Penting! Cek Tanggal Kadaluarsa Ketika Anda Berbelanja

Bagi Anda yang pernah berbelanja di pasar modern atau dikenal juga minimarket/supermarket, pasti merasa cukup puas dengan kondisi tempat yang bersih, adem, ruangan yang wangi, kasir cewek yang senyumannya bisa bikin cowok-cowok jomblo pengen menafkahi lahir batin, serta suasana yang nyaman. Iya nyaman banget, senyaman di gedung DPR di Senayan sono.


Deretan produk ditata dengan sangat rapih, membuat siapapun tertarik dan merasa betah untuk berlama-lama di dalamnya. Mulai dari minuman, makanan ringan, keperluan bayi sampai keperluan rumah tangga disusun rapih guna memudahkan konsumen ketika berbelanja.

Ada juga beberapa produk yang mendapatkan potongan harga maupun bonus, supaya bertambah laku di pasaran. Baca juga artikel -> Asyiknya Belanja di Indomaret, Banyak Bonusnya

Namun terkadang ada beberapa produk makanan dan minuman yang (mungkin saja) luput dari perhatian staff minimarket untuk mengawasi tanggal kadaluarsanya. Yang justru menyebabkan makanan dan minuman tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Seperti yang pernah saya alami dua kali

Kejadian pertama, sepulang kerja malam hari, saya berniat membeli sebuah keju di salah satu minimarket di jalan Ir. Juanda, Ciputat. Setelah membayar di kasir dan menerima struk, tanpa membuka kemasannya lebih dulu, saya pun langsung pulang ke rumah.

Keju yang Sudah Basi - Blog Mas Hendra
Salah satu ujung keju sudah membusuk

Setelah saya membuka kemasan keju di rumah, saya kaget, karena pada salah satu ujung keju sudah membusuk. Sontak, saya meraung-raung, menjerit dan menjedot-jedotkan tembok ke kepala saya. SKIP!! Terlalu berlebihan!

Keesokkan harinya saya pun berniat untuk menukar dengan keju yang baru sambil menunjukkan struk dan menjelaskan detailnya ke petugas (dilayani seorang supervisor). Biasanya dalam waktu 1x24 jam barang masih bisa ditukar hanya dengan menunjukkan struk. Iya keju yang busuknya juga dibalikkin dong.

Tadinya keju yang sudah membusuk mau ditukerin sama kasir yang berhijab, tapi dilarang keras sama supervisornya. Entah apa alasannya, akhirnya saya mengalah saja. Huh...

***

Kejadian kedua, saya alami di salah satu minimarket (lagi) di depan rumah. Waktu itu saya membeli mi instan, tanpa mengecek tanggal kadaluarsanya, saya pun segera membayar ke kasir dan bergegas pulang.

Setelah sampai di rumah, saya mengecek kemasan mi, ternyata sudah lewat tanggal kadaluarsanya, setelah saya membuka kemasannya, bumbunya pun sudah berubah padat. Saya pun tidak jadi masak mi. Kasian memang.

Mi ABC yang Sudah Kadaluarsa - Blog Mas Hendra
INI BUKAN IKLAN, CAMKAN ITU RUDOLFO!! Tanggal kadaluarsa mi tertulis : "BEST BEFORE 08012016" (08 Januari 2016), sementara tanggal sekarang, seperti yang tertera di jam menunjukkan 01 Februari 2016. 

***

Berdasar pengalaman diatas, sudah seharusnya pihak toko agar lebih teliti lagi untuk selalu rutin memeriksa kondisi barang-barang di toko, baik itu supermarket, minimarket maupun warung.

Dan yang paling penting, kita juga sebagai konsumen, harus pandai dan lebih teliti ketika akan membeli makanan/minuman serta produk lainnya (seperti obat-obatan) untuk selalu mengecek tanggal kadaluarsa terlebih dahulu yang tertera di kemasan. Jangan sampai, cuma gara-gara hal sepele, malah jadi sakit perut gara-gara tidak mengecek tanggal kadaluarsanya.

Apa dampaknya makanan atau minuman basi?

Seperti yang saya kutip dari Bimbie[dot]com, makanan atau minuman yang sudah melewati masa kadaluarsa atau basi, sangat tidak layak untuk dikonsumsi, hal ini diakibatkan adanya aktivitas jamur dan bakteri yang berkembang. Sebisa mungkin hindari untuk mengonsumsinya, agar tidak membahayakan tubuh.

Makanan atau minuman yang sudah kadaluarsa dapat mengakibatkan muntah-muntah, keram pada perut, dehidrasi parah bahkan sampai pada diare hebat. Jika hal ini dibiarkan, maka akan sangat berbahaya bagi tubuh Anda, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Ciri-ciri makanan atau minuman yang sudah basi

Untuk mengetahui makanan atau minuman tersebut basi atau tidak, Anda dapat melihat secara langsung melalui ciri fisik yang mudah terlihat, seperti adanya perubahan warna, rasanya yang masam, ditumbuhi jamur, berlendir dan baunya tidak sedap. Baca juga artikel -> Resep Cara Membuat Kentang Parut Goreng

Semoga bermanfaat.

12 comments

Wah repot juga tuh mas masih mending ke agen sembako saja belanjanya mas barangnya baru terus

Reply

Wah belanja ke Warung mas Dwi aja ya, sambil belajar bisnis, hehehe

Reply

parah banget ya mas, saya juga pernah beli minuman tapi rasanya udah ga enak asem banget. tapi mau minta ganti rugi juga pasti pihak penjual gamau tanggung jawab dan gamau rugi, maunya untung terus aja

Reply

Emang kudu teliti neh Mas, apalagi klo beli mkanan buat keluarga.

Reply

Parah memang mas,kalo gini konsumen yang dirugikan, tapi selama pihak toko bisa bekerja sama dengan baik, ya fine fine aja toh, mau mengakui kelalaiannya....

Reply

Paling kasian kalo udah ke makan sama anak balita kita mas, tau2 malah sakit perutnya... Karena makanan yang udah kadaluarsa

Reply

itu gimana tuh pramuniaga2nya?
masa barang kadaluarsa masih dijual
parah itu
mas pas jedotin kepala di tembok sakit engga?

Reply

Pramuniaganya sibuk ngeblog, hehehe...

Temboknya yang sakit, saya mah gitu orangnya.

Reply

Berarti beruntunglah saya selalu teliti ketika berbelanja, 2 yang paling harus saya cek adalah label halal dan tanggal kadaluarsa ketika berbelanja. NIce info mas buat kita2, terutama bapak2 atau ibu2 rumah tangga lebih teliti ketika berbelanja.

Reply

Yup, teliti menjadi nilai tambah bagi konsumen. Harap dishare Dit, hehehe

Reply

barusan saya belanja, pengen ngecek tanggal kadaluarsanya malah marah mbak - mbak yang jaga.. kan saya juga pengen tahu TV yang mau saya beli udah busuk apa belum??

Reply

Jilatin aja gan tvnya, biar ketauan busuk atau nggak

Reply

Post a Comment