Suasana Kota Jakarta Menjelang Lebaran

Seperti kita ketahui, kota besar seperti Jakarta, selalu saja memiliki cerita beragam yang unik dan menarik saat menjelang Lebaran tiba. Seperti yang akan saya bahas pada artikel kali ini.


Baca juga artikel : Fenomena Menjelang Lebaran

Suasana menjelang Lebaran setiap tahunnya, sedikit banyak memberikan dampak bagi masyarakat yang tinggal didalamnya.

Yuk kita liat seperti apa suasana kota Jakarta sesaat menjelang Lebaran, berikut ini :

Suasana menjadi sepi sejenak

Sebagian besar penduduk kota Jakarta adalah pendatang yang akan menghabiskan masa liburannya untuk mudik dan berkumpul di kampung halamannya masing-masing ketika lebaran tiba. Dan efeknya suasana di kota Jakarta mendadak menjadi sepi.

Seperti yang terjadi di lingkungan tempat tinggal sekitar saya, banyak yang mudik, alhasil suasana sangat sepi, mirip sebuah kota yang terisolasi dari wabah penyakit kutil.

Jalanan jadi sepi

Ruas jalanan yang biasanya identik dengan kata macet, saat menjelang Lebaran akan terlihat sepi. Karena kota Jakarta akan ditinggalin oleh sebagian besar penduduknya yang memang merupakan para pendatang.

Jalanan yang biasanya padat, mendadak menjadi sepi saat menjelang Lebaran

Dan momen inilah yang saya tunggu, karena jalanan menjadi kosong. Yah walaupun hanya untuk beberapa saat, tapi setidaknya saya dapat merasakan lancarnya berkendara di jalanan kota Jakarta. Waktu tempuh pun menjadi lebih cepat.

Jasa penukaran uang receh dadakan

Para penjaja jasa penukaran uang receh biasa ditemui di kota Jakarta menjelang Lebaran, seperti yang biasa saya temui di kawasan Pondok Indah dan jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan. Kesempatan ini tentu saja banyak dimanfaatin bagi masyarakat untuk menukarkan uang recehan yang akan dibagikan kepada anak-anak maupun sanak saudaranya saat Lebaran nanti.

Ramai pemudik

Terminal-terminal di kota Jakarta mendadak ramai dari biasanya oleh para pemudik yang akan menghabiskan waktu liburan di kampung halaman. Seperti yang biasa saya temui di sekitar terminal Lebak Bulus, banyak calon pemudik terlihat menenteng barang bawaan untuk mudik. Seperti tas pakaian, kardus (biasanya oleh-oleh), plastik berukuran besar, maupun mantan. SKIP yang terakhir!!

Baca juga artikel : Tips Mudik Naik Motor

Bengkel motor mendadak penuh

Bagi yang hendak mudik menggunakan motor, biasanya mereka akan men-service motornya di bengkel, baik itu bengkel motor resmi maupun non resmi.

Bengkel motor yang selalu ramai


Selain itu, motor juga akan dipakai kesana kemari mencari alamat palsu untuk mengunjungi sanak saudara saat Lebaran nanti. Biar mesin motor lebih joss, tentunya harus diservice rutin dulu dong, kan THR udah cair.

Pusat perbelanjaan semakin ramai

Banyak warga Jakarta yang memadati sejumlah pusat perbelanjaan, seperti pasar maupun mall menjelang Lebaran. Biasanya sih mereka akan membeli baju baru buat Lebaran. Padahal kan, Lebaran nggak mesti pakai baju baru. Iya toh.

Nah itulah suasana setiap tahunnya yang kerap kali terjadi di kota Jakarta. Selalu begitu dan begitu setiap tahunnya, nggak akan pernah berhenti sampai Cita Citata duet maut bareng The Rock.

Bagaimana dengan suasana di kota teman-teman sobat blogger??? Apakah sama atau malah nggak beda jauh?? Sharing dong di kotak komentar, mumpung gratis.

Semoga bermanfaat...

Baca juga artikel lainnya :



Share This Article


28 comments:

  1. Didaerah rumah ku jg sepi mas. Angkot aja jdi agak jarang. Tapi lumayan, bisa main bola bekel ditengah jalan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pastinya. Tapi itu anti mainstream banget main bekel tengah jalan...

      Delete
  2. Bener banget, bengkel penuh ampe ngantri2 seharian :-)

    ReplyDelete
  3. di tempat saya juga masih sepi belum rame kaya sebelumnya hehehe

    ReplyDelete
  4. ke tempat kerja biasanya 1 jam 30 menit sekarang bisa 40 menit... amazing

    coba tiap hari kaya gini......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama dong, pengennya sih tiap hari, haha

      Delete
  5. Kalo pas lebaran jadi sepi Jakarta, heeee. Setelahnya jadi rame lagi :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitu terus tiap tahun, pengennya lancar dan sepi terus, heee...

      Delete
  6. suasana di tempat saya, sama seperti mas hendra, gaa ada bedanya :)

    ReplyDelete
  7. Dikota saya juga sepi mas. Jalanan bener-bener kosong, toko pinggir jalan juga pada tutup. Hahaa
    Pusat perbelanjaan memang maikn rame dan padat ya mas saat menjelang lebaran. Kadang ngerasa sumpek juga kalo rame2 gitu. Pengen teriak, '' eee penontooonnn? '' gitu

    wkakkaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa jadi teriak gitu. MASAK AER BIAR MATANG!!

      Di kota apa tuh bisa sepi gitu??

      Delete
    2. Hahahaa.. korban pesbuker nih :D

      Kota pekanbaru mas. Kebanyakan masyarakatnya pada mudik semua :D hehe

      Delete
    3. Ooooh Pekan Baru toh, Riau ya?! Asli orang sana ya??

      Delete
  8. Di Bandung, lalu lintas jadi lumayan lancar, gak terlalu padat. Tapi tetep sih, rame. Gak terlalu sepi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah tumben ya, saya pikir malah rame di Bandung??! Seperti biasa, yang ramai itu jalur pantura

      Delete
  9. suasananya engga beda jauh sama yang disini

    ReplyDelete
  10. Nggak cuma di jakarta yg sepi dibekasi juga sepi apalagi diperumahan seperti nggak ada penghuninya

    ReplyDelete
  11. nggak jauh beda sama di kota saya ya
    tempat saya juga gitu

    tapi ya biasanya pas lebaran dan beberapa hari sesudahnya pasti semua tutup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ternyata sama juga yaa... Di kota apa ya??

      Delete
  12. Ya betul kang, karena umumnya pendatang lebih banyak dibandingkan penghuni asli. Karena Jakarta menjadi pusat merantau. Banyak perusahaan besar yang berdiri di Jakarta.

    Betul dengan begitu peluang bisnis pada saat mereka pulang mudik akan banyak dibutuhkan bengkel dan semacamnya buat merawat setelah mudiknya itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas Adam. Makanya kalo Lebaran, Jakarta udah pasti sepi. Yah begitulah tiap tahunnya...

      Delete
  13. mas hendra, minal aidin wal faidzin ya,baru sempat jalan2 ini :D
    saya suka jakarta kalau nggak macet :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mas Andrian. Mohon maaf lahir bathin juga yaa...

      Delete