Jalan-Jalan ke KM Zero Resort Sentul, Bogor

Logo KM Zero Resort - Blog Mas Hendra
Awal bulan November 2016, tempat di mana saya bekerja baru saja selesai melaksanakan agenda tahunan, yakni outing atau jalan-jalan. Kegiatan ini memang kerap dilakukan setiap tahunnya guna memberikan refreshing kepada seluruh karyawan agar terlepas dari kepenatan dan kejenuhan.


Konsep outing kali ini bukan hanya sekedar jalan-jalan biasa, tidak seperti tahun sebelumnya (baca artikel : Jalan-Jalan ke Jungle Land, Sentul), namun lebih mengarah ke aktivitas outbound. Istilah outbound sendiri berasal dari kata Outward Bound yang berarti sebuah kegiatan yang dilakukan di alam terbuka (outdoor) dengan melakukan beberapa simulasi permainan yang dilakukan secara individu maupun kelompok.

Tempat outbound yang terbilang cukup menarik adalah KM Zero Resort, yang terletak di Jalan Air Terjun Sentul Paradise, Bojong Koneng, Babakan Madang, Sentul, Bogor, dekat dengan wisata alam Curug Bidadari. KM Zero Resort menawarkan konsep “back to nature” dengan pemandangan terbaik dari Gunung Pancar dan Perbukitan Hambalang, Sentul. Selain itu, KM Zero Resort juga menawarkan penginapan dengan konsep ‘Glamping’ atau Glamour Camping dengan tipe Permanent Camp, Tenda Dome dan juga Bamboo House.

Brosur KM Zero Resort - Blog Mas Hendra
Berbagai fasilitas yang ada di KM Zero Resort, Sentul, Bogor.

Ditunjang dengan berbagai fasilitas lainnya, seperti :

  • Aula Indoor/Aula Utama dengan kapasitas 200 pax
  • Aula Semi Indoor/Aula Bambu dengan kapasitas 90 pax dilengkapi dengan Sound System
  • Kolam Renang
  • Taman
  • Kolam Lumpur
  • Musholla
  • Waroeng Cemal-Cemil (Kantin)
  • Ruang Makan
  • Camping Ground
  • Lapangan Futsal
Jadwal keberangkatan dibagi menjadi dua gelombang, yakni gelombang pertama berangkat pada hari Sabtu, 5 November dan gelombang kedua berangkat pada hari Minggu, 6 November. Saya sendiri kebagian jadwal pada hari pertama.

Seluruh karyawan diharuskan sudah standby di lokasi keberangkatan pada pukul 06.00 pagi di depan Hotel. Namun karena berbagai alasan yang membuat beberapa gelintir karyawan datang terlambat.

Kami menggunakan 3 buah bus Big Bird berukuran besar. Setelah semua persiapan dan karyawan dirasa lengkap, ketiga bus pun berangkat pukul 07.00 lewat secara beriringan dari depan Plaza Indonesia.

Jalur yang kami lewati melalui jalan Jenderal Sudirman, lalu mengarah ke jembatan Semanggi belok ke kiri ke arah Cawang. Lalu masuk ke tol Jagorawi. Meskipun cukup padat, namun tidak ada kemacetan yang berarti pada pagi hari itu.
Bus Memasuki Pintu Tol Jagorawi - Blog Mas Hendra
Bus nomor dua ketika memasuki pintu gerbang Tol Jagorawi.

Bus saling berjalan beriringan tanpa kemacetan yang berarti. Jadi kalau kamu mau liburan ke arah Bogor dan sekitarnya, sebaiknya berangkat pada waktu pagi hari, karena kalau siang hari, jumlah kendaraan meningkat di Tol Jagorawi. Yang menyebabkan kemacetan cukup parah.

Dari tol Jagorawi, bus keluar melalui gerbang tol Sentul Selatan, lalu belok kiri mengarah Sentul City/Sentul Nirwana/Sentul Alaya/Sentul Highlands Golf. Jalur yang dilalui sama persis seperti yang mengarah ke Jungleland, tapi nanti belok ke kiri yang mengarah ke jalan Babakan Madang.
Keluar di Pintu Tol Sentul City - Blog Mas Hendra
Dari Tol Jagorawi, nanti keluarnya di pintu Tol Sentul City ya. 

Peta Menuju Lokasi KM Zero Resort - Blog Mas Hendra
Peta menuju lokasi KM Zero Resort, Sentul, Bogor.

Untuk menuju lokasi KM Zero Resort, setiap kendaraan harus melalui jalanan yang sempit, berbelok dan menanjak. Dibutuhkan skill yang tinggi bagi pengemudi kendaraan besar semacam bus.

Sekitar pukul 08.00, rombongan pun tiba di lokasi. Ketika sampai di lokasi, hal yang pertama saya lakukan adalah mengabari orang rumah, tapi sayangnya, di sini tidak ada sinyal sama sekali, karena dikelilingi oleh pegunungan dan pepohonan besar. Berhubung tidak ada sinyal, sebaiknya matikan smartphone atau atur smartphone ke mode offline agar baterai tidak terkuras habis.

Sebelum acara dimulai, seluruh rombongan pun berkumpul di sebuah aula untuk mendengarkan wejangan dari ketua panitia rombongan dan dilakukan pengabsenan ulang.

Seluruh acara atau permainan, akan dipandu oleh tim dari KM Zero. Jadi semua rombongan diwajibkan untuk mengikuti setiap permainan. Namun bagi yang sedang sakit atau tidak kuat, diharapkan lapor kepada tim KM Zero untuk tidak mengikuti kegiatan ini.

Sekitar pukul 09.00, seluruh rombongan melakukan kegiatan yang pertama, yakni senam sebagai bentuk pemanasan tubuh sebelum memulai permainan. Gerakan senam pun ada yang mudah dan sulit. Namun kami menikmatinya, meskipun gerakannya tidak beraturan dan amburadul, hahaha.. Yang penting gerak.

Meskipun banyak pepohonan, namun di sini cukup panas guys, karena berada di area terbuka, jadi sebaiknya sediakan topi atau baju lengan panjang. Dan jangan lupa banyak minum, biar tidak dehidrasi.
Pepohonan yang Tinggi Namun Tetap Panas - Blog Mas Hendra
Suasananya gersang dan panas, meskipun banyak pepohonan tinggi.

Setelah kegiatan senam selesai, kami membuat sebuah lingkaran besar. Di sini ada sebuah permainan kecil yang mengajak otak kita untuk dapat berkonsentrasi. Namun tidak sedikit juga yang konsentrasinya terganggu, akibatnya salah dalam menjalankan instruksi yang sudah diberikan dan hukuman pun dijatuhkan.

Lalu kegiatan berikutnya adalah membentuk kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari 10 orang. Kelompok kecil ini dibentuk secara acak, jadi tidak boleh memilih anggotanya. Hal ini dilakukan agar setiap peserta dapat lebih saling mengenal teman yang lainnya. Saya kebagian jatah kelompok 8 dengan nama ‘Jamblang’. Jangan tanyakan apa filosofinya, pemilihan nama ini keluar begitu saja.

Sebelum melanjutkan ke permainan berikutnya, kami mengisi perut dulu dong alias coffee break. Camilan singkong rebus dan pisang rebus menjadi menu sehat pagi ini. Ditambah lagi teh manis dan jahe hangat, menambah harmonis suasana.

Setelah perut terisi, kami pun melanjutkan kegiatan berikutnya, yakni flying fox dan paint ball. Untuk mempersingkat waktu, masing-masing dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1-5 bermain paint ball, sisanya bermain flying fox.

Flying fox di sini tidak terlalu tinggi dan jaraknya sangat pendek. Meski begitu, saya tidak naik flying fox, karena memberikan kesempatan kepada yang lainnya untuk mencobanya.

Lalu ada juga permainan paintball. Paint ball merupakan permainan tembak menembak yang dilakukan dengan menggunakan peluru mainan. Tapi jangan salah guys, meski peluru mainan, kalau terkena badan, rasanya makjleb sakit dan merah.

Setiap peserta paintball diwajibkan memakai helm pelindung wajah dan kepala, lalu memakai seragam loreng dan menggunakan senjata yang sudah diisi peluru.

Luas area bermain paintball ini terbilang kecil dan sederhana. Jarak antar dua kelompok hanya dibatasi sekat yang terbuat dari terpal. Meski begitu, tidak mengurangi rasa puas bermain kami.
Bersiap Bermain Paintball - Blog Mas Hendra
 Sebelum bermain Paintball, setiap peserta diwajibkan memakai perlengkapan demi keselamatan.

Persiapan Sebelum Bermain Paintball - Blog Mas Hendra
Wefie dulu sebelum bermain Paintball.

Menjelang Dzuhur, kami pun beristirahat untuk makan siang dan melaksanakan sholat. Sudah disediakan sebuah Musholla dekat ruang makan. Di dalamnya disediakan pula mukena dan kain sarung.

Pada pukul 13.15, seluruh rombongan berkumpul lagi untuk melanjutkan kegiatan sesi berikutnya, yakni permainan team building, dan terakhir pembagian hadiah.

Dalam permainan team building ini, masing-masing anggota tim dituntut untuk dapat saling bekerjasama, mulai dari menyusun strategi, memecahkan permasalahan yang dihadapi hingga mencari jalan keluar dari setiap tantangan yang diberikan, agar target atau tujuan yang diinginkan dapat tercapai.

Ada sekitar 5 jenis permainan strategi yang harus kami lakukan. Tim yang dapat mengumpulkan poin terbanyak, itulah yang keluar sebagai pemenangnya.

Sekitar pukul 15.00, seluruh permainan sudah selesai kami mainkan. Sekarang tinggal menunggu pengumuman pemenangnya, meski pada hakikatnya tidak ada yang menang dan kalah, semuanya hanya untuk bersenang-senang saja.

Tim saya sendiri berhasil mendapatkan juara ke-3 not bad lah, artinya upaya dan kerja keras kami tidak sia-sia. Adapun isi hadiahnya berupa makanan ringan yang dibagikan kepada seluruh anggota tim.

Setelah proses pembagian hadiah selesai, selanjutnya sesi penutupan, yakni ucapan terimakasih dari manajemen dan sesi foto seluruh peserta outing.

Pukul 16.00, seluruh rombongan kembali naik ke bus masing-masing untuk kembali lagi ke Hotel. Ada juga beberapa karyawan yang memilih membawa kendaraan pribadi.

Alhamdulillah, perjalanan pulang ke Jakarta tidak menemui kendala yang berarti. Jalanan yang mengarah ke Jakarta pun tidak macet, terutama di dalam tol Jagorawi, karena memang justru yang mengarah ke Bogor (Puncak) mengalami kemacetan parah. Beruntung banget dah berangkatnya hari Sabtu, coba kalau hari Minggu, pasti perjalanan pulang ke Jakarta akan terjebak macet, karena berbarengan dengan arus kendaraan dari arah Bogor (Puncak) menuju ke Jakarta.

Semoga bermanfaat.

*FOTO-FOTO YANG LEBIH SERU AKAN DISHARE MENYUSUL YA GUYS!!





Share This Article


6 comments:

  1. Saya pernah sekali doang ke Sentul mas, itu juga udah lama bngt, sekarang pastinya udah berubah yah....

    ReplyDelete
  2. Flying fox bukanny rubah terbang bang
    Kok rubah bisa terbag bang
    Hmmm kenapa g naik? Takut y hahaha

    ReplyDelete
  3. kakak saya kerjaanyya seperti ini nih, bikin training yg ada game outbound nya seperti paintball, flying fox dll :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah berarti pengalamanmya sudah kemana-mana ya teh...

      Delete