Itinerary ke Korea 7 Hari 6 Malam, Puas Explore Seoul Sampai Busan
Kalau bicara soal jalan-jalan ke luar negeri, Korea Selatan sepertinya menjadi salah satu negara yang cukup menarik untuk dikunjungi. Bagaimana tidak, mulai dari drama Korea, K-Pop, kuliner, tempat wisata, sampai pemandangan kotanya, semuanya seperti punya daya tarik tersendiri.
Nah, bagi teman-teman yang punya rencana liburan ke Korea Selatan, kali ini saya ingin berbagi contoh itinerary ke Korea 7 hari 6 malam yang bisa digunakan untuk menjelajahi Seoul sampai Busan.
Tujuh hari sebenarnya lumayan juga. Tidak terlalu sebentar, tapi juga belum bisa dibilang lama. Maklum, namanya juga liburan, kalau bisa sih maunya sebulan sekalian. Namun masalahnya, cuti terbatas dan isi dompet juga ikut terbatas. Hehehe...
Dalam perjalanan kali ini, kita akan membagi waktu antara Seoul dan Busan. Kurang lebih empat hari untuk menjelajahi Seoul, kemudian dilanjutkan ke Busan selama dua hari, dan satu hari terakhir digunakan untuk persiapan pulang.
Sebenarnya ada banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi di Korea Selatan. Kalau semua dimasukkan ke dalam satu itinerary, bisa-bisa bukan liburan lagi namanya, tapi pindah alamat.
Jadi, itinerary berikut saya buat dengan pertimbangan agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terlalu terburu-buru.
Itinerary ke Korea 7 Hari dari Seoul Sampai Busan
Berikut gambaran perjalanan yang bisa dijadikan referensi.
Rute di atas tentu saja bukan harga mati. Teman-teman bisa menyesuaikannya dengan jadwal penerbangan, hotel, kondisi cuaca, maupun tempat wisata yang memang ingin dikunjungi.
Yang penting jangan terlalu banyak memasukkan tempat wisata dalam satu hari. Pengalaman jalan-jalan mengajarkan satu hal penting, yaitu kaki juga punya batas usia.
Hari Pertama Tiba di Seoul, Langsung Jalan-Jalan?
Hari pertama biasanya menjadi hari yang cukup melelahkan. Apalagi kalau penerbangan dari Indonesia menuju Korea dilakukan pada malam atau dini hari.
Setelah tiba di bandara, urus imigrasi, ambil koper, kemudian menuju hotel untuk check-in atau sekadar menitipkan barang bawaan. Kalau masih ada tenaga, kita bisa langsung jalan-jalan santai di kawasan Myeongdong.
Myeongdong ini bisa dibilang salah satu kawasan yang cukup populer di Seoul. Banyak toko kosmetik, fashion, restoran, sampai jajanan kaki lima yang bisa ditemukan di sini.
Nah, bagi yang hobi kulineran, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba jajanan khas Korea. Ada tteokbokki, odeng, hotteok dan berbagai makanan lainnya.
Kalau ternyata badan sudah mulai memberikan kode-kode keras untuk istirahat, ya sudah. Jangan dipaksakan. Besok masih ada agenda yang lebih banyak.
Hari Kedua Jalan-Jalan ke Gyeongbokgung dan Bukchon
![]() |
| Source: Wikipedia) (https://en.wikipedia.org/wiki/Gyeongbokgung |
Kalau ingin mendapatkan pengalaman yang lebih menarik, teman-teman bisa menyewa hanbok terlebih dahulu. Dengan begitu, ketika berfoto di area istana, suasananya terasa Korea banget.
Setelah puas berkeliling, perjalanan bisa dilanjutkan ke Bukchon Hanok Village. Di kawasan ini kita bisa melihat rumah-rumah tradisional Korea yang masih dipertahankan.
Banyak sudut yang menarik untuk berfoto, tetapi jangan lupa tetap memperhatikan ketenangan warga sekitar, karena kawasan ini juga merupakan lingkungan tempat tinggal.
Dari Bukchon, lanjutkan perjalanan menuju Insadong. Di sini kita bisa melihat berbagai toko yang menjual kerajinan tradisional, suvenir, makanan, dan berbagai macam barang khas Korea.
Rute hari kedua ini cukup enak, karena tempat-tempatnya masih berada di area yang relatif berdekatan. Jadi, waktu tidak terlalu banyak habis di jalan.
Hari Ketiga Melihat Seoul dari Ketinggian
Hari ketiga, kita lanjutkan dengan mengunjungi N Seoul Tower. Lokasinya berada di kawasan Namsan dan menjadi salah satu tempat yang cukup populer untuk melihat pemandangan kota Seoul dari ketinggian.
Kalau datang menjelang sore, kita bisa menikmati suasana Seoul dari siang sampai malam. Jadi, tidak perlu datang dua kali. Sekali datang, dapat dua suasana sekaligus. Lumayan, kan?
Setelah puas di N Seoul Tower, perjalanan dilanjutkan menuju Hongdae. Hongdae terkenal sebagai kawasan anak muda. Banyak toko pakaian, kafe, restoran, toko oleh-oleh, sampai pertunjukan jalanan.
Bagi teman-teman yang menyukai suasana ramai, kawasan ini sepertinya cocok untuk menghabiskan waktu sampai malam. Dan jangan kaget kalau akhirnya malah lebih banyak menghabiskan uang di Hongdae daripada di tempat wisata. Namanya juga godaan.
Hari Keempat Nami Island atau Santai di Seoul
Untuk hari keempat, saya sengaja membuatnya sedikit fleksibel. Kalau masih semangat jalan-jalan, kita bisa melakukan perjalanan sehari ke Nami Island.
Nami Island terkenal dengan suasana alamnya dan cukup menarik untuk dikunjungi pada musim tertentu. Pemandangannya juga berubah-ubah mengikuti musim.
Namun kalau badan sudah mulai terasa capek, tidak perlu memaksakan diri. Kita bisa tetap berada di Seoul. Misalnya, mengunjungi kawasan Gangnam, COEX, atau sekadar mencari kafe dan tempat makan yang menarik.
Menurut saya, menyediakan satu hari yang tidak terlalu padat justru penting. Sebab, terkadang kita terlalu semangat membuat itinerary sebelum berangkat. Semua tempat wisata dimasukkan.
Begitu sudah sampai di lokasi, baru sadar kalau ternyata dari pagi sampai sore jalan kaki terus. Akhirnya malamnya bukan jalan-jalan, tetapi pijat kaki. Hehehe...
Hari Kelima Saatnya Pindah dari Seoul ke Busan
Nah, hari kelima kita mulai meninggalkan Seoul. Setelah sarapan dan check-out dari hotel, kita menuju stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Busan menggunakan KTX. Perjalanan dari Seoul menuju Busan menggunakan KTX kurang lebih 3 jam 20 menit.
Jadi sebenarnya cukup nyaman untuk perjalanan antarkota tanpa harus menghabiskan waktu seharian di perjalanan. Sesampainya di Busan, kita bisa menuju hotel terlebih dahulu untuk check-in atau menitipkan koper. Setelah itu, langsung lanjut jalan-jalan ke Gamcheon Culture Village.
Tempat ini cukup unik, karena rumah-rumahnya berada di kawasan perbukitan dengan warna-warni yang menarik. Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan. Banyak jalan menanjak dan tangga di sini. Jadi, sekali lagi, gunakan sepatu yang nyaman.
Setelah puas berkeliling, perjalanan bisa diteruskan ke Jagalchi Market. Di sini kita bisa melihat suasana pasar ikan sekaligus mencari makanan laut.
Hari kelima memang agak padat, tetapi masih cukup masuk akal karena sebagian besar waktu digunakan untuk perjalanan dan eksplorasi area Busan.
Hari Keenam Menikmati Suasana Pantai di Busan
Kalau Seoul lebih terasa seperti kota metropolitan, Busan punya suasana yang sedikit berbeda. Ada pantai, perbukitan, kawasan kota, dan tentu saja kuliner yang menggoda.
Pagi hari kita bisa memulai perjalanan menuju Haedong Yonggungsa Temple. Kuil ini memiliki lokasi yang cukup menarik, karena berada di tepi laut. Setelah puas melihat-lihat dan berfoto, perjalanan dilanjutkan menuju Haeundae Beach.
Haeundae merupakan salah satu kawasan pantai yang cukup terkenal di Busan. Kita bisa berjalan-jalan di sekitar pantai, mencari makanan, atau sekadar duduk menikmati suasana.
Menjelang sore, lanjutkan perjalanan menuju Gwangalli Beach. Nah, kalau sudah sampai sini, jangan buru-buru pulang. Menjelang malam, suasananya justru semakin menarik, karena kita bisa melihat Gwangan Bridge yang dihiasi lampu. Setelah itu, tinggal cari makan malam.
Kalau masih kuat jalan, silakan lanjut. Kalau sudah capek, hotel menanti dengan kasur yang empuk.
Hari Ketujuh Oleh-Oleh Sebelum Pulang
Tidak terasa, hari ketujuh sudah tiba. Padahal baru juga merasa sampai di Korea, tahu-tahu sudah harus pulang. Inilah salah satu hukum alam dalam dunia traveling, waktu berangkat terasa lama, waktu liburan terasa cepat.
Hari terakhir sebaiknya tidak diisi dengan terlalu banyak tempat wisata. Gunakan waktu untuk membeli oleh-oleh, mencari makanan terakhir, atau jalan-jalan sebentar di sekitar hotel.
Jangan lupa memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara. Kalau penerbangan pulang cukup pagi atau siang, sebaiknya jangan membuat jadwal yang terlalu mepet.
Jangan sampai karena terlalu asyik belanja oleh-oleh, malah ketinggalan pesawat. Kalau sudah begitu, bukan cuma oleh-olehnya yang dibawa pulang, tetapi juga masalah. Hehehe.
Tips Menyusun Itinerary ke Korea 7 Hari
Menyusun itinerary ke Korea 7 hari sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang penting adalah mengelompokkan tempat wisata berdasarkan lokasinya.
Jangan hari ini berada di Seoul bagian utara, kemudian siangnya pergi ke ujung selatan Seoul, lalu malamnya kembali lagi ke utara. Bisa sih, tetapi waktu di jalan akan lebih banyak daripada waktu menikmati tempat wisata.
Untuk perjalanan Seoul–Busan, KTX bisa menjadi salah satu pilihan transportasi yang praktis. Selain relatif cepat, kita juga tidak perlu repot dengan perjalanan udara dan proses di bandara.
Kemudian, perhatikan juga musim ketika akan berangkat. Korea memiliki empat musim yang cukup berbeda. Kalau ingin menikmati bunga sakura, suasana musim gugur, atau salju, tentu waktu keberangkatannya harus disesuaikan.
Selain itu, jangan lupa menyiapkan pakaian sesuai musim, sepatu yang nyaman, power bank, dan koneksi internet. Yang tidak kalah penting adalah menyiapkan itinerary cadangan. Kalau tiba-tiba hujan atau cuaca kurang bersahabat, kita masih punya pilihan tempat lain.
Jadi, apakah 7 hari cukup untuk Korea?
Menurut saya, tujuh hari cukup untuk mendapatkan pengalaman jalan-jalan ke Korea, terutama kalau rutenya dibuat fokus pada Seoul dan Busan. Dengan itinerary ke Korea 7 hari seperti di atas, kita bisa mendapatkan kombinasi suasana kota, budaya, kuliner, tempat wisata, sampai pantai.
Tentu saja masih banyak tempat lain yang belum masuk. Seoul saja sepertinya tidak akan habis dijelajahi hanya dalam beberapa hari.
Namun justru itu yang menarik. Kita tidak harus mengunjungi semua tempat dalam satu kali perjalanan. Kalau ternyata masih ada tempat yang belum sempat dikunjungi, berarti ada alasan untuk kembali lagi ke Korea.
Namun, sebelum berangkat, satu hal yang tentunya harus dipersiapkan adalah tiket pesawat. Jangan sampai itinerary sudah dibuat sedemikian rupa, hotel sudah dipesan, tempat wisata sudah masuk daftar, tetapi tiket penerbangan ke Seoul Korea belum ada.
Oke, itu saja. Semoga contoh itinerary ke Korea 7 hari ini bisa menjadi referensi buat teman-teman yang sedang merencanakan liburan ke Korea Selatan. Selamat jalan-jalan, jangan lupa foto-foto, dan yang paling penting, jangan sampai pulangnya malah lupa jalan pulang ke hotel hehehe....
Semoga bermanfaat








Posting Komentar untuk "Itinerary ke Korea 7 Hari 6 Malam, Puas Explore Seoul Sampai Busan"