Mengganti Laher Roda Depan Honda Supra X 125 R

Sewaktu berangkat kerja siang hari (Jum'at, 14 Oktober 2016), tidak jauh dari ITC Fatmawati, tiba-tiba motor saya mengalami masalah. Roda depan terasa bergoyang dan muncul suara bunyi cit..cit, mirip suara tikus, tapi bukan tikus kantor loh ya, kalau tikus kantor mah bunyinya, wit...wit..wit..wit...



Awalnya saya pikir roda depan saya kempes, ternyata setelah diperiksa, tidak kempes. Saya pun mengambil kesimpulan, kalau roda depan motor saya mengalami masalah yang cukup serius. Karena goyangannya terasa sekali. Saya pun berinisiatif mencari bengkel terdekat dari ITC Fatmawati. Tanpa pikir panjang, saya belokkan motor ke kiri mengarah ke jalan Haji Nawi - Pondok Indah. Karena saya tahu di situ ada banyak bengkel motor dan juga mobil.

Baca juga artikel : Tips Menghindari Begal di Jalan Raya

Beruntung, ada bengkel motor yang tidak terlalu ramai. Saya pun putar balik dan langsung parkir di depannya. Tidak lama, cuma nunggu 15 menit, akhirnya giliran motor saya diperiksa sama montirnya. Setelah diperiksa, kata montirnya, laher motor saya sudah rusak, jadi harus diganti. 

Harga laher roda depan Honda Supra X 125R merk biasa, di situ dijual Rp. 25.000, sedangkan laher asli seharga Rp. 50.000. Lain ukuran laher, lain juga harganya. Sepertinya harganya memang agak mahal, tapi tidak masalah lah, saya juga lagi darurat dan terburu-buru mengejar waktu. Dapat bengkel saja saya sudah bersyukur. 

Mengganti Laher Roda Depan Honda Supra X125R - Blog Mas Hendra
Montir lagi ngeluarin laher yang sudah hancur.


Harus Diganti Setiap Menempuh Jarak 4.000 KM

Dari situs read.motorplus-online, jika dilihat pada standar pemakaian di kemasan, bahwa setiap motor menempuh jarak 4.000 KM, maka laher harus sudah diganti. Tapi kebanyakan yang terjadi adalah, laher baru diganti kalau sudah rusak dan roda sudah terasa bergoyang. 

Mengganti Laher Roda Depan Honda Supra X 125 R - Blog Mas Hendra

Saya akui memang saya kurang memperhatikan setiap detail kondisi komponen motor saya. Apalagi semenjak beli tahun 2006, laher belum pernah diganti sekalipun, hahaha… Makanya tidak heran kalau lahernya sudah hancur lebur sewaktu dibongkar. Ditambah jarak tempuh motor saya sudah diatas 10.000KM, artinya, speedometer-nya pun sudah balik lagi ke angka 0, dan sekarang sudah 900KM lagi.

Selain itu, kondisi jalan raya Fatmawati yang saya lalui memang rusak parah, banyak lubang, tambalan dan lain sebagainya, karena memang di jalur tersebut lagi dibangun proyek MRT yang menyebabkan macet bertambah parah.


Hindari Jalanan yang Rusak

Laher merupakan komponen yang menghubungkan antara tromol dengan as roda, jadi roda dapat berputar dengan bebas. Dan adapun penyebab mengapa laher cepat rusak, salah satunya adalah jalan yang dilewati terlalu ekstrim, bergelombang atau parahnya lagi kendaraan sering menghantam lubang. Karena fungsi laher sendiri sebagai peredam kejutan pada roda kendaraan, jadi kalau motor atau mobil sering melewati jalanan yang rusak, maka laher juga akan cepat rusak.

Semoga bermanfaat.

6 comments

wiiihh mantap ya goyangannya mas, sampe berasa gituh hehehee :D
berarti motor saya masih tetap aman dong lahernya karena belum ada goyangan goyanganya mas :)

Reply

Udah gak asing lagi deh dengan apa yang namanya laher roda depan kendaraan bermotor, ya udah gak asing dengan 2 alasan sih yang pertama karena saya lulusan SMK jurusan otomotif dan yang kedua saya sering gonta ganti pelk racing sama ruji jadi kenal banget dengan laher :-)

Oh ya suara cit cit kaya gitu bisa juga dari rem yang terkena air lhoo ya kang atau juga ada tikus yang kejepit :-) hhe

Reply

Wah keren, berarti udah jago ngutak ngatik motor ya.. Tikus kejepit udah mati kali ya, hahaha

Reply

Kayaknya motor mas hendra kerja keras terus dipakai tiap hari,kalau saya malah belum pernah ganti dipakai jarak dekat doang sih

Reply

Tiap hari 60km pp pak....

Reply

Post a Comment