Aksi Nekad 'Tantang' Pelanggar Zebra Cross

Seorang Pengendara Motor Kena 'Teguran' - Blog Mas Hendra
Sekumpulan remaja 'tantang' pelanggar zebra cross ramai pujian netizen

Buat sampeyan yang hobi berhenti tepat di zebra cross atau melewati zebra cross, bersiap-siap untuk kena sindiran maupun teguran nih. Nggak tanggung-tanggung, selain sindiran, aksi nekad ini juga jelas-jelas berjalan menerobos barisan motor yang nggak tau aturan.

Video yang diunggah ke situs YouTube pada tanggal 28 Juni 2015 ini, dikemas dengan cukup apik. Akun yang bernama VectroID, mencoba memberi pesan moral, bahwasanya di zebra cross terdapat hak-hak bagi pejalan kaki untuk menyebrang, bukan sebagai tempat berhenti bagi pengendara motor atau mobil. Sejatinya peraturan tentang hak pejalan kaki ini telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan nomor 22 tahun 2009 tentang Hak Pejalan Kaki.

Dalam video itu sangat jelas terlihat banyak pengendara motor yang berhenti di zebra cross. Para aktivis komunitas yang berlokasi di Bandung tersebut berusaha 'menegur' para pelanggar dengan berbagai cara yang terbilang nekad dan unik.

Sekarang, video kreatif ini pun banyak mendapat pujian dan jadi bahan perbincangan hot di kalangan para netizen.

Mudah-mudahan dengan adanya beberapa atau lebih komunitas yang mempedulikan hak-hak pejalan kaki ini, semakin meningkatkan kesadaran para pengendara motor dan juga pengendara mobil di Indonesia yang nggak sadar-sadar.

Berikut adalah cuplikan video-nya :
 
Semoga bermanfaat.

Referensi dan foto : Rancahpost.co.id
Video : YouTube

28 comments

NAHHHH. ini baru tadi siang saya tonton. emang keren, nekad banget. tapi yang dudukin motor orang itu saya agak kurang suka sih. bisa lebih santun sedikit, mungkin..

Reply

Bagus banget ini aksinya. :)

Semoga para pengendara motor semakin sadar akan hak pejalan kaki. Malah kadang ada yang lewat trotoar. :(

Reply

Udah biasa itu mah.. bahkan dijakarta tuh yang sering saya lihat adalah nerobos terus padahal bukan giliran dia lamppu ijo. Saya sih nggak mau mendoakan yang jelek-jelek, tapi kalau suatu saat kejadian amit-amit (tabrakan) itu sudah diingatkan lho ya..

Reply

Saya yakin, yang dudukin motor mungkin sudah saking gondoknya akibat ulah para pengendara motor yang nggak sadar-sadar. Iya sih terkesan terlalu lebay..

Reply

Iya biar pada sadar tuh yoga. Malah ada yang paling depan, saking depannya malah ketabrak, huahahahaha...

Reply

Hehehe tau aje Jakarta nih bang Ary. Termasuk saya nih jangan-jangan. Iya kalo di Jakarta mah parah banget, nggak tau deh kalo di kota Mas Ary...

Reply

Oh iya yang kena Bully gara" gak setuju sama aksi ini siapa mas? lupa lagi saya namanya :D
kasian tuh yg kena Bully, tiap posting di kaskus, komen, bahkan bikin status di FB itu otang kena bully terus :v

Reply

Saya malah belum tau tuh kalo ada yang kena bully...

Reply

Nekat banget, tapi keren.
Bagus tuh mas. Biar para pengendara sadar dan tau apa fungsi dr zebracross. :)

Reply

Semoga sadar deh buat pengendaranya, jangan hanya enak sendiri .. Hak pejalan kaki juga harus di hargai juga, jangan maunya enak sendiri -_-

Reply

Kereeeen! :D

Emang harus ada yang berani sik :D

Reply

Yaa semoga aja para pengendara nya cepet sadar, bahwa pengguna jalan kaki juga mempunyai hak untuk jalan itu :)

Reply

Yoi dong, pejalan kaki juga manusia

Reply

Iya, mudah-mudahan terus berlanjut ya aksi damainya

Reply

Iya semoga sih begitu, tapi mungkin dari lahir udah susah diatur kali yaa

Reply

Iya harus itu, pejalan kaki juga manusia dong

Reply

Agak brutal sih, tapi keren. :))
Memang pantas sih sebenarnya digituin. Merebut hak orang soalnya ya, Mas Hen.

Reply

Iya memang sih harus ada tindakan, biar ada efek jera dan malu...

Reply

Janganlah.. kan yang bikin artikel mas Hendra masa mau melanggar juga wkwk.

Reply

Wkwkwk, di Jakarta mah zebra crossnya juga udah pudar cat nya, saking sering dipake berhenti motor, hahaha

Reply

Perlu didukung itu, apalagi dia berani membela hak pejalan kaki dan memang sebagai pengendara motor ada batasan dimana dilarang masuk ke jalan trotoar karena fungsinya aja buat pejalan kaki.

Mudah-mudahan dengan video tersebut banyak orang yang sadar dari kesalahannya dalam mengendarai motor yang telah merampas hak pejalan kaki.

Sangat bermanfaat mas.

Reply

Makasih Mas Adam. Iya semoga semakin banyak pengendara motor yang semakin tersadarkan akibat ulah komunitas ini ya Mas. Seluruh hak pejalan kaki sudah dirampas. Di trotoar, di jalanan...

Reply

keren, berani amat tuh.

emang bener sih, kayak gitu musti harus diingatkan. sering lihat juga orang-orang yang malah ngelewatin jalur zebra cross.

Yang lucu, saya pernah liat ada beberapa pengendara yang ribut gara-gara di depan ada polisi, kendaraannya udah ngelewatin jalur zebracross. dia teriak-teriak minta orang dibelakangnya mundur. Ya namanya juga udah penuh kendaaan... mana bisa lagi mundur ke belakang

Reply

Ya memang harus begitu Mas, kebiasaan kalo didiemin.

Cuma ada di Indonesia, hah ah a...

Reply

Gue udah nonton kok. Emang parah... sampe mau berantem yang terakhirnya.

Reply

Nggak punya malu, udah salah, ngotot pula..

Reply

Catatan buat yang bikin video sepertinya banyak.

1. Apa tidak bisa pakai cara lebih halus?. Cara-cara yang dipakai dalam video tersebut agaknya tidak disukai para pengendara. Hingga akhirnya salah satu orang menampar megaphone sampai ancur.

2. Apakah sopan menduduki motor bahkan berdiri diatas motor orang lain yang tidak dikenal?.
3. Jangankan vectorid, bahkan ada polisi saja masih melanggar kok.. ini karena esensi orang Indo terhadap rambu2 lalulintas itu sudah melenceng. Tidakkah lebih baik memberikan pengertian dengan cara yang baik tentang esensi dari rambu-rambu lalulintas dari pada duduk diban motor orang?.

Intinya, masih perlu perbaikan. Saya pribadi suka apa yang dilakukannya, cuma kurang suka caranya. Untung megaphonenya yang ditampar bukan orangnya yang digebukin.

Reply

Ya pastinya aksi mereka mengundang pro dan kontra, semua dikembalikan kepada kesadaran masing-masing aja, karena kesadaran dan kedisiplinan berkendara di Indonesia adalah hal yang sangat langka.

Reply

Post a Comment