Ini Alasan Kota Bekasi Dibully di Sosial Media

Maaf postingan ini sudah telat banget, tapi tak apa-apa deh, daripada tidak sama sekali. Yah... Itung-itung ikut meramaikan suasana.


Bulan Oktober 2014 lalu, publik sempat dihebohkan dengan adanya pem-bully-an dan candaan kota Bekasi. Khususnya para netizen.





Apa itu netizen? Oke saya jelaskan dulu. Netizen itu gabungan terdiri dari dua suku kata, Internet dan Citizen (warga). Jadi artinya netizen adalah para pengguna internet yang selalu aktif mengemukakan pendapat atau aspirasinya melalui sosial media, seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, Blog maupun sosial media yang lainnya. 

Loh kenapa jadi bahas netizen?? Oke.. Oke.. Kita lanjut ke artikel yang sempat tertunda.

Bulan Oktober mungkin menjadi moment yang kurang menyenangkan bagi warga Bekasi. Betapa tidak, perhatian publik sementara tertuju pada kota Bekasi, akibat banyaknya meme (dibaca mim), foto maupun status sosial media bertebaran di dunia maya yang berujung pada pem-bully-an. Entah siapa yang kali pertama mem-posting sosial media yang pada akhirnya malah menyudutkan kota Bekasi.


Berikut adalah beberapa meme yang sempat muncul untuk mem-bully kota Bekasi :






















Munculnya koleksi meme maupun postingan yang bertujuan untuk mem-bully kota Bekasi, kesemuanya merupakan bentuk kritik kentang sosial warga Bekasi. Jalanan yang rusak, tata kota yang semrawut, suasana yang bertambah gersang dan panas serta kemacetan yang semakin parah (menyebabkan jarak Bekasi - Jakarta terasa sangat lama), menjadi sebab musabab munculnya bully maupun candaan serta ledekkan terhadap kota Bekasi.

Selain itu, beberapa waktu yang lalu saat gerhana bulan total, warga Bekasi  banyak yang tidak dapat menyaksikannya secara langsung. Makanya muncullah candaan/joke dan meme-meme yang seolah-olah Bekasi berada diluar Bumi.

Disamping munculnya meme yang menyudutkan kota Bekasi, ternyata masih ada beberapa meme yang justru membela kota Bekasi ini :





Dengan adanya kritik sosial yang bertebaran di dunia maya, semoga dapat menjadikan jajaran pemerintahan kota Bekasi untuk mendengar aspirasi warganya dan juga lebih serius lagi untuk membenahi kota Bekasi yang sudah mulai cukup padat dan semrawut.



Sejatinya hal ini seharusnya dapat dijadikan pelajaran bagi kota-kota lainnya agar lebih memperhatikan lagi infrastruktur dan tatanan kotanya masing-masing. Biar gak terjadi pem-bully-an bagi kota yang lainnya dimasa yang akan datang.

Baca juga artikel lainnya : Nostalgia Dengan Film-Film Tahun 1990-an.

Bahkan warga kota Bogor sudah siap untuk mengantisipasi menghadapi bully yang setiap saat datang.....





Sumber gambar dari : google.com

4 comments

wah saya malah baru tahu masalah bekasi ini, padahal selama saya ngirim barang kesana lancar-lancar aja

Reply

Dulu saya juga pernah ke daerah Tambun, emang macet, jalanan rusak dan gersang. Itu tahun 2009. Gak tau deh sekarang sudah diperbaiki apa belum...
Mungkin kalo sudah terbiasa ya bukan masalah toh, mungkin bentuk kekesalan para pemakai jalan kali yaa....
Trims ya sudah mampir

Reply

banyak juga yg gatau nih haha

Reply

Post a Comment