Bisnis Jual Beli Bensin Eceran Laku Keras

Di sekitar tempat tinggal saya, Pengasinan, masih sangat jarang ditemui pombensin, baik milik pemerintah maupun milik swasta. Kalau pun ada, lokasinya jauh dari rumah, hanya ada satu pombensin di jalan raya Arco dan satu lagi di daerah Lebak Wangi, sudah masuk Kabupaten Bogor, berbatasan langsung dengan kota Depok. Karena langkanya pombensin inilah, banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang ini dengan membuka usaha jual beli bensin eceran.

Hal ini menurut saya sangat membantu sekali, karena kalau lagi kepepet bensin mau habis total, saya tidak perlu lagi mengisi bensin ke pombensin yang jaraknya lumayan jauh dari rumah.

Di dekat rumah saya saja, ada dua warung yang menyediakan bensin eceran. Ada yang lengkap dengan tangki kotak berukuran besar dengan tulisan PERTAMINI dan ada juga yang hanya berupa kios yang terbuat dari bangunan kayu sederhana.

Bensin Portable Pertamini - Blog Mas Hendra


Ternyata setiap saya perhatikan, banyak juga masyarakat yang membeli bensin eceran di warung-warung. Entah karena kepepet atau memang malas pergi jauh-jauh hanya untuk mengisi bensin.

Untuk harganya memang sedikit lebih mahal. Pertamax saja dihargai Rp. 10.000/liter. Bandingkan dengan harga Pertamax di pombensin Pertamina seharga Rp. 7.350/liter. Berarti sudah untung Rp. 2.650/liter.

Meski begitu, bensin eceran ini tetap laris dibeli oleh masyarakat sekitar. Begitu juga saya.

Seperti yang pernah saya alami, saat pagi hari mau nganterin anak saya sekolah, indikator bensin sudah mulai kedip-kedip. Mau isi bensin di pombensin, kejauhan, pasti nanti terlambat ke sekolah. Mau tidak mau saya pun harus beli bensin eceran di warung dekat rumah (Pertamini Portable). Tapi sayangnya setelah sampai di warung, kebetulan bensinnya malah lagi habis. Alhasil saya lanjutin perjalanan dan mencari bensin eceran di tempat yang lainnya.

Sekitar 5 menit perjalanan, sampailah saya di lokasi penjual bensin eceran milik seorang bapak tua. Kios bensinnya sangat sederhana, hanya terbuat dari kayu dan ada sebuah bangku serta sebuah sepeda. Bapak ini mengaku hanya menjual bensin jenis pertamax dan pertalite. 

Bisnis Jual Beli Bensin Eceran Laku Keras - Blog Mas Hendra


Bisnis Jual Beli Bensin Eceran Laku Keras - Blog Mas Hendra


Saya pun mengisi dua liter jenis pertamax dengan harga total Rp. 20.000. Sedikit lebih mahal dari harga resmi di pombensin Pertamina. Menurut saya sih masih dalam batas wajar, mengingat para penjual bensin eceran juga pastinya sudah menghitung biaya ongkos, biaya angkut, waktu dan juga tenaga.

Setiap satu liter pertamax disimpan di dalam botol air mineral berukuran 1,5 liter. Deretan botol plastik itu tersusun rapih di dalam kios sederhana yang terbuat dari kayu. Meski begitu, menurut pengakuan si bapak penjual, hasil penjualannya cukup lumayan. Setelah proses pengisian bensin selesai, saya pun melanjutkan mengantar anak saya ke sekolah.

Potensi berkembangnya bisnis di daerah kota Depok masih memiliki peluang yang cukup besar loh. Yah salah satunya adalah bisnis jual beli bensin eceran tersebut.

Modalnya bisa dikatakan masih cukup terjangkau. Untuk pombensin Pertamini portable saja, harga per 1 unitnya berkisar antara Rp. 2.000.000-Rp. 7.500.000, tergantung tipe. Apalagi kios bensin yang terbuat dari kayu, modalnya bisa jauh lebih murah lagi. Untuk bensinnya, Anda hanya tinggal membeli sesuai analisa dan permintaan pasar.


Bagaimana, tertarik untuk mencobanya???

Semoga bermanfaat.

8 comments

Kalau disini jarang banget lhoo kang ada pedagang pertamax eceran, susah kalau pake pertamax harus ke pertamina, kalau pertamini sama pedagang eceran mah paling premiun sama 2 tax

Reply

Meski mahal tapi masih diminati karena nggak ada pilihan masa pas habis harus cari POM bensin yang jauh repot kan?

Reply

Pernah sih bang bisnis bensin eceran di depan pomnya langsung
Eh g laku
Kenapa tuh y bang?

Reply

Berarti masih mendingan di tempat saya dong kang, hihihi

Reply

Iya lah mas Dwi, kita kan maunya yang praktis dan mudah, lagian kenapa masih jarang spbu nya,...

Reply

Hmmmmm, sungguh pelik masalah Anda mas, coba jualannya di hutan Amazon atau gurun Gobi, yah siapa tau laris manis...

Reply

Keberadaan kios bensin mini/eceran bagaimanapun tetap dibutuhkan, terutama buat kita2 yang lokasinya cukup jauh dari SPBU, jadi perlu didukung sih menurut saya mah...

Reply

Betul kang, karena itu juga menopang aktivitas masyarakat, coba kalau tidak ada yang jual bensin eceran, kasian masyarakat harus jauh-jauh ke spbu,

Reply

Post a Comment