Pisang Cavendish, Teman Setia Untuk Aktivitas Harianku


Satu hal yang membuat saya bangga dan bersyukur menjadi orang Indonesia adalah kekayaan alamnya yang sangat beraneka ragam. Mulai dari pulau Sabang sampai Merauke, tanah Indonesia tumbuh subur dengan beraneka macam tanaman serta rempah-rempahnya yang sangat terkenal di seluruh dunia. Tidak heran jika ada ungkapan yang mengatakan bahwa, "Tanah kita tanah surga, tongkat, kayu dan batu jadi tanaman"


Rasa bangga saya tidak berhenti sampai disitu saja. Apresiasi tinggi juga saya sampaikan kepada para  petani yang sudah bersusah payah, berpanas-panasan, bermandi keringat mengolah berbagai potensi pangan menjadi penganan yang siap saji diatas meja makan. Melalui keahlian mereka di bidang agraris, mampu menghasilkan kekayaan alam yang begitu luar biasa, bahkan dikenal hingga ke berbagai mancanegara.

Salah satu produk buah-buahan yang sudah tidak asing dan tentunya sering kita dengar adalah Sunpride. Pada awalnya saya mengira jika Sunpride adalah produk asing yang memproduksi buah pisang saja. Ternyata dugaan saya salah. Sunpride merupakan produk asli putra bangsa yang memproduksi serta menjadi distributor buah-buahan tropis di Indonesia, mulai dari nanas, jambu, pisang, pepaya, melon dan jeruk.
Saya akan sedikit bercerita singkat tentang sepak terjang dari Sunpride. PT Sewu Segar Nusantara selaku pemilik merk dagang Sunpride telah berdiri sejak tahun 1995 sebagai anggota dari kelompok investasi unggulan Gunung Sewu Kencana yang memiliki keahlian yang luas di beberapa bidang, yaitu agribisnis, asuransi jiwa, barang-barang konsumen, makanan, sumber daya alam, teknologi informasi hingga properti.

PT Sewu Segar Nusantara memfokuskan diri pada distribusi dan pemasaran buah lokal yang bekerjasama dengan Nusantara Tropical Farm (NTF) untuk menghasilkan beberapa buah lokal yang ditanam di daerah Lampung diatas lahan seluas 3500Ha, yakni Nanas Honi, Guava Crystal, Buah Naga, Papaya dan Pisang Cavendish.
Oh iya mungkin kalian bertanya-tanya, apa sih pisang Cavendish itu?. Pisang Cavendish adalah jenis pisang tropis yang sudah terkenal di dunia. Kalau di Indonesia biasa disebut juga Pisang Ambon Putih. 


Pisang Cavendish dikembangbiakan dengan menggunakan metode kultur jaringan. Salah satu keunggulan bibit pisang yang dikembangbiakan dengan menggunakan metode ini dibanding dengan metode anakan adalah bibit kultur jaringan terbebas dari penyakit, seperti layu moko akibat Pseudomonas Solanacearum dan layu panama akibat Fusarium Oxyporum Cubense.

Banyak yang mengira jika pisang Cavendish adalah pisang import, hal ini wajar mengingat kulit pisang yang sangat mulus dan berwarna kuning cerah, rasanya lezat dan pastinya banyak manfaatnya. Tapi ternyata pisang Cavendish murni diolah oleh putra bangsa. 

Pisang Cavendish Sunpride ditanam di kebun milik Group Gunung Sewu yang berlokasi di Lampung. Kulitnya yang mulus, dikarenakan perawatan yang maksimal, mulai dari pemilihan bibit hingga proses pengemasannya. 

Oh iya guys, pisang Cavendish Sunpride ini juga sudah mendapatkan sertifikat dari PT SUCOFINDO (Superintending Company of Indonesia) loh. Sucofindo merupakan sebuah BUMN yang bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian dan pengkajian. Dalam hal ini, pisang Cavendish Sunpride sudah lulus ujian dan bebas dari residu (sisa atau limbah yang tertinggal dalam proses kimia tertentu) dan logam metal yang dapat membahayakan tubuh.
Bagi kalian yang penasaran bagaimana cara pemilihan bibit, pengolahan sampai proses pengemasan, berikut adalah video yang diunggah ke YouTube oleh Eko Nurhuda yang mendatangi langsung ke lokasi Sunpride yang berada di Lampung :

Gimana guys, sudah lihat videonya belum? Di dalam video tersebut terlihat dengan jelas bagaimana Sunpride mengolah pisang dengan sangat baik. Ketika musim panen, bertandan-tandan pisang dibungkus dengan kertas agar tetap terjaga kualitasnya serta terhindar dari serangan hama maupun serangga. Tidak hanya buah pisang, seluruh buah-buahan pun diperlakukan sama.

Setelah seluruh pisang dikumpulkan di dalam satu ruangan yang sangat besar, pisang dicuci hingga bersih. Lalu pisang diberi label dan dibungkus dengan menggunakan plastik. Dan pisang Cavendish siap untuk dipasarkan.

Pisang Cavendish Sunpride memiliki beberapa jenis yang dijual di pasar, yakni : Cluster, Finger dan Single. Cavendish Cluster memiliki 3-8 fingers, Cavendish Finger terdiri dari 1-2 fingers dan Cavendish single hanya ada 1 finger yang dikemas dengan menggunakan plastik khusus yang diberi lubang agar bisa menjaga suhu buah dan tidak menyebabkan jamur. 

Tidak hanya memproduksi pisang Cavendish saja, PT Sewu Segar Nusantara bekerjasama dengan petani lokal di Jawa Tengah juga memproduksi Honey Melon, Golden Melon, Rock Melon dan Jeruk Baby.

Perkenalan saya dengan produk Sunpride, khususnya pisang Cavendish, terbilang cukup unik. Sekitar dua tahun yang lalu, saya sering mengalami kesemutan dan kram. Tanpa rasa belas kasihan, kedua penyakit ini selalu hadir di tengah-tengah rutinitas yang saya lakukan. Saya khawatir kalau hal ini dibiarkan berlarut-larut, akan mengganggu rutinitas sehari-hari dan parahnya lagi akan berdampak pada penyakit yang lebih serius, seperti kerusakan sel saraf atau disebut juga neuropati periferal.

Gejala kesemutan terkadang muncul sewaktu mengendarai motor. Hal ini tentu saja sangat mengganggu, apalagi rasa kesemutan membuat tangan kanan terasa kebas, saya jadi cukup kesulitan sewaktu mau menarik tuas rem, karena tangan terasa kaku.

Solusinya biasanya saya lemaskan tangan dengan cara meluruskan ke bawah. Jadi kalau kalian lihat pengendara motor lagi meluruskan tangannya ke bawah, mungkin saja dia lagi kesemutan, hehehe...

Selain mengendarai motor, gejala kesemutan juga selalu muncul sewaktu saya duduk dengan posisi kedua kaki bersila ketika mendengar khutbah Jum'atan. Apakah penderitaan cukup sampai disitu saja?? No guys, terkadang, pada waktu tidur, jari kaki saya juga sering kram. Rasanya jari kaki seperti menyatu dan kaku. Alhasil untuk menghilangkannya, biasanya saya lakukan gerakan stretching pada jari kaki, ya lumayan rasa kram hilang perlahan, walau terkadang suka muncul lagi.

Kesemutan atau dalam bahasa medis disebut parestesia terjadi karena ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu cukup lama. Akibatnya, membuat pasokan darah menuju saraf di daerah tersebut menjadi terhambat. Kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya kalau kita membebaskan area yang kesemutan tadi dari tekanan. Misalnya nih guys, meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih. Dengan begini aliran darah akan lancar kembali.

Selain karena tekanan, penyebab lainnya adalah karena penyakit Raynaud. Raynaud adalah suatu kondisi yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jari-jari tangan, jari kaki, telingan dan ujung hidung. Kondisi ini biasanya terjadi karena paparan suhu dingin.

Berhubung kesemutan yang saya alami masih bisa dihilangkan dengan cara membebaskan area yang tertekan, maka masih dapat dicegah sebelum bertambah parah. Berbeda dengan kesemutan berkepanjangan, dimana seseorang akan merasakan sering kesemutan dan disertai dengan rasa nyeri, gatal dan mati rasa. Kalau sudah pada tahapan ini, sebaiknya segera memeriksakan diri.

Selain itu, seseorang yang kekurangan zat kalium, lebih cenderung sering terkena berbagai penyakit yang berhubungan dengan otot dan saraf, salah satunya adalah kesemutan atau kram.

Kalium merupakan elektrolit yang sangat penting untuk fungsi saraf dan otot, terutama otot jantung. Kalium juga berperan sebagai pengatur tekanan darah, serta menjaga fungsi otot dan pencernaan yang normal.

Ada beberapa gejala yang muncul jika kadar kalium di dalam tubuh kurang atau berada di bawah batas normal :

๐Ÿ‘‰ Kram perut dan sembelit
๐Ÿ‘‰ Kelelahan, serta kram di otot lengan dan kaki
๐Ÿ‘‰ Mual, kembung dan muntah
๐Ÿ‘‰ Kesemutan dan mati rasa
๐Ÿ‘‰ Jantung berdebar atau palpitasi
๐Ÿ‘‰ Pingsan saat kekanan darah rendah
๐Ÿ‘‰ Sering buang air kecil dan merasa haus
๐Ÿ‘‰ Gangguan psikologis, seperti depresi, bingung atau berhalusinasi

Itulah sebabnya mengapa orang yang sering kesemutan dan juga kram, biasanya disarankan untuk banyak mengonsumsi buah pisang, karena kandungan kalium paling banyak ditemukan pada buah pisang (400mg per 100g).

Tidak hanya baik untuk melindungi sel saraf, pisang juga memiliki segudang manfaat lainnya yang sangat baik untuk tubuh. Silahkan lihat infografisnya berikut ini :



Kalau belum parah banget, biasanya saya lebih memilih untuk mencegah dengan mengonsumsi tanaman herbal atau buah-buahan. Kan mencegah itu lebih baik daripada mengobati. 

Semenjak sering kesemutan, saya mulai rutin mengonsumsi buah pisang Cavendish. Yang tadinya jarang beli pisang, sekarang jadi rajin makan pisang. Saya kurang begitu suka dengan pisang yang warna kulitnya kecoklatan dan agak bonyok. Rasanya kayak gimana gitu. Makanya saya lebih memilih membeli pisang Cavendish merk Sunpride di supermarket. Buahnya lebih fresh, sesuai dengan slogannya "FRESH EVERYDAY".
Rasa pisang Cavendish Sunpride ini agak berbeda dari pisang biasa yang saya beli di pinggir jalan. Rasanya lebih manis, tekstur buahnya lebih padat, warna daging buahnya putih banget dan mulus serta kulitnya lebih tebal. Buahnya juga kelihatan lebih fresh. Pokoknya bedalah. Apalagi kalau ditaro di dalam kulkas, tambah mantap, dingin-dingin empuk. Ya wajar saja sih kalau rasanya lebih mantap, kan pengolahannya dilakukan dengan sangat baik dan terjaga.

Biasanya saya makan pisang Cavendish sebelum memulai aktivitas, yakni setelah sarapan dan sebelum makan siang. Tapi kalau mau dijadikan sebagai menu sarapan, biasanya saya sajikan pisang Cavendish bersama dengan Quaker Oats dan susu segar. Hmmmm, rasanya sangat lezat, apalagi diguyur dengan susu segar dingin. Tidak perlu menambahkan gula, karena pisang Cavendish sendiri sudah manis. Atau kalau mau pakai gula bisa disesuaikan takarannya, asal jangan terlalu manis ya guys.

Selain itu, biasanya saya juga mencampur pisang Cavendish dengan buah-buahan lainnya, salah satunya paling sering mencampur pisang Cavendish dengan pepaya California Sunpride. Buah pepayanya berwarna merah dan rasanya juga manis banget.
Kini untuk menjaga kesehatan tubuh, khususnya untuk melindungi dan menjaga sel saraf agar gejala kesemutan dan kram tidak kumat lagi, saya selalu menyempatkan untuk makan buah pisang Cavendish sebagai mood booster untuk menunjang aktivitas saya sehari-hari. Saat ini pisang Cavendish memang seperti sudah menjadi teman setia yang selalu menemani aktivitas harian saya.

Jadi mulai sekarang jangan ragu untuk makan pisang Cavendish ya guys, karena manfaatnya yang sangat luar biasa bagi tubuh. Yakin masih gak mau makan pisang?? Rugi loh. Pisang Pasti Sunpride!!!


๐Ÿ’œ YUK MULAI SAAT INI RAJIN MAKAN BUAH-BUAHAN NUSANTARA ๐Ÿ’œ

Semoga bermanfaat.



Referensi :

sunpride.co.id
alodokter.com

22 comments

Wah mass, saya jadi pengeen makan pisang cavendish. Makanan sehat ya mas, kaya serat dan nutrisi buat tubuh :D

Makan lah mba, enak loh, pastinya lezat dan bergizi

makan 1 buah aja udah kenyang nih, pas sebelum sarapan saat ke kampus hehe

YUP. Sifat buah pisang itu mengenyangkan bro, apalagi makan sesisir ya

jujur aku ketagihan makan pisang sunpride, rasanya enak dan bergizi jg

Pastinya sob... Lanjutkan terus kebiasaan baik ini kepada anak cucu kita sob

Sering motoran juga suamiku dlu d jkt..alhasil sering kesemutan..mngkin jg karena dia gak suka sama pisang..memang harus dipaksakan setiap hari kita konsumsi buah. Gudlak mas hendra..semoga selalu sehat makan buah2an sunpride

Saya juga suka pisang mas tapi biasanya beli pisang lampung yang harganya murah meriah 5000 perak dapat sesisir

Makan pisang Cavendish semakin sehat ya mba. Wah asik nih bisa berkreasi dengan aneka buah-buahan :)

Pisang pisang,๐Ÿ˜setuju sama ulasan nya mas hendara.

Betul dong mba, biar vitaminnya tambah banyak...

Pisang apa aja ya mas. Tapi cobain yang Cavendish mas, rasanya beda loh

Aaamiin makasih mba Lingga. Semoga sehat selalu juga.

Iya nih, kayaknya kekurangan zat kalium, gak enak banget kalo pas lagi dengerin khutbah Jumรกtan, kaki gonta ganti silang, kadang selonjoran biar kesemutannya hilang... Makanya digempur makan pisang Cavendish dari dulu

Dulu saya juga mengira kirain pisang ini buah import. Karena penampilannya bersih dan pengemasanya rapi. Tidak seperti buahvlokal yang semrawut dan terkesan jorok.

Sama bang, saya pikir juga begitu, eh ternyata lokal. Namanya juga Sunpride, agak asing kedengerannya. That's right dude...

Saya sering beli pisang Sunpride tapi gak tau jenis pisangnya,, lah wong pabriknya aja deket pabrik saya hihihi

banyak juga manfaatnya ya. oia pisang itu kayanya yg bikin saya kaget pas bayarnya itu lo. g biasa.

Banyak banget mang. Bayar apaan mang??

Wah enak dong, bisa langsung berkunjung ke pabriknya...

Yang suka makan pisang, boleh maen ke kampung saya di bogor, saya.. eh, bapa saya punya banyak pohon pisang, tapi bukan pisang cavendish hanya pisang kampung, hehee..

Hahaha, gak apa-apa kang, yang penting judulnya buah pisang, lezat


EmoticonEmoticon