Waspada Dengan Selebaran Perekrutan Usaha Sampingan yang Beredar!

Ada yang sering melihat selebaran yang biasanya menempel di tembok-tembok?? Isi selebaran ini biasanya menawarkan usaha sampingan yang bisa dilakukan dari rumah, bayarannya pun cukup menggiurkan. Sejujurnya sih saya pribadi belum pernah menghubungi langsung nomor yang tertera di selebaran tersebut. Pun begitu juga saya belum pernah mencoba melamar langsung. 


Hanya saja, belum lama ini, ada sebuah postingan dari salah seorang warga Depok yang memposting masalah selebaran semacam ini di Facebook. Karena saya rasa bermanfaat dan untuk menghindari korban penipuan, makanya saya share di blog. 



Beliau menghimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran seperti ini. Berdasar pengalamannya, setiap orang akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar IDR 15.000 dan biaya keanggotaan sebesar IDR 250.000. Lalu kita pun mengajak teman atau kerabat untuk ikut bergabung. Setelah satu minggu berlalu, ternyata kantornya langsung kosong.


Beragam reaksi pun berdatangan dari netizen

Berdasar dari pengalaman yang ditulisnya, tujuannya tidak lain agar kita lebih waspada lagi terhadap hal-hal seperti ini. Saya tidak menyebutkan bahwa ini penipuan atau semacamnya, hanya saja kita harus lebih waspada lagi. Mengingat teknologi sudah semakin canggih, maka sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya lakukan langkah-langkah pencegahan di bawah ini agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan : 

1. Telepon dan Gali Informasi

Sebelum memutuskan melamar, usahakan dulu telepon dan cari informasi sebanyak-banyaknya secara jelas dan detail, agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Biasanya nomor telepon sudah tertera pada selebaran. 

2. Cari Informasi Melalui Internet

Gunakan teknologi internet untuk mencari informasi seputar data valid perekrutan usaha sampingan yang diedarkan melalui selebaran ini. Jika banyak komen negatif atau pengalaman buruk, sebaiknya langsung tinggalkan saja. Informasi bisa didapat dari mesin pencari Google, sosial media maupun forum/group.

Salah satu berita tentang selebaran usaha sampingan yang terbukti sebagai penipuan :


3. Cari Informasi Tambahan

Jika melalui internet kurang memadai dan kurang puas, Anda bisa mencari informasi tambahan dari teman, kerabat atau bisa juga dari tetangga. Biasanya informasi ini dinilai lebih akurat lho. 

4. Cari Tahu Biodata Perusahaan (PT)

Cari informasi dari perusahaan terkait penyedia lowongan ini. Jika alamatnya tidak jelas atau bahkan fiktif, maka segera tinggalkan. Tapi jika alamatnya jelas dan ada, maka lakukan langkah nomor 1 sampai nomor 3 diatas. Sisanya terserah Anda.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Pagi-Pagi Dapat Hadiah Mobil Avanza!
Hati-Hati Memasang Stiker Ayah, Ibu dan Anak di Mobil

Sekali lagi saya tekankan bahwa (mungkin saja) tidak semua informasi tentang perekrutan untuk usaha sampingan yang disebarkan melalui selebaran adalah penipuan atau akal-akalan. Tapi untuk meminimalisir agar kita tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan, maka satu-satunya cara adalah tetap waspada, berpikir rasional dan jangan sampai tergiur dengan tawaran bayaran yang tidak wajar.

Semoga bermanfaat.




10 comments

Kalo saya sih bang dapat lowongan terus ada biaya tes ini itu ogah
Masa iya mw tes aja bayar
Ada lagi tuh tes kerja tapi tesnya di hotel pake acara nginep segala
Ujung2nya suruh bayar dlu nanti diganti sama perusahaan yg bersangkutan
Kalo dipikir2 kan perusahaan punya kantor buat ngetes karyawannya
Eh malah nyari hotel

sayangnya masyarakat awam sering mudah tergiur info seperti ini tanpa mencari dulu info kebenarannya..

Nah itu dia Mas, kasian juga yang benar-benar lagi butuh dan kurang waspada dengan hal seperti ini....

Hmmm... Gak wajar sih, sebaiknya yang wajar-wajar aja lah ya.. Semoga jadi pelajaran buat yang lainnya.. Thanks for the sharing

penipu modus seperti ini memang bagi sebagian orang sudah semakin mengerti, tetapi lebih banyak orang awam ternyata di dunia ini, sehingga modus seperti ini masih saja dijalankan oleh para penipu ini.....hadeuh

Nah itu dia masalahnya, bagi orang awam dan lagi butuh pekerjaan, tidak jarang melewatkan kesempatan ini. Tapi mudah-mudahan dengan begini, kita semua lebih waspada lagi Mang...

iya mas..
saya sih ga percaya, masa kerjanya gampang bayarannya bisa selangit gitu.

dan betul sekali, harus dicek nama perusahaannya sebelum memutuskan ikut. kalau tidak ada informasi, berarti kita harus hati-hati.

uang melayang..

Bermanfaat sekali Mas Sharenya.
Saya jadi ingat lowongan kerja di koran-koran dulu.
Dibutuhkan tenaga lulusan apa saja untuk ditempatkan di berbagai perusahaan.
pas datang, disuruh tes ini itu, bayar ini itu, terus nanti katanya dipanggil.
Nyatanya tidak ada kabar. kalau ditanya, katanya tidak lulus. Tapi ini pengalaman teman saya.
Intinya harus hati-hati ya, Mas.

Yup betul Mas. Ya cuma modus aja sih intinya, mereka nyari keuntungan aja. Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Nice sharing Mas...

Yup betul banget, kebanyakan modus mas... Sebaiknya lebih teliti dan jangan mudah tergiur


EmoticonEmoticon