Memaksimalkan Sosial Media Agar Lebih Bermanfaat

Social Media

Berbicara mengenai urusan dunia maya, tentu saja nggak akan ada habisnya. Apalagi mengenai urusan sosial media (sosmed). Pasalnya setiap manusia di era masa kini seolah selalu 'disibukkan' dengan yang namanya sosmed. Entah itu hanya sekedar bertegur sapa antar sesama pengguna sosmed, mencari hal-hal atau pengalaman baru melalui sosmed, berinteraksi dengan rekan bisnis maupun sekedar membaca informasi yang terdapat didalamnya. Mereka, para pengguna atau bahkan bisa dikatakan juga penggila sosmed, memiliki tingkat sosialita yang tinggi di dunia maya, namun berbanding terbalik ketika berada di dunia nyata. Cuek dan cenderung egois ketika asyik bergumul dengan gadget.

 
Kembali ke inti artikel kali ini, mengenai bagaimana memaksimalkan sosial media agar menjadi lebih bermanfaat bagi kita dan juga mencoba menghilangkan stigma negatif tentang sosmed, yang mana selama ini seakan menjadi momok yang menakutkan buat para orang tua. Terutama bagi orang tua yang memiliki anak gadis nan imut, cantik, aduhai dan menggoda. Tidak tertutup kemungkinan akan menjadi incaran bagi para penjahat di dunia maya.

Sebelum melangkah lebih lanjut, sebenarnya apa sih sosmed itu?. Berbagai pemahaman mungkin akan keluar dari mulut kita mengenai arti sosmed. Sosmed itu sendiri berarti sebuah wadah (media) yang digunakan untuk saling bersosialisasi maupun berinteraksi satu sama lain tanpa batasan ruang dan waktu.

Media tersebut dapat meliputi, Facebook, Twitter, Path, Instagram, Pinterest, LinkedIn, Blogger, Wordpress dan masih banyak lagi.

Pada artikel kali ini, saya akan sharing melalui pemikiran, pemahaman dan pengalaman selama menjadi pengguna sosmed, bagaimana cara memaksimalkan sosial media agar menjadi lebih bermanfaat bagi kita semua. Selamat membaca :

Kenali tujuan utama bersosmed

Tanyakan pada diri kita sendiri, untuk apa kita menggunakan sosmed? Apakah akan membawa dampak yang positif atau negatif bagi kehidupan kita? Apakah dengan menggunakan sosmed tersebut, akan memberikan efek samping bagi keluarga kita? Dan lain sebagainya. Bila tujuan kita bersosmed untuk sekedar bersilaturahmi dan mencari informasi didalamnya, maka dapat dikatakan cenderung mengarah tujuan yang positif. Namun sebaliknya, bila kita hanya menggunakan sosmed untuk tujuan negatif, semisal menyebarkan makar atau kerusakan, membuat onar, mencari sasaran untuk kejahatan dan lain sebagainya, maka sebaiknya kita berfikir dua kali. Pasalnya hal negatif tersebut bukan hanya akan merugikan diri kita sendiri, namun juga membawa kerugian terhadap keluarga bahkan kehidupan kita nanti. karena semua itu ada resikonya.

Dengan mengenali tujuan awal kita dalam bersosmed, minimal kita akan mempelajari resiko yang akan kita hadapi dengan bersosialisasi di dunia maya tersebut. Dan semoga saja tak terjerumus kedalam hal-hal yang negatif.

Sebarkan kebaikan

Berbuat kebaikan dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan melalui media apa saja. Internet mungkin salah satunya. Kita pun dapat menyebarkan kebaikan atau dapat dikatakan juga nasehat melalui sosial media yang sekarang semakin menjamur. 

Sosmed dapat menjadi ladang pahala dalam menyebarkan kebaikan. Bukan hanya orang lain yang akan mendapat pahala karena telah melakukan nasehat yang telah kita sebarkan tadi, namun juga diri kita akan mendapat pahala kebaikan. Bahkan akan menjadi salah satu 'teman' dan pahala yang tak terputus di alam kubur nanti bila kita telah meninggal, yakni ILMU YANG BERMANFAAT bagi orang lain.

Jaga aset berharga kita

Anak-anak pun saat ini tak terlepas dari yang namanya sosial media. Mereka pun bila sudah mengerti internet akan cenderung untuk memiliki akun di salah satu sosmed yang ada dan berinteraksi dengan teman-temannya. katakanlah sosmed yang paling ngetop saat ini, Facebook. 

Bagi para orang tua, ini merupakan tantangan terbesar yang harus dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap anak-anak kita. Terutama anak gadis, atau banyak orang menyebutnya dengan istilah 'cabe-cabean'. Agar kita tak lagi mendengar berita di TV ketika anak gadis kita diculik oleh orang tak bertanggung jawab akibat penggunaan sosmed yang serampangan dan tanpa pengawasan dari orang tua. 

Sebaiknya langkah yang harus dilakukan oleh para orang tua adalah dengan memantau tingkah pola si anak ketika sedang menggunakan sosmed, kenali siapa saja yang menjadi teman di sosmed, mintalah username dan passwordnya dan berikan pemahaman tentang kebijakan dalam bersosialisasi di dunia maya.

Mungkin secara teori sangat mudah, tapi secara praktek  pasti akan menemui berbagai kendala. Betul apa benar guys?

Pandai memilih dan memilah

Tak hanya pandai dalam memilih teman di sosmed, namun alangkah lebih baik lagi bila kita lebih pandai dalam memilih informasi yang mana sekiranya bermanfaat bagi kita, karena ada beragam informasi yang tersebar di sosmed. Mulai dari informasi politik, ekonomi, gosip, nasehat dan lain sebagainya.

Jadikan ajang silaturahmi

Mau umur panjang dan berkah? Jagalah tali silaturahmi. Saat ini silaturahmi bukan hanya dilakukan di dunia nyata, melalui sosmed pun kita masih tetap dapat menjalin tali silaturahmi. Bagi Anda yang terpisah jarak dengan teman, sahabat karib, kolega, keluarga maupun pasangan, tentu sosmed merupakan solusi tepat selain telepon dan sms.

Di zaman serba canggih, kita telah diuntungkan berkat kehadiran sosmed ini, tak perlu lagi repot-repot menulis surat lalu mengirimnya melalui kantor pos untuk sekedar 'say helo'. Jadi, manfaatkan terus sosmed untuk tetap menjalin tali silaturahmi dengan orang-orang terdekat kita.

Promosikan bisnis

Bagi yang memiliki bisnis, tentu sosmed menjadi pilihan salah satu tempat favorit untuk mempromosikan bisnisnya agar lebih dikenal oleh khalayak banyak. Selain sosmed, kita pun dapat memanfaatkan blog untuk ajang promosi bisnis kita, agar lebih dikenal oleh khalayak ramai.

Sharing informasi atau artikel bermanfaat

Selain untuk mendapatkan informasi melalui sosmed, kita pun tentu saja dapat membagikan suatu informasi atau artikel yang bermanfaat buat orang banyak. Mungkin saja artikel atau informasi yang kita sharing tak seberapa, tapi justru sangat dibutuhkan oleh orang lain.

Manfaatnya, selain untuk mendapatkan traffic blog yang lebih baik, tentu saja hal ini dapat mendatangkan pahala buat kita. Khan lumayan, sambil sharing sambil mendulang pahala deh.

Penggunaan sosmed memang tak salah, selama tak merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Selama digunakan untuk hal yang positif, justru keberadaan sosmed malah dapat bermanfaat bagi kita, keluarga maupun orang lain.

Semoga bermanfaat...

Baca juga artikel :

Nostalgia Dengan Film-Film Tahun 1990-an
10 Alasan Seseorang Betah Tinggal Di Rumah Kontrakan

14 comments

Kalau saya tujuannya supaya banyak teman mas,banyak teman jadi banyak tahu

Reply

Semua poin udah saya setuju banget neh... makasih udah diingetin lagi

Reply

sebenarnya jika sosmed digunakan dengan baik banyak hal positif yang bisa kita lakukan.nah misalnya poin-poin yang disebutkan diatas itu merupakan hal yang positif ya.Terimakasih infonya :)

Reply

Yup betul banget Mas Dwi. Tambahan poin lagi nih

Reply

Yup. Saya setuju, semua kembali ke diri kita masing-masing, mau ke hal yang positif atau negatif...

Reply

Tujuan utama saya ya untuk stay in touch dengan teman-teman. Bisa juga membangun relasi baru untuk kepentingan bisnis.

Reply

Betul mba Dewi, pokoe banyak deh manfaat positifnya,

Reply

Yang punya bisnis bisa promosi secara gratisan ya :D

Reply

Yup betul banget beb... Sedikit banyak sudah membantu saudara-saudara kita yang sedang berbisnis

Reply

mkasih gan ,,, postingan memaksimalkan-sosial-media , yang bagus dan bermanfaat ini layaknya di share ajja ,, nih saya bantu ngeshare ,, ,, jgn lupa kunbal nya pulsagratisandroidku.blogspot.com terimakasih skali lagi gan , maju terus blog nya ,,, !

Reply

Ribet juga yah, gan. Ane mah kalau sosmed jarang pakai identitas asli. Kecuali path, atau sosmed yang bersifat privat. Soalnya kalau pakai identitas asli, kesannya kayak serius. Ntar salah ngomong malah dapat masalah, udah banyak contohnya soalnya.

Reply

Iya gan, semua tergantung dari diri kitanya juga, apa tujuan utamanya bersosmed...

Reply

Post a Comment