Bahasa Jawa Dibuat Text to Speech oleh Google?

http://www.blogmashendra.com/2016/05/bahasa-jawa-dibuat-text-to-speech-oleh.html
Picture : Googleplay 

Untuk membentuk model bahasa yang lebih baik bagi orang Indonesia, yang kerap menggunakan produk-produk Google, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) akan bekerja sama dengan Google Project Unison. Project Unison merupakan proyek penelitian Google untuk membuat suara text-to-speech dengan lebih cepat, efisien dan murah untuk bahasa dengan sumber daya terbatas.

Nantinya rekaman audio penutur bahasa Jawa di Yogyakarta akan digabungkan guna membuat suara berbahasa Jawa untuk ponsel Android selama beberapa pekan ke depan.

Masukan suara (voice input) pada ponsel akan memungkinkan digunakan penutur dalam bahasa Jawa dan juga dapat mendengarkan ponsel membacakan kembali teks ke dalam bahasa Jawa (text to speech).


Untuk lebih mengembangkan budaya Jawa di Internet, setidaknya sekitar 80 juta penutur bahasa Jawa di Indonesia akan dapat saling berinteraksi dengan ponsel mereka secara lebih alami.

Sebelumnya, dikarenakan membutuhkan dana yang tidak sedikit dan juga karena besarnya data audio yang dibutuhkan, maka proses untuk membuat suara text to speech (TTS) yang cukup layak untuk Bahasa dengan sumber daya terbatas sulit dilakukan.

Menurut informasi, dengan menggunakan perangkat seharga 2000 dollar AS (berupa komputer, USB converter dan preamplifier), google kini telah mampu mengumpulkan sampel suara. Sebuah proyek yang sama dalam bahasa Bengali (sekitar 210 juta penutur) telah dirampungkan oleh tim di Google, dan juga telah berhasil menambahkan opsi text-to-speech dalam bahasa Bengali di ponsel Android.

Mulai awal Mei 2016, akan disediakan ruangan serta peserta pengumpulan data suara oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM. Guna mendukung penelitian dan pengembangan, Google juga akan bekerja sama dengan Universitas Reykjavik untuk Bahasa dengan sumber daya terbatas dalam usaha untuk memasukkan lebih banyak bahasa ke online dan membuat alat yang tersedia melalui sumber terbuka (open source).

Selama berada di UGM, pengembang lokal serta mahasiswa akan diajarkan oleh peneliti Google tentang cara menggunakan teknologi dan data Google yang dapat diakses secara terbuka. Tidak itu saja, peneliti Google juga akan mengajak banyak orang dari berbagai penjuru Indonesia untuk mengikuti lokakarya teknik.

Dalam kurun waktu beberapa minggu ke depan, data suara berbahasa Jawa yang dikumpulkan, nantinya dapat diakses secara terbuka. Sehingga teknologi berbahasa Jawa sendiri dapat dikembangkan oleh pengembang maupun peneliti di kampus-kampus di Indonesia.

Mari kita dukung teknologi ini untuk melestarikan budaya bahasa Jawa serta mengenalkan bahasa Jawa.


Semoga bermanfaat.

6 comments

Makasih sudah mampir di blog

Reply

infonya cukup menarik juga mas :)

Reply

Terimakasih juga sudah mampir di blog saya

Reply

sangat mendukung sekali nih...

Reply

Iya nih Google pengertian banget ya bagi orang Jawa

Reply

Post a Comment