Ikan Cupang Lebih Suka Makan Nyamuk Ketimbang Lalat

Ikan Cupang Nabil - Blog Mas Hendra

Di Indonesia, ada dua jenis hewan yang biasanya dijual di sekitar sekolah SD. Keong dan ikan hias. Entah dilihat dari sudut pandang sebelah mana, namun keduanya sama-sama memilik daya tarik tersendiri serta daya magnet yang sangat kuat bagi anak-anak. Keong dengan cangkangnya yang sudah dihias dan diberi warna sedemikian rupa, serta tidak lupa dengan rumah tinggalnya yang imut. Deretan ikan hias yang sebagian ditaruh di dalam plastik bening dan sebagian lagi di dalam wadah gelas. Dan keduanya memiliki nilai jual yang ekonomis yang cukup laris manis.


Termasuk anak pertama saya yang kali ini lebih tertarik untuk membeli ikan cupang, ketimbang keong full colour. Saya juga tidak begitu paham, ikan cupang yang dibeli anak saya ini usianya berapa, hobinya apa, jenis kelaminnya apa, yang penting anak saya tertarik!!

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar, sama dengan ikan mas. Jadi sangat mudah untuk merawat ikan-ikan hias tersebut.

Permasalahan baru pun muncul. Sebenarnya sih bukan masalah besar, hanya saja saya belum punya aquarium untuk menaruh ikan cupang itu. Setiap kali membeli ikan, saya selalu menaruhnya di dalam wadah plastik berukuran besar bekas cookies atau ice cream, hahaha… 

Sebelumnya memang sudah beberapa kali pernah membeli ikan hias, mulai dari ikan mas dan ikan cupang. Diam-diam saya amati, ternyata ikan mas koki cenderung lebih cepat mati ketimbang ikan cupang. Daya tahannya sangat lemah, tidak sekuat ikan cupang. Terus terang, saya memang tidak begitu hobi pada ikan, makanya saya tidak punya aquarium dan memberikan pakan ikan seadanya. 

Baca juga artikel menarik lainnya : Lagi! Pencitraan Dilakukan Oleh Seekor Kucing

Pernah suatu hari, setelah berhasil memukul mati seekor lalat berjenggot yang masih terduga teroris, saya pun berinisiatif memberikan bangkai lalat tersebut ke ikan cupang yang saya beli. Namun apa yang terjadi guys?? Ternyata ikan cupang sama sekali tidak mau memakannya. Awalnya saya berpikir kalau ia lagi program diet. Tapi dugaan saya meleset, karena sewaktu saya memberikan beberapa ekor bangkai nyamuk, si ikan cupang tersebut langsung memakannya dengan lahap. Ternyata ikan cupang lebih suka nyamuk ketimbang lalat.

Ini nih penampakan ikan cupang lagi makan nyamuk... nomnom!!! 😙


Semoga bermanfaat. 


12 comments

Wah, ternyata lebih suka nyamuk ya.
Aku sendiri blm pernah memeliharanya sih, tapi tman2 dulu banyak yg memeliharanya bahkan sampe di adukan dg cupang2 milih orang lain..

Reply

Saya sudah beberapa kali memelihara ikan cupang, baru sekarang nulis artikel nya mas. Asyik juga sih, setiap dapat nyamuk, langsung ta kasihin ke ikannya, biar kenyang nggak kelaparan.... Hehehe. Saya sih cuma melihara aja, nggak diadu, kasian bro

Reply

Nah itu mas, aku juga kasihan kalau ngeliat orang banyak yg ngadu2in cupang..

wah jadi selain tidak mengganggu itu si nyamuk, mending buat makan si cupang ya.. hehe

Reply

Kurang kerjaan ya orang yang ngadu hewan.

Yup!! Nyamuk nya buat makan ikan cupang aja mas...

Reply

Berarti kalau entar memelihara ikan cupang, jangan sampai salah menepuk, tepuklah nyamuk bukan lalat ya mas hendra hehehehehe... soalnya bangkai nyamuk bakalan dicapluk sama ikan cupang, tapi kalau bangkai lalat seolah-olah ikan cupangnya lagi diet hehehehehe... :D

Reply

Hahaha, masa bisa salah nepuk kang... Lagian lalat mah susah ditangkepnya, kalo nyamuk gampang.

Reply

Ikan cupangnya lebih suka nyamuk ketimbang lalat?
Suka kok malah nyamuknya dimakan
Seharusnya kalo ikan cupangnya suka sama nyamuk, mereka jadian
Trus nikah punya anak

Reply

Ikan cupang sih ikan yang cocok untuk dipelihara panjang umur sih cuma ya 1 tempat satu ikan.Mungkin lalatnya kegedean mas jadi susah nelennya

Reply

Hahaha, bisa jadi, bisa jadi

Reply

kalo saya memelihara ikan cupang kenapa ya ko jadi slalu cepet mati, padahal makanan suka di kasih layer+jentik nyamuk,, info nya dong mass??

Reply

Ini berdasar pengalaman saya saja, rajin-rajinlah membersihkan tempat ikannya. Kalo masih mati juga, berarti memang sudah ajalnya mas Ikhsan

Reply

Post a Comment