Kartu ATM BNI Expired? Begini Cara Perpanjangannya


Hampir setiap orang di era yang serba instan ini, memiliki kartu ATM. Seperti kita ketahui, ada banyak kegunaan kartu ATM untuk membantu menunjang aktivitas perbankan kita sehari-hari, salah satunya sebagai alat pembayaran alternatif. Kartu ATM juga dinilai lebih efisien untuk melakukan transaksi perbankan selama 24 jam ketika bank tutup.


Tapi karena kesibukan dan hal lainnya, terkadang kita lupa untuk mengecek masa berlaku kartu ATM itu sendiri. Ketika kita ingin bertransaksi lewat ATM, ternyata kartunya tidak bisa digunakan, karena sudah expired, parahnya lagi transaksi penting ini terjadi di hari libur, dimana bank pada tutup semua. Kalau sudah begini, yang repot kita juga bukan?! Nah belum lama ini saya pernah ngalamin loh guys.

Jadi ceritanya, waktu itu saya mau mengecek saldo di BNI, apakah ada uang masuk dari job content placement blog. Begitu saya cek di mesin ATM BNI di daerah Pondok Cabe, ternyata ada pemberitahuan kalau kartu saya sudah expired sejak bulan Mei 2017 lalu.Alhasil saya harus mengurus perpanjangan di hari biasa.

Ketika ada waktu, saya menyempatkan untuk mendatangi langsung kantor cabang dimana saya membuka rekening BNI, yakni di daerah Fatmawati. Karena waktu saya membuka rekening pertama kali masih tinggal di daerah Fatmawati.

Pagi itu saya mengendarai motor menuju gedung BNI yang lokasinya tidak jauh dari RS Fatmawati. Aktivitas belum terlalu ramai, karena hari masih pagi. Tapi memang sih asyiknya di BNI cabang manapun, antriannya tidak mengular panjang sampai berliku-liku. Ini pengalaman saya loh, dibanding bank sebelah yang antriannya panjang banget mirip antrian pembagian sembako.

Setelah mengambil nomor antrian, saya menunggu sebentar untuk dipanggil nomornya. Tdak berapa lama, nomor antrian saya dipanggil seorang customer service dengan ramah. Dia menanyakan maksud dan tujuannya.


Setelah mengetahui permasalahan yang saya alami, ia menanyakan beberapa persyaratan yang diperlukan untuk perpanjang kartu ATM. Syaratnya cukup mudah kok, berikut persyaratannya :

- Membawa buku tabungan
- Membawa kartu atm yang lama (expired)
- Membawa identitas diri (KTP)
- Mengisi formulir yang sudah disediakan sama bank. Cuma mengisi data diri, jumlah penghasilan bulanan, alamat kantor, nama gadis ibu kandung dan tanda tangan.

Prosesnya cukup cepat kok. Nanti kita akan mendapatkan kartu ATM yang baru berikut nomor PIN-nya. Kartu ATM yang lama akan dikembalikan ke BNI dan langsung digunting. Oh iya, kalau kartu ATM-nya sudah jadi, jangan lupa langsung ganti PIN baru ya guys, supaya mudah diingat.


Nah itu tadi pengalaman mengurus perpanjangan kartu ATM BNI. Semoga bermanfaat guys.


4 comments

eh ternyata ATM bisa ekspayer juga ya kirain atm ekspayer kalau nggak ada transaksi doang, eladala berarti demikian ya kenyataannya, berarti saya teh kuper atuh ih soal atm mah yeuh

Reply

Ada atuh mang, expirenya setiap 5 tahun mang

Reply

Wahhhh saya gak tau soal ini kalau ATM bisa exp juga, kalo saldonya ada didalam itu apakah ilang tuh

Reply

Saldo gak akan hilang, karena itu hak nasabah... Saya juga tetap ada saldonya kok meski cuma 3M, marebu maratus mapuluh

Reply

Post a Comment