Satu Kampung Heboh, Ada Adzan Jam 10 Malam!

Muazin - Blog Mas Hendra

Semua juga tahu (kecuali yang nggak tahu), yang namanya adzan berkumandang itu ada waktu-waktunya tertentu, misalkan pagi-pagi banget itu (waktu fajar) namanya adzan untuk waktu sholat Subuh, kalau siang hari namanya adzan untuk waktu sholat Dzuhur dan begitu seterusnya. Nah fungsinya adzan itu sendiri untuk ngingetin orang-orang Muslim di sekitar bahwa waktu untuk menunaikan sholat wajib sudah masuk.

Nah ini ada satu kisah menarik yang saya rangkum dari dreamdotcodotid. Mudah-mudahan setelah saya tulis ulang di artikel ini, dapat menyentuh kalbu bagi semua yang membaca artikel ini (termasuk saya sendiri).

Langit gelap malam itu begitu pekat. Suasana malam begitu hening. Namun tiba-tiba suara adzan memecah keheningan kampung tersebut. Nggak disangka nggak diduga nggak dinyana, ada seseorang yang mengumandangkan adzan pada jam 10 malam. Jam dimana sinetron sedang ‘berkumandang’. Suara adzannya pun cukup terdengar keras dari speaker sebuah Musholla.

Lantas kehebohan pun terjadi dan warga pun mulai berdatangan ke Musholla itu, meski para warga sebenarnya sudah tahu siapa yang adzan. Namanya adalah Mbah Sadi, suaranya sudah dikenal di seantero kampung itu. Usianya pun sudah mencapai kepala tujuh.

Warga pun heran sekaligus bingung ditambah penasaran plus KEPO, kenapa sih Mbah Sadi adzan jam 10 malam? Lupa atau bagaimana? Atau Mbah Sadi mimpi? Apakah Mbah Sadi sudah pikun? Apakah Uttaran sudah tamat?

Begitu warga sudah sampai di depan pintu Musholla, warga pun mulai sholat berjamaah, eh… nggak ding!!!

Mbah Sadi baru saja selesai adzan dan beliau langsung mematikan sound system. Lalu pak RT pun bertanya dengan penuh keheranan, “Mbah Sadi tahu nggak, sekarang jam berapa?”.

Jam segini itu adzan apaan Mbah? Jangan-jangan Mbah udah ngikut aliran sesat ya?,” kata seorang warga dengan nada prihatin sambil memainkan hapenya untuk update status di sosmed. Siapa tahu saja jadi trending topic hari itu. #MbahSadiAdzanNgasal

Dian Sastro - Blog Mas Hendra
Dian Sastro sampai ikut-ikutan komen

Kalian ini…,” jawab Mbah Sadi sangat tenang. Lalu Mbah Sadi pun melanjutkan ucapannya :
Tadi, sewaktu saya adzan Isya, nggak ada seorang pun yang datang ke Musholla. Lah, sekarang saya adzan jam 10 malam, kalian malah datang berbondong-bondong ke Musholla. Satu kampung pula, kalo gitu, yang gila siapa?”,
JLEB!!! Ucapan Mbah Sadi begitu menohok dan 'menyentil' para warga sekitar.

Alhasil, para warga pun pulang lagi satu persatu ke rumahnya masing-masing, tanpa protes lagi. Termasuk pak RT yang menjauh perlahan-lahan, nggak berani melihat wajah mbah Sadi. 


Melalui adzan yang berkumandang, Mbah Sadi sudah mengingatkan para warga untuk bersama-sama menunaikan sholat wajib berjama'ah di Masjid/Musholla, namun masih banyak yang enggan untuk memenuhi panggilan adzan tersebut dan sibuk dengan urusan dunia.

Semoga menjadi renungan buat kita bersama.

You May Like This :


EmoticonEmoticon