Hari Pertama Nabil Masuk TK

blog mas hendra

Namanya Nabil. Usianya tak lebih dari 5 tahun saat tulisan ini saya buat. Lagi lucu2nya. Mirip bapaknya. Dibulan Ramadhan 1435 H ini, anak saya masuk sekolah untuk kali pertama dalam hidupnya. Tepatnya hari Kamis, 10 Juli 2014. 



TK yang saya pilih dekat dengan rumah. Cukup jalan kaki, gak perlu naik motor apalagi naik busway. Nama sekolahannya adalah TK Taman Hati, mirip nama album pertama Peterpan, Taman Langit. Mungkin sang empunya merupakan salah satu penggemar band Peterpan (sekarang berganti nama menjadi Noah). Entahlah...

Berita di TV mengenai kasus sodomi terhadap anak2 (belum pernah saya temukan korban sodomi bapak2) di TK JIS yang sempat mencuat dan membuat heboh warga seantero tanah air, membuat saya mengurungkan niat untuk menyekolahkan anak saya ke TK JIS tersebut. Bukan.. Bukan karena alasan berita sodomi itu, melainkan karena gak punya biaya lebih untuk masuk sekolah ke TK JIS. *nyengir kuda*

Nabil sekarang lebih bersemangat untuk mandi pagi ketika mengenal yang namanya sekolah. Setelah itu beliau sarapan seadanya. Adanya sereal ya makan sereal. Adanya sandwich ya makan sandwich. Adanya sosis ya makan sosis. Kemudian memakai minyak kayu putih dan bedak di tubuhnya yang kecil. Sambil kegelian. Lalu beliau memakai seragam dan dengan diantar istri saya berjalan menuju TK-nya yang berjarak hanya lima langkah dari rumah. Meminjam lirik lagu "Pacar lima langkah."

Istri saya yang sering antar jemput beliau sekolah, namun terkadang saya yang menjemput beliau bila istri gak sempat. Kami saling berkolaborasi satu sama lain. Layaknya sebuah partai saling koalisi. Untuk hari pertama sekolah, saya dan istri yang ikut mengantar beliau. Saya sangat semangat mengingat ini adalah hari pertama beliau masuk sekolah.
Perlengkapan keperluan Nabil di sekolah
Nabil masuk sekolah mulai pukul 07.30 pagi dan pulang pukul 10.00. Sebuah ukuran waktu yang pas untuk menimba ilmu sekaliber anak TK. Isinya pun tak jauh dari menyanyi, mewarnai, menggambar, berbaris dan menulis. Jarang sekali ditemui pelajaran macam fisika atau kimia. *nyengir setan*

Setiap pulang sekolah Nabil selalu menceritakan kegiatan yang dilakukannya selama di sekolah. "Mamah.. Papah.. Tadi aku lari2an di kelas sama Farhan Aziz." Sebuah statement yang keluar dari mulut mungilnya. Dengan bangganya menceritakan kembali semua kegiatannya yang gak terlalu penting itu selama belajar di sekolah. 

Nabil anak yang periang. Nabil juga memiliki banyak teman di komplek rumah. Malahan sekarang bertambah lagi teman barunya di TK. 

Hari pertama sekolah, Nabil masih sulit beradaptasi. Maklum, dia baru pertama bertemu dengan suasana baru, teman baru dan juga kali pertama bertemu dengan para guru. Tapi lama kelamaan, beliau dapat beradaptasi dengan cepat dan sekarang sudah memiliki teman2 baru yang cukup akrab macam Farhan Aziz, teman sepelariannya di kelas.

Sebelum pelajaran dimulai, para siswa diharuskan melakukan kegiatan rutin baris berbaris. Suatu kegiatan yang jarang ditemui di lingkungan kampus.

Nabil dan teman2 lainnya nampak antusias mengikuti kegiatan baris berbaris. Para guru pun terlihat menyemangati para siswanya.

Saya dan istri serta beberapa orang tua lainnya yang ikut mengantar anaknya sekolah, tampak sabar mendampingi buah hatinya yang baru pertama kali sekolah.  Ada juga beberapa anak yang terlihat menangis. Enggan ditinggalkan oleh ibunya. 

Pada saat pelajaran akan dimulai, seluruh orang tua dipersilahkan untuk menunggu di luar gerbang. Ya.. Karena pintu kelas ditutup saat pelajaran dimulai. "Biar siswa lebih mandiri dan gak rewel." Begitu jawab seorang guru yang nampak sibuk mengatur siswanya.

Saya sangat senang anak saya sekarang sudah bersekolah. Saya berencana akan mem-file-kan seluruh hasil kegiatannya di sekolah. Dan ini adalah hasil kreasi pertama Nabil di TK...

Ini kreasiku, mana hasil kreasimu (Hasil kreasi pertama Nabil di TK)

Alhamdulillah.. Terimakasih ya Allah atas segala karunia dan keberkahan yang telah Engkau limpahkan kepada kami...

Post a Comment