Bolehkah Melakukan Copy Paste Artikel?

Dalam dunia ngeblog, tentu saja kita para blogger mengenal istilah copy paste (COPAS). Bagi yang belum kenal, ya kenalan dong. Copy itu artinya menyalin/menggandakan/memperbanyak dan paste itu artinya menempel/meletakkan. Jadi pengertian copy paste itu sebagai kegiatan menyalin suatu artikel/konten/dokumen dari satu situs dan menempelnya pada situs yang lain. Begitulah menurut pendapat sederhana saya.

Copy paste tanpa seizin pemilik blog, sama halnya dengan pencurian konten. Maka tak sedikit pula para blogger yang berusaha untuk melindungi kontennya. Salah satunya adalah dengan cara me-nonaktifkan fungsi klik kanan pada mouse. Dan juga me-nonaktifkan fungsi block pada artikel. Tentu saja dengan tujuan agar kontennya tak bisa lagi di Copas oleh blogger-blogger yang lemah inspirasi (baca : tukang Copas).

copy paste ala blog mas hendra

Sewaktu saya selesai menulis artikel yang berjudul : "cara membuat artikel di blog agar tidak bisa di block (anti copy paste)" sempat mendapat komentar "sindiran" dari Anonymous yang berkomentar seperti ini : "jadi blogger jangan pelit, bagi-bagi ilmu sedikit". Yah namanya juga Anonymous, tak pernah berani menunjukkan identitas aslinya.

Padahal sejatinya artikel tersebut hanyalah sebuah tutorial dan saya pun tak menyarankan demikian, toh blog saya pun masih bisa dan boleh di Copas kok. Asalkan..... Baca dulu sampai selesai!

Tak jarang juga ada beberapa artikel yang "dicuri" dari Blog Mas Hendra, dan lebih sadisnya lagi, tanpa menyertakan sumber asli artikel. Sakitnya tuh disini...

**SKIP**

Oke, dalam hal Copas pun ada etika yang harus diperhatikan oleh para Copasser. Yah meskipun tidak ada ketentuan baku dalam hal Copas men-Copas, karena bagaimana pun juga, sebisa mungkin Anda harus menghindarinya. Namun, bila memang benar-benar amat sangat TERPAKSA harus Copas sebuah artikel, jangan lupa lakukan etika-etika sebagai berikut :

1. Meminta izin

Biasakan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik blog bila Anda ingin melakukan sebuah karya spektakuler yang bernama COPAS. Sehingga Anda tak lagi di cap sebagai pencuri artikel, toh pemilik blog pun sudah ridho kalau artikelnya di Copas.

Minta izin kan bisa melalui kotak komentar di blog maupun melalui kontak email (Contact Us). Dan saya pun yakin si penulis artikel pun akan merasa senang, karena hasil karyanya ada yang naksir. Meskipun orangnya tak ada yang naksir.

2. Sertakan sumber artikel

Sesudah minta izin, jangan lupa untuk selalu menyertakan dari mana sumber artikel tersebut Anda dapatkan dalam setiap postingan. Tujuannya jelas, sebagai bentuk penghargaan atas jerih payah si pembuat artikel.

Si pembuat artikel tentu akan merasa dihargai bila Anda selalu menuliskan sumber asli artikelnya.

3. Kreatiflah

Jadi blogger itu dituntut harus lebih kreatif. Baik dalam menulis artikel maupun dalam mencari tema dari sebuah artikel. Pun begitu juga dalam hal men-Copas, kreatiflah.

Yang dimaksud kreatif di sini adalah, kembangkan serta kreasikan artikel yang di Copas dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri. Gantilah isi artikel dengan gaya bahasa Anda sendiri, dengan tetap tak keluar dari tema artikel tersebut. Dan secara tak sadar, Anda pun telah berhasil menulis artikel dengan komposisi hasil Copas 10% dan kreasi sendiri 90%. Wow...

Jadi blogger itu tak harus pintar, tapi KREATIFLAH!!

Sebenarnya tidak ada yang salah dalam hal Copas, selama Anda mengikuti etika-etika tersebut di atas. Toh berbagi ilmu itu baik selagi bermanfaat buat orang lain. Setuju???

Tapi alangkah lebih baik lagi bila Anda menulis artikel dengan hasil tulisan sendiri. Jelek tak mengapa, yang penting hasil karya sendiri.

Jangan tunjukkan kalau Anda adalah blogger yang pemalas dan bukan pula blogger yang lemah syahwat inspirasi. Tunjukkan kalau Anda adalah blogger yang kreatif dan pekerja keras.

Semoga bermanfaat.

10 comments

setuju 100%!. Terutama pada bagian terakhir.. kalau didepan saya ada copaser nih, langsung saya pengen ngomong "kurang kreatif lu, muka lu aja dibentuk dengan kekreatifan ibu bapa lu masa lu kalah kreatif sama mereka?". Tambahin lagi ah.. "tiap hari u buang 33 aja itu harus kreatif, kalo ngga 33-nya ancur semua berantakan tidak jelas.. masa u kalah ama 33... (jangan diterusin ah..) Maap ya mas habis emosi.^^

Reply

kalau saya selalu berusaha agar bisa menghasilkan artikel yang orginal, belum pernah diterbitkan di media mana pun. kecuali sudah buntu, baru mengambil bahan dari sumber lain namun ditulis ulang memakai gaya sendiri :)

Reply

Hehehe malah Mas Ary yang jadi emosi. Iya kreativitas harus dalam segala hal, biar gak terbiasa jadi pendompleng, peniru, copasser, plagiator dan yang lainnya. Emak Bapak aja kreatif saat membentuk kita (kata master Ary). Sekali lagi hehehe

Reply

rasanya nyesek ya mas, lihat artikel copas itu lebih beruntung nasibnya di search engine.. biarkan sajalah, mereka jadi terkenal berkat kita... hehehe..

Reply

Wah, iya mas bener. Tapi masih banyak para blogger2 yang bisa dikatakan "tak tahu diri" Main seenaknya saja untuk ngambil artikel orang
Tapi, keren kok gan artikelnya! :)

Reply

Iya mba Dewi, saya pun mengambil kerangka atau bahan dari Blog lain, namun saya tulis ulang dengan bahasa sendiri. Yang penting kreatif positif, hehehe...

Reply

Iya Mas, serem kalo di banned sama Google cuma gara-gara keseringan Copas. Trims sudah mampir

Reply

Iya bener Mas eka, terkadang mereka lebih ngetop ketimbang blog yang di curi. Tapi gak apa-apa lah, beramal saja.

Reply

jadi seorang blogger itu harus kuat mental mas hendra percaya deh. soalnya bukan hal baru banyak komentar orang-orang jahil datang nantinya menghampiri. bagaikan ulat bulu yang tidak diharapkan hehe. kok jadi nyambung ke bulu ulat. keep blogging saja 60% artikel hasil ketika sendiri masih bisa diterima kok. bicara soal hak cipta itu semua hoax! - salam "BPI"

Reply

Betul mas, beribu sifat blogger bergentayangan di dunia maya. Soal hak cipta, emang tidak ada orang yang benar-benar memilikinya.... Makasih udah mampir

Reply

Post a Comment