatkan strategi pemasaran yang tepat, sehingga bisnis yang dijalani juga tepat sasaran.

Harga paket yang bisa kalian pilih juga cukup terjangkau dan pastinya sebanding dengan ilmu yang akan kalian dapatkan. Meski website Udemy berbahasa Inggris, tapi tersedia juga situs lokal dan kedepannya akan ada banyak kursus lokal dalam bahasa Indonesia.

Cara membelinya juga cukup mudah. Hanya dengan beberapa langkah berikut ini :
➧ Buka website Udemy.com
➧ Pilih kursus sesuai passion (minat)
➧ Check out
➧ Pilih metode pembayaran (bahkan kita bisa membayar melalui Alfamart dan Indomaret)

💙💙💙💙💙

Gimana guys, banyak kelebihannya dan mudah bukan? Daripada punya banyak akun sosial media tapi digunakan untuk nyinyir, mending digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, salah satunya dengan menjalani bisnis, prospeknya jauh lebih cerah dan menjanjikan.

Daripada penasaran, kalian bisa langsung cek ke website Udemy untuk melihat-lihat lebih dulu, kalau tertarik, bisa langsung beli kursusnya. Bahkan jika kita berhasil mengikuti kursus ini hingga tuntas, bukan tidak mungkin kita mampu menjaring jumlah follower hingga menyentuh angka 40 ribu hanya dalam waktu tidak lebih dari empat bulan!

Sebelum menutup artikel ini, berikut adalah 7 manfaat belajar online di Udemy, dalam bentuk infografis :

Manfaat Belajar Online di Udemy - Blog Mas Hendra

Semoga bermanfaat.

You May Like This :

26 comments

Seru bgt bisa kursus online nih bang, apalagi tentang marketing. Aku suka bgttttt ni hhehe

Wah menarik nih mas, saya mau ikutan kursusnya aah. Soalnya instagram saya kok lelet banget naik followernya.

@Joe Candra : Yoi Mas bro, pokoknya banyak benefitnya kursus di Udemy

@Uwien Budi : BOleh langsung eksekusi Mba, biar IG nya kinclong, hehehe

Wah penasaran banget dengan materinya. Ikut kursus ah di Udemy

Duh, engkang, naha teungteuingeun.. Jadi penasaran, tertarik untuk belajar lebih mendalam soal instagram marketing, sebab, selama ini IG saya banyakan dianggurin dengan jumlah followers yang gak nambah nambah, hehehe...

BTW makasih informasinya, saya akan coba tengok udemy untuk info lebih lanjut.

wah semakin berkembang nih kang sudah merambah instagram

Jadi ingin ikut kursus, tapi saya sendiri kurang aktif di instagram, terkendala hape yang masih jadul.
Saya ingin lebih tahu materi yang disampaikan di udemy.

@Maman Achman : Ayo langsung tengok website-nya Kang, siapa tau terpacu buat ningkatin branding di IG

@Abd Kadir Rusdi : Belajar mengelola sosmed aja sih Kang, biar ningkatin branding blog juga

@Djangkaru Bumi : Coba perlahan ditingkatkan branding sosmednya Mas, sama seperti mengelola blog, sosmed juga bisa menghasilkan...

sepertinya seru banget nih kursus online. apalagi sekarang lagi belajar besosial media dengan baik dan fokus main instagram sejak beberapa minggu terakhir :)

Keren nih materi pelajarannya, saya butuh materi spt ini branding dan engagement di sosmed itu penting bgt klau mau serius di IG

Keren banget ya, harganya juga lebh murah dibanding kursus langsung. Belum lagi emak-emak kayak saya susah bagi waktunya. Ada nggak ya kursus untuk mendalami bahasa inggris? Saya kepengen nih, biar nggak cuma bisa how are you atau I love you 3000 doang. KEpoin Udemy ah.

@Rahman Kamal : Pasti seru banget, cobain aja...

@Iidyane : Yup, tempat yang tepat untuk belajar online di Udemy..

@Dudukpalingdepan : sepertinya ada deh. Bahkan materi yang disampaikan pun pakai bahasa Inggris, bisa meureuun belajar dikit-dikit hehehe

Undemy ini memang udah terkenal banget buat kursus online.

btw soal instagram saya juga pengen suatu saat nanti mengembangkan menjadi ladang mencari rupiah mas, tapi belum menmukan konsep saja, jadi harus training nih nampaknya, hehe

@BlogSabda : Udemy bang, bukan Undemy. Boleh liat-liat paket sosmed di Udemy kalo mau ningkatin Engagement Rate.

Awesome,... keren banget sih penjelasannya detail dan lengkap...
Sukses selalu mas!

@Adhi Hermawan : Aaamiiin, doa yang sama buat Mas Adhi. Semoga sukses terus.

Wah mantap Mas. Pingin juga belajar social media marketing biar bisa menghasilkan hehehe..

@Kang Masroer : Mantap dong. Enak dong. Hayu ah kepoin websitenya Kang, siapa tau tertarik buat nyoba belajar sosmed secara online.

Instagram, media sosial paling favorit. Saya paling suka nonton video karena durasinya pendek dan videonya menarik

@Amir Mahmud : Yup, saya juga suka menghabiskan waktu nonton video di IG, pokoknya banyak asyiknya deh, apalagi kalau kita bisa memonetisasi IG, tambah seru deh


EmoticonEmoticon