Mitos Atau Fakta? Jantung Berhenti Ketika Kita Bersin. Ini Jawabannya!

Jantung Akan Berhenti Ketika Bersin. Mitos Atau Fakta? - Blog Mas Hendra

Pernah ada yang denger nggak, kalau saat kita bersin, maka jantung kita akan berhenti berdetak sebentar. Mungkin bagi sebagian orang ada yang menganggap pernyataan ini hanya mitos belaka atau bahkan ada juga yang membenarkannya. Nah kalau kalian ragu, melalui artikel ini akan dibahas mengenai kebenaran dari pernyataan tersebut.

Tapi sebelum kita membahas lebih jauh apakah pernyataan ini mitos atau fakta, yuk kita lihat dulu apa itu bersin dan bagaimana prosesnya hingga kita bisa bersin. Seperti dikutip dari merdeka.com, bersin merupakan salah satu respon alami yang terjadi di tubuh kita. Saat kalian bersin, awalnya ada rasa sensasi menggelitik pada bagian hidung. Selanjutnya ujung saraf akan mengirimkan sinyal ke otak, hal ini menandakan adanya sesuatu yang mengganggu di jalan napas.

Otak kemudian mengirimkan sinyal pada tubuh untuk segera mengeluarkannya. Setelah itu tubuh bereaksi dengan bersiap mengambil napas dalam dan menekan otot dada. Tekanan ini meningkat pada bagian paru-paru, mata pun tertutup dan taraaaaa, kalian pun bersin. HATCCHIII.. (bukan nama anjing ya) 😊

Saat kita bersin, terdapat tekanan besar pada dada yang mampu mengubah aliran darah. Secara otomatis, hal ini akan mengubah detak jantung, membuatnya melambat sedikit. Nah setelah kita bersin, detak jantung biasanya terasa lebih keras. Karena itulah banyak orang yang percaya bahwa saat bersin jantung akan berhenti sejenak.

Jadi intinya adalah jantung kalian nggak akan berhenti berdetak, hanya saja ia sempat melambat sedikit saja, lalu akan kembali normal lagi seperti sedia kala.

Lalu mengapa kita bisa bersin? Penyebabnya sih banyak, seperti debu, iritasi, bubuk atau serbuk, udara yang dingin dan paparan sinar matahari. Bersin itu sehat loh, buktinya ketika kalian bersin, ia akan membantu untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke hidung. Kalau sampai nggak dikeluarkan, justru akan menyebabkan masalah pernapasan di kemudian hari.

Tapi jangan salah guys, bersin-bersin terkadang juga merupakan suatu gejala dari penyakit lain. Jadi kalau kalian terlalu sering bersin dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Nah kesimpulannya adalah bersin hanya memperlambat detak jantung, bukan membuatnya berhenti. Jadi ini hanya mitos yang kebenarannya nggak bisa dibuktikan secara ilmiah. 


Semoga bermanfaat.

14 comments

Hal lain tentang bersin selain jantung berhenti sejenak adalah..merem/tutup mata waktu bersin. :D

wah kalau memang benar jantung berhenti, apa ngak gawat jadinya ya mas

kalau memang bersin bikin jantung berhenti, berarti kita sudah mati suri ratusan kali dong ya, hihi. nice artikel mas hendra.

Betul mas, soalnya kalo mata dipaksakan melotot saat bersin, itu katanya bisa loncat loh, mau nyobain gak??

Nah itu dia pak, kan kita bisa kolaps kalo jantung berhenti, walau sejenak, pasti panik luar biasa...

Nah, cerdas iki. Makasih juga sudah berkunjung mba DudukPalingDepan

Apalagi yang bersin berkali-kali gak pake pause mas, itu antara nikmat sama takut berhenti beneran jantungnya *kalau percaya mitos. Hehe..

Iya ya, nantinya malah takut kalo bersin berkali-kali ya...

kalau gagal bersin perasaan jelek banget ya mas hendra

Kalo lagi sendiri sih gak masalah, nah kalo pas lagi di depan banyak orang, itu yang bikin kita down sedownnya, hehehe

berarti bersin nya jangan lama2
ntr bernti nya lama

secantik apapun akan terlihat gimana gt klo bersin y mang

Makanya kalo bersin jangan sampe keliatan orang, hehehe

Kalo bersinnya lama dan banyak, biasanya ada masalah pada kesehatannya mas, makanya segera periksa ke dokter


EmoticonEmoticon