Tertidur Ketika Khutbah Jum'at

Saya yakin teman-teman (khususnya kaum Adam) semua pasti pernah mengalami kebiasaan yang (mungkin) terbilang cukup unik nan menjengkelkan ini, menurut versi saya. Biasanya terjadi di saat yang kurang tepat, atau malah di saat yang tidak tepat sama sekali.


Begitu kita mau konsen ke dalam satu kegiatan yang sekiranya mendatangkan pahala (dengerin ceramah), eh si setan pasti selalu muncul untuk menggoda. Memang benar guys, bujuk rayu setan itu benar-benar luar biasa. Melebihi rayuan maut seorang mantan.

Kalau saja seandainya iman seseorang lemah, tidak bisa dipungkiri lagi, siapapun pasti akan terjerumus ke dalam bujuk rayu setan yang sangat sangat menyesatkan.

Semakin tinggi iman seseorang, maka semakin tinggi pula godaan yang datang dari setan ini. Analoginya mungkin seperti ini, misalkan si setan mau menggoda orang yang lemah, seperti saya, cukup hanya setan lulusan SD saja yang bertugas. Tapi lain halnya kalau si setan mau menggoda seorang alim ulama yang imannya kuat dan mantap, maka si setan yang bertugas menggodanya pun kemungkinan besar minimal lulusan sarjana. Begitu menurut pandangan sederhana saya.

Kok malah ngelantur kemana-mana ya??. Oke kita lanjut...

Jadi ceritanya begini : sewaktu saya lagi sholat Jum'at di pelataran parkir luas yang memang khusus untuk sholat Jum'at di Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, seperti jamaah lainnya, setelah selesai sholat Tahiyat Masjid, saya pun duduk untuk konsen mendengarkan ceramah yang menurut saya sangat berbobot, cukup apik dan interaktif dalam penyampaiannya, tidak membaca makalah segala dan semangat ceramahnya sangat berapi-api. Jadi tidak mudah ngantuk.
Setan Lagi Menggoda Manusia yang Sholat (Gambar Kartun)

Kalau ceramahnya semangat seperti itu, pasti saya juga semangat untuk mendengarkan, pikir saya waktu itu. Eh tapi, dasar si setan selalu saja datang menggoda, lama kelamaan kok malah saya terbuai oleh 'belaian' si setan. Saya malah mengantuk sejadi-jadinya. Untung Khotibnya tidak ikut-ikutan ngantuk juga ya. Kalau sama-sama ngantuk, terus yang ceramah siapa dong?!. -___-

Meskipun mata saya sudah dikibas-kibasin pake uang seratus ribuan, masih tetap mengantuk juga. Kuping saya pun sudah terbilang cukup dekat sama speaker, tapi masih mengantuk juga. Plus ceramahnya semangat banget dan sound speaker-nya juga keras suaranya, tapi masih mengantuk juga.

Sampai di dalam pelaksanaan sholat Jum'at pun masih menahan kantuk. Aktivitas menguap pun sudah tidk terhingga hitungannya. Seandainya saja proses menguap saya dihitung oleh Lembaga Survei maupun Quick Count, pasti saya keluar sebagai pemenangnya.

Setelah dua rakaat sholat Jum'at selesai, teman-teman tahu apa yang terjadi??. Badan saya segar dan rasa kantuk pun mendadak hilang. Kan rese kalau gitu ya. Sewaktu dengerin ceramah sampai Sholat Jum'at, saya merasa mengantuk luar biasa, tapi setelah selesai semua, mendadak rasa kantuknya hilang seketika. 

Seperti pada umumnya, gejala mengantuk berjamaah yang terjadi pada setiap Jum'atan di berbagai belahan dunia, menambah daftar panjang kesengajaan yang terjadi secara tidak sengaja. Bingung kan?????

---------------

Di dalam ajaran agama Islam, kita harus selalu senantiasa memohon perlindungan kepada Allah Ta'ala, untuk selalu dijauhkan dari segala godaan setan dan sebangsanya, agar diteguhkan iman supaya tetap istiqomah dan selalu berada di jalan yang lurus yang diridhoi.

Siapapun kita, entah itu seorang habib, kiayi, ustadz, blogger, politikus, koruptor, jomblo, orang kaya, orang miskin dan lain sebagainya, sudah pasti setan akan selalu menggoda setiap jiwa manusia sampai datangnya hari kiamat. Selama nyawa masih menempel di badan kita, selama itu pula setan gak akan pernah berhenti untuk menggoda manusia ke jalan yang sesat lagi menyesatkan.

Semoga kita semua selalu dijauhkan dari segala godaan setan yang terkutuk dan selalu berada dalam lindunganNya. Aaamiiin...

4 comments

Mbuh le ngopo, pendak ngrungokke khotbah, rasane kok yo akeh ngantuk'e... kecuali nek khotbahe apik lan suarane jelas... Oalah, pancene godhane setan ki jan ono-ono wae

Reply

Betul mas Agus, kalau ceramahnya membaca, ya makmum seperti dininabobokan, gak ada semangatnya, godaan setan pun makin kuat

Reply

Kutbah Jumatnya kelewat panjang kali ya mas?

Reply

Sebenarnya lebih ke rasa kantuk juga. Kalau khutbahnya semangat berapi-api, mudah-mudahan peristiwa di atas gak kan terjadi

Reply

Post a Comment