Apa Kabarnya Koran

Assalamu'alaikum sobat blogger...

Selamat gini hari sobat. Saya cuma mau sharing saja mengenai keberadaan media cetak, seperti koran, tabloid maupun majalah yang tampaknya makin hari makin memprihatinkan keberadaannnya. Seolah eksistensinya sudah kurang mendapat tempat di hati masyarakat lagi akibat tergeser oleh gempuran bacaan-bacaan online dari berbagai gadget.


Dulu sebelum ada sistem operasi semacam Android, saya sempat berlangganan harian koran Sindo. Kemudian pada awal kelahiran sistem operasi Android (sebelum Android booming), saya pun masih sempat berlangganan koran, tapi berganti menjadi harian Warta Kota. Namun lama kelamaan saya pun stop langganan koran. Saya pun beralih ke berita online di hape Android. Lebih praktis.
Saat ini rupanya ketenaran berita online perlahan menggeser keberadaan si koran. Coba Anda perhatikan, bagi orang-orang yang memiliki hape-hape keluaran terbaru, baik sistem operasi Android, BlackBerry, IOS maupun Windows Phone, mungkin saja ada aplikasi berita yang sudah terinstall. Pun demikian dengan saya, saat ini saya telah menginstall aplikasi BABE alias Baca Berita. Tak lain tujuannya untuk mendapatkan informasi atau berita secara online dan cepat.

Baca juga artikel lainnya : Daftar Aplikasi Android yang Bagus.

Memang sih saya akui kalau berita online di hape lebih cepat dapat infonya ketimbang media cetak macam koran. Bahkan dalam hitungan menit, berita akan terupdate secara otomatis. Beragam berita mulai dari kriminal, politik dan lain sebagainya akan tersaji secara cepat, tak perlu nunggu sore atau besok pagi untuk mendapatkan berita yang fresh.

Masalah pengerjaan tugas sekolah semacam kliping pun, tampaknya anak-anak sekolah jaman sekarang mulai mengandalkan keberadaan internet ketimbang koran ataupun majalah.

Foto : bewara.co

Tak dapat dipungkiri, keberadaan koran sepertinya sudah mulai langka (menurut pandangan saya pribadi loh), mulai tergeser oleh gempuran media berita secara online. Tampaknya masyarakat kini lebih menginginkan sajian berita yang cepat dan tentunya selalu update. Tak perlu bersusah payah mencari lapak koran, berlangganan koran atau bahkan mengumpulkan koran-koran yang sudah dibaca, untuk kemudian menjual (kiloin) koran-koran yang bekas dibaca.

Tapi sepertinya media cetak macam koran dan majalah kini mulai melebarkan sayapnya. Mereka pun tak tinggal diam. Kini selain melalui media cetak, mereka pun menyajikan berita melalui internet. Tengok saja contohnya seperti Republika Online, Kompas.com dan lain sebagainya. Seolah tetap mempertahankan eksistensinya di kancah media cetak maupun media online.

Teman maupun saudara saya yang sebelumnya berlangganan koran sekarang pun sudah berhenti berlangganan koran dan mulai beralih untuk mendapatkan berita online melalui gadget mereka. Saat ditanya mengapa, jawabannya cukup simpel :

"Kalo ada yang mudah secara online, ngapain juga harus langganan koran. Lewat hape semuanya bisa kok".

Tapi kalo boleh jujur, sebenarnya saya kangen juga saat-saat berlangganan koran dulu. Karena setiap pagi ada informasi aktual atau berita hangat yang selalu saya tunggu, menambah rasa penasaran saya sama isi berita di koran. Yah semacam surprise kecil-kecilan gitu deh, karena ada sesuatu yang saya tunggu-tunggu.

You May Like This :


EmoticonEmoticon