Mau Sehat dan Cerdas? Yuk Makan Ayam dan Telur

Alam beserta isinya tidaklah Tuhan ciptakan melainkan untuk kebaikan dan kesejahteraan umat manusia. Semua yang ada di alam ini memiliki manfaat yang baik bagi kelangsungan hidup manusia. Sebut saja matahari, air, udara, hewan dan tumbuhan, semuanya diciptakan untuk memberikan manfaat serta kebaikan bagi kita.


Satu dari sekian banyak nikmat yang patut kita syukuri adalah ayam. Hewan satu ini memilki banyak manfaat yang dapat kita nikmati. Mulai dari dagingnya bisa diolah ke berbagai menu makanan lezat dan sehat. Lalu bulunya bisa diolah dan dibuat sebuah kemoceng yang bermanfaat untuk membersihkan debu dan kotoran. Lalu telurnya dapat dimakan dan memiliki segudang manfaat bagi tubuh.
Berbicara masalah ayam dan telur, tahukah Anda, bahwa tidak lama lagi, akan diperingati sebagai Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) atau World Egg Day (WED) yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober. Untuk tahun 2017, akan diselenggarakan di Jakarta.

Hari Ayam dan Telur Nasional kali pertama dicanangkan pada tanggal 15 Oktober 2011 di sebuah acara festival ayam dan telur oleh Menteri Pertanian kala itu, Dr. Ir. Suswono, MA bertempat di Senayan, Jakarta.


Di sisi lain, pada tahun 1996, konferensi International Egg Commission (IEC) mencanangkan World Egg Day (WED) di Wina, Austria. IEC menetapkan Hari Telur Sedunia jatuh setiap minggu kedua pada bulan Oktober di hari Jum'at. Jadi setiap tahunnya tanggal peringatan World Egg Day berbeda-beda. Di tahun 2017 ini jatuh pada hari Jum'at, 13 Oktober 2017.

Di Indonesia sendiri, sejak tahun 2000-an, sebuah organisasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia, selanjutnya disebut Pinsar Indonesia mulai menggagas peringatan World Egg Day. Kemudian pada tahun 2011 ditetapkan peringatan World Egg Day sekaligus dalam acara Hari Ayam dan Telur Nasional. Sejak tahun 2016, IEC mengakui acara HATN sebagai bagian dari World Egg Day.

Rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya mengonsumsi daging ayam dan telur, mendorong PINSAR Indonesia gencar mengkampanyekan masyarakat untuk rutin mengonsumsi daging ayam dan telur. Pinsar Indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 1990.

Pinsar Indonesia merupakan sebuah wadah atau organisasi untuk menghimpun, menampung aspirasi dan kepentingan masyarakat perihal perunggasan. Sehingga mampu membangun dunia perunggasan yang lebih maju, tangguh dan efisien yang dapat diandalkan untuk menyediakan protein hewani, meningkatkan kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat serta meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Pasalnya, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang belum menyadari bahwa telur dan daging ayam merupakan sumber protein yang dapat diperoleh dengan harga terjangkau. Berdasarkan data dari pemerintah, masyarakat Indonesia hanya mengonsumsi 100 butir telur per orang per tahun. Angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan masyarakat Indonesia yang mengonsumsi rokok hingga mencapai angka 1.100 batang per orang per tahun. Jika kita mau membandingkan, harga sebutir telur itu kurang lebih harganya sama dengan sebatang rokok.

Bahkan seorang wartawan RCTI pernah mewawancarai seorang lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ojek di Jakarta. Dengan penghasilan mencapai Rp. 60.000 per hari, tukang ojek tersebut membeli rokok 6 batang per hari, dan jarang membeli daging ayam dan telur. Berikut adalah video cuplikan wawancara tersebut :


Berdasarkan data dari sumber tersebut, masyarakat Indonesia rata-rata hanya mengonsumsi satu butir telur setiap tiga hari, tapi rela membeli rokok rata-rata tiga batang setiap hari. Kondisi yang sangat miris dan memperihatinkan. 

Tidak sedikit orang yang takut mengonsumsi telur karena takut kolesterol, sementara tidak takut merokok yang dampaknya justru sangat berbahaya bagi kesehatan jantung dan paru-paru.

Perilaku yang keliru ini justru menggiring opini sebagian masyarakat untuk menghindari mengonsumsi daging ayam dan telur, semata-mata karena daya beli masyarakat masih minim. Tapi kalau kita melihat fakta diatas bahwa ada sebagian masyarakat yang justru mampu membeli rokok, dapat disimpulkan bahwa rendahnya minat masyarakat untuk mengonsumsi daging ayam dan telur bukan karena semata-mata disebabkan daya beli masyarakat yang rendah, melainkan karena pola belanja masyarakat yang tidak berorientasi pada kesehatan tubuh dan kecerdasan otak, serta rendahnya pemahaman dan kesadaran gizi masyarakat.
Padahal kalau kita cermati, telur merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh, untuk meningkatkan kecerdasan otak dan juga manfaat lainnya. Di dalam telur terdapat banyak kandungan nutrisi, yang biasanya kita peroleh dari kombinasi beberapa makanan sekaligus.

Berikut adalah manfaat telur bagi kesehatan tubuh :


💗 1. Mengandung Banyak Nutrisi 💗
Telur mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengonsumi telur secara rutin mampu memberikan nutrisi yang cukup yang diperlukan oleh tubuh. Beberapa nutrisi penting yang terkandung di dalam telur :
➤ Zat besi berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut elektron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.
➤ Kalsium berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.
➤ Zync berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
➤ Vitamin A atau retinol berperan penting menjaga kesehatan mata.
➤ Vitamin B2 atau riboflavin berfungsi untuk memecah makanan menjadi energi.
➤ Vitamin B12 atau cobalamin berfungsi untuk memproduksi sel darah merah.
➤ Vitamin E atau tokoferol berfungsi membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan sel dan kanker. 


💗 2. Mengandung Asam Amino Dalam Jumlah Cukup 💗
Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang rusak dan membentuk jaringan baru yang lebih sehat.

Kandungan protein dalam telur mampu meningkatkan massa otot dan membantu kerja otot. Satu butir telur besar mengandung 6 gram protein, yang mengandung asam amino penting yang diperlukan oleh tubuh.


💗 3. Baik Untuk Kesehatan Mata 💗
Telur juga mengandung vitamin A cukup tinggi, sehingga mampu menjaga kesehatan mata Anda secara maksimal, serta mencegah menurunnya fungsi penglihatan dan berbagai gangguan mata, seperti katarak dan degenerasi makula. Telur juga mengandung antioksidan kuat yang dapat menjaga kesehatan retina mata, sehingga kesehatan mata tetap terjaga walau sudah berumur.


💗 4. Menurunkan Kadar Trigliserida Dalam Darah 💗
Kadar trigliserida (lemak darah) yang tinggi dapat meningkatkan faktor resiko penyakit jantung. Dengan mengonsumsi telur, maka dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah, karena telur diperkaya dengan kandungan asam lemak omega 3.

Sebuah penelitian menunjukkan, rutin mengonsumsi telur sebanyak 5 butir yang diperkaya dengan omega 3/minggu selama 3 minggu, dapat mengurangi kadar trigliserida dalam darah sebesar 16 - 18%.


💗 5. Mengandung Kolesterol Baik (HDL) 💗
Tidak sedikit orang yang menghindari mengonsumsi telur karena kandungan kolesterolnya. Padahal, tetapi kandungan lemak jenuhnya sedikit, sehingga tetap aman untuk dikonsumsi. Banyak kasus kolesterol di masyarakat pada umumnya bukanlah karena telur, melainkan karena telur diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak berulang-ulang (bekas), hingga menghasilkan kolesterol jahat (LDL).


💗 6. Meningkatkan Kesehatan Otak 💗
Faktor yang dapat memengaruhi kecerdasan pada anak, ternyata tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik atau keturunan saja, misalkan ayahnya pintar, maka anaknya pun akan pintar juga. Namun juga ditentukan oleh asupan makanan yang bergizi, dan salah satu yang direkomendasikan adalah dengan rutin mengonsumsi telur. 

Mengapa demikian? Karena telur mengandung kolin, sebuah zat yang membantu menjaga kesehatan otak, karena dibutuhkan untuk membangun membran sel dan membantu produksi molekul sinyal dalam otak. Dalam satu butir telur mengandung kurang lebih 100 gram kolin.

Kolin merupakan vitamin yang dapat larut dalam air. Kolin termasuk nutrien esensial dan seringkali dikategorikan ke dalam kelompok vitamin B. Berikut adalah manfaat kolin bagi tubuh :

👉 Menutrisi otak
👉 Membentuk membran sel otak
👉 Mencerdaskan otak
👉 Menyehatkan hati
👉 Mengurangi peradangan 
👉 Sumber energi
👉 Mencegah penumpukan lemak
Telur sudah menjadi menu favorit saya dan juga keluarga. Selain penyajiannya yang praktis, kandungan nutrisi telur juga sangat baik untuk tubuh. Maka dari itu, tidak jarang kami menyajikan telur sebagai menu sarapan pagi hari. 

Telur pun dapat disajikan dengan berbagai olahan, mulai dari telur orak-orik (scrambled egg), disajikan dengan roti, disajikan dengan sosis dan lain sebagainya. Tentu saja, menu telur ini sangat disukai oleh kakak Nabil dan dede Naufal.



Mengingat begitu banyak nutrisi yang terkandung dari telur, serta harganya yang terjangkau, membuat istri saya selalu menyetok telur di dalam kulkas. Kalau terasa lapar, saya pun bisa mengolah telur sesuai selera. 
Telur maupun daging ayam, sama-sama memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi. Kini tidak ada alasan lagi untuk tidak mengonsumi salah satu diantaranya, baik daging ayam ataupun telur, mengingat harganya yang terbilang cukup terjangkau. 

Kalau membaca tulisan diatas, sangat disayangkan jika masih saja ada sebagian masyarakat yang lebih memilih membeli rokok dibanding membeli telur atau daging ayam. Padahal kalau kita lihat, harga keduanya tidak jauh berbeda. Sedangkan manfaat yang diperoleh dari keduanya sangat bertolak belakang. 

Tubuh yang sehat tentu saja datangnya dari diri kita sendiri. Kesadaran akan begitu pentingnya nilai kesehatan, sudah sepatutnya membuat kita meninggalkan kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan, salah satunya adalah kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Karena kedua kebiasaan buruk ini justru akan mengakibatkan kerusakan beberapa jaringan di tubuh, termasuk otak, bukannya jadi pintar malah sebaliknya.

Ingin tubuh tetap sehat dan otak bertambah cerdas, yuk mulai sekarang biasakan makan daging ayam dan telur. Dengan mengonsumsi sebutir telur per hari dan sepotong daging ayam, tubuh kita akan lebih sehat dan cerdas.


Referensi :

pinsarindonesia.com
webkesehatan.com
hellosehat.com

Share This Article


16 comments:

  1. Duh, melihat perbandingan antara konsumsi rokok dengan telur bikin miris mas. Apalagi dengan daging ayamnya ya.. Semoga masyarakat Indonesia Makin tercerdaskan dan menyadari merokok itu tiada guna, lebih baik dananya digunakan utk memenuhi kebutuhan lain, misalnya ya beli telur atau ayamnya sekalian hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, padahal dampak rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, mendingan beli telur sekilo, kenyang dan bergizi. Saya setuju dengan komen Anda...

      Delete
  2. mi instan + telur. favorit banget itu mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. 90% menjadi favorit masyarakat. Terutama anak kostan....

      Delete
  3. Saya baru tahu ada hari telor setiap 15 Oktober...Gak perlu diragukan lagi deh manfaat telur hampir tipa hari anak saya makan telur begantian dengan daging

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama, saya juga baru tau ada hari telur dan ayam. Wah pastinya lezat dan bergizi ya mas... mantap deh

      Delete
  4. Hari telur 15 oktober sejak 2011, kemana aja aku ya baru tahu
    aku penyuka telur, direbus, diceplok, didadar wah hampir tiap hari keluargaku konsumsi telur, gampang diolahnya cepet matengnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sama dong mba, saya juga suka makan telur, habis enak sih

      Delete
  5. wah ada hari telur ya, dulu waktu sekolah sukanya sarapan telur rebus plus dikasih kecap :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bagus tuh mba Sari, direbus kandungan nutrinya masih utuh, berbeda kalau digoreng

      Delete
  6. Baru tahu kang kalau ada Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN)

    Untungnya kita mah sebagai rakyat indoesia sudah sangat familiar dengan kedua jenis makanan ini, jadi selalu terpenuhi setiap hari, kapan perlu tinggal beli di warung atau pasar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia kang, cukup unik kan??

      Betul banget kang, soalnya kan di Indonesia banyak peternak ayam petelur, jadi gak terlalu sulit menemukan telor, sehingga mudah untuk dikonsumsi sehari-hari

      Delete
  7. saya baru tahu ada hari telur sedunia, dan ternyata di indonesia juga ngerayain. Kira-kira bentuk perayaannya gimana yah? apa lempar telur gitu atau masak telur rame-rame. Kalau bicara telur, saya paling suka makan telur + mie, rasanya enak banget. Namanya anak kost mas, makanannya gak jauh dari bahan ini kalau akhir bulan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalo cara perayaan seperti itu mah udah kuno kali ya. Saya juga suka banget tuh telur+mie, bukan hanya milik anak kost aja sih, saya juga doyan hehehe

      Delete
  8. Itu perbandingan antara beli telur dan rokok kenapa begitu banget ya, mas? Padahal sudah jelas kalo rokok itu berbahaya.

    Tapi ya beginilah bangsa kita.

    Semoga segera ada perubahan yang lebih baik.

    Terimakasih sharing-nya mas. Salam bahagia dari Bondowoso..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, soalnya udah ketergantungan sama rokok, jadi ya rokok dinomorsatukan meskipun dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan. Kata mereka sih, ngerokok gak ngerokok tetap mati <--- statement yang sangat konyol

      Terimakasih kunjungannya. Salam bahagia dari Depok

      Delete