Waspada! Uang Mainan Ini sangat Mirip Dengan Aslinya


Sebagai seorang pedagang warungan yang sahamnya tidak pernah tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Ibu dan Bapak saya tentu rutin melakukan beragam transaksi dengan para pembeli. Terkadang karena sibuk melayani beberapa pembeli dalam waktu yang bersamaan, orang tua saya menerima uang dari pembeli tanpa sempat mengecek lebih dulu uang tersebut asli atau tidak. Yah namanya juga usaha warungan, kan tidak mungkin juga pakai money detector (alat pengecek keaslian uang) untuk mengecek satu persatu keaslian uang ketika bertransaksi.


Suatu hari, tanpa sempat mengecek keaslian uang ketika bertransaksi, ada satu lembar uang mainan senilai IDR 5.000 yang diterima Bapak saya. Memang sih nilainya tidak seberapa, tapi kalau dibelikan cendol dapat segelas. Yang kami heran, kok masih ada saja pembeli yang (TEGA NIAN), entah lupa, khilaf, disengaja, tidak disengaja atau memang tidak tau, bertransaksi di warung orang tua saya dan membayar dengan uang mainan. 


Setelah transaksi berlalu cukup lama, Bapak saya kaget bukan kepalang dan hampir shock setelah menemukan uang mainan senilai IDR 5.000 tersebut terselip diantara ratusan lembar uang asli lainnya.

Jika dilihat sepintas, uang mainan ini sangat mirip dengan aslinya, apalagi jika uang mainan ini dilipat. Yang membedakan adalah, pada uang mainan jelas-jelas tertera tulisan "UANG MAINAN" dan warnanya agak gelap serta kertasnya agak sedikit lebih tebal.

Jika dilihat sepintas, sangat mirip bukan??!

Nah bagi Anda seorang pengusaha, entah itu warungan, penjual makanan, toko atau apapun, sebaiknya berhati-hati dan lebih teliti lagi ketika bertransaksi. Karena sepertinya uang mainan ini sudah mulai banyak beredar di masyarakat. Ini sih memang bukan uang palsu, tapi jelas-jelas uang mainan yang bisa saja merugikan orang lain. Hanya saja kenapa sih harus dibuat mirip sedemikian rupa, kan bahaya kalau dimanfaatin sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dan jangan lupa, jika tidak ada alat MONEY DETECTOR, lakukan langkah yang sederhana yang sudah dihimbau oleh Pemerintah tentang cara singkat mengecek keaslian uang, yakni dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). 

Semoga pengalaman "tidak berharga" ini bisa menjadi berharga bagi Anda pembaca blog ini. Semoga bermanfaat.

Share This Article


8 comments:

  1. Dih jahat banget beli pake duit kaya gitu.

    ReplyDelete
  2. Gaswat dong kang, kalau begitu kita harus lebih jeli lagi melihat uang 5 ribuan, jangan sampai ketuker sama uang mainan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kang. Kalau cuma satu sih gak terlalu masalah, nah kalau ada oknum yang dengan sengaja menyebarkan uang mainan untuk digunakan belanja di berbagai tempat, ya wajar aja kalo merugikan orang lain. Sebaiknya lebih jeli lagi ketika bertransaksi kang

      Delete
  3. Untung nemu artikel ini, soalnya saya buka usaha pakaian dan pulsa, yg biasa saya cek hanya uang ratusan dan limapuluhan aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah seharusnya setiap pihak agar lebih teliti lagi sebelum melakukan transaksi dimanapun. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, meskipun cuma 5.000, kan tetap saja namanya uang

      Delete
  4. emang kadang suka keliru antara uang mainan dan asli, karena sangat mirip cuma yang bedain ada tulisan bank mainan itu doang .. tapi kalo dilipet kadang juga suka tidak kelihatan. memang kita semua harus jeli dengan uang palsu...yang lagi marak beredar..

    salam kenal..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup betul banget mba. Sebaiknya kita lebih teliti lagi ketika bertransaksi dimanapun, karena uang mainan ini sangat mirip, apalagi kalau uangnya dilipat, jadi seperti uang asli. Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini. Salam kenal juga.

      Delete