Makan Siang di Gubug Mang Engking

Assalamu'alaikum...

Sudah lama banget saya gak update blog ini. Mungkin sekitar hampir dua mingguan. Setelah saya melihat Alexa Rank blog saya, agak sock juga. Sebelumnya di angka 300ribuan, sekarang merosot drastis ke angka 500ribuan.


Tentu saja penyebabnya tak lain adalah kesibukan yang sudah melebihi dari seorang artis ditambah rasa malas yang sudah akut.

Mulai dari sekarang harus tetap semangat ngeblog lagi. GANBATTE!! Oke cukup basa basinya, langsung saja ke artikel kali ini masalah kuliner alias makan-makan.

Hari Sabtu tanggal 01 November 2014, saya berencana outing bersama rekan-rekan satu kantor. Lebih tepatnya sih disebut Family Gathering. Karena siapapun bisa mengajak anggota keluarganya untuk ikut outing.

Yang menjadi tujuan kali ini adalah Restoran Mang Engking. Atau dikenal juga Gubug Mang Engking. Lokasinya berada di dalam area kampus Universitas Indonesia, Depok.

blog, mas, hendra
Parkir motor dan mobil persis di depan Restoran Mang Engking

blog, mas, hendra
Tampak bagian depan Restoran Mang Engking

Kami memang sudah merencanakan untuk makan siang di Gubug Mang Engking ini. Katanya sih pusatnya ada di Yogyakarta.

Saya pun lantas berangkat bersama anak dan istri naik motor. Saya pun belum pernah masuk wilayah kampus UI sekalipun. Apalagi menimba ilmu didalamnya. Sempat nyasar sedikit muter-muter di dalam area kampusnya. Akhirnya setelah tanya-tanya pak satpam yang kumisnya melebar, ketemulah Restoran Mang Engking.

Dari luar sih biasa saja, tapi pas masuk jauh lebih dalam, luarrrrr biasa. Sejuk, adem, damai, tenteram sambil di iringi alunan musik Linkin Park tradisional khas Sunda pisan euy.
blog, mas, hendra
Gubug-gubug berdiri diatas danau

Kami pun disambit disambut oleh seorang reception dengan ramah. Sambil melempar granat senyum seolah menaruh harapan besar agar Rupiah berpindah tangan ke Gubug Mang Engking. Beliaupun menanyakan perihal sudah reservasi atau belum. Layaknya sebuah hotel berbintang. Saya bilang sudah reservasi a/n kantor. Dan kami pun langsung di antar pulang ke gubug no 23. Persis disamping Musholla.

blog, mas, hendra
Terdapat beberapa pilihan gubug, sesuai dengan jumlah pengunjung

Gubug-gubug yang terbuat dari bambu ini berdiri persis diatas danau kecil yang dibawahnya banyak banget ikan-ikan mas dan lainnya. Anda juga bisa ngasih makan ikan dengan membeli makanan ikan seharga Rp. 5.000 per bungkus.


blog, mas, hendra
Bagi-bagi rezeki sama ikan

Untuk pilihan menu makanannya pun bervariasi, mulai dari ikan-ikanan, udang, cumi, tahu tempe dan lalapan. Minumannya pun ada es teh, kelapa segar maupun air mineral. Tapi disini gak ada menu ayamnya loh. Apalagi ayam kampus. Untuk urusan harga masih relatif terjangkaulah. Gak perlu merogoh kocek jauh lebih dalam, jauh lebih dalam lagi. Ya saya bilang masih worth it lah, sesuai dengan fasilitas dan tempat yang sangat nyaman. Contoh simpel : buah kelapa satu butir cukup membayar seharga Rp. 17.000 saja. Sudah termasuk sedotan dan es.


blog, mas, hendra
Daftar menu Restoran Mang Engking Depok (sumber foto : Google)

Ada juga sebuah Musholla mungil, kecil, imut dan bersih bagi pengunjung yang mau menunaikan kewajiban sholat maupun itikaf. Lengkap dengan mukena dan sarung. Tempat wudhu dan toiletnya pun terbilang bersih.


blog, mas, hendra
Lokasi Musholla berada di pinggir pintu masuk Restoran

Persis di samping Restoran Mang Engking ini, terdapat sebuah danau besar yang berisi air (ya iyalah isinya air). Mungkin ini yang disebut danau UI. CMIIW...

Oh iya, kalo makan lebih dari dua jam, bakal ada charge tambahan loh. Apalagi kalo makan sepanjang hari, itung sendiri deh biayanya. Mengingat banyaknya pengunjung Restoran. Apalagi pada saat weekend, harus melalui reservasi dulu.


blog, mas, hendra
Berpose dengan team work

blog, mas, hendra
Gak bisa liat kamera nganggur dikit yaa...

Rasa makanannya pun lezat dan bikin pengen nambah. Apalagi dimakan saat lapar dan gratisan. Sungguh perpaduan yang ideal. Hmmmm... Delicious!

Secara keseluruhan kita-kita orang cukup puas dengan atmosphere yang sangat menyatu dengan alam. Sejuk, rindang dan makanan yang yummy serta harga yang relatif terjangkau.


blog, mas, hendra
Siapa yang gak tergiur akan lingkungannya yang sangat asri

Setelah perut dirasa cukup kenyang dan stock gambar Soekarno Hatta di dompet telah berpindah tangan, kami pun langsung pulang ke alam masing-masing dan tentunya dengan pasangan masing-masing pula. Dengan meninggalkan sejuta kenangan.

Itu cerita saya hari ini, mana cerita Anda??

8 comments

gubug untuk tempat makannya keren banget mas.. jadi pingin kesana, minum jus sambil bermain bersama ikan-ikan.. pasti tempat tersebut sejuk.. jadi pingin kesana..

Reply

Memang sih kalau tempat makan yang nyaman dan bersih itu bikin lupa waktu, ya wajar saja bila menerapkan charge tambahan setelah 2 jam :)
kalau membahas ceritaku itu panjang mas, nanti aja ya dijadikan film :D

Reply

Mantap pokoknya, tempatnya nyaman & sejuk & adem...

Reply

Iya, karena bisa rugi kalo ada tamu yang makan dari siang sampe sore, nanti yang lain nggak kebagian tempat..

Ditunggu filmnya lah :)

Reply

Postingannya sudah lama tapi baru di share sekarang,,,, Btw enakan mana yah Mang Engking di depok sama di tangerang ???

Reply

Iya keren bingit tempat makannya Mas Hendra, itu pasti karena didesign supaya rupiah pada turun ke gubug Mang Engking ya... hehehehehehehehehehehehehehehehe :)

Reply

Kalo di Tangerang malah belum pernah tuh. Postingan lama, tapi kelupaan di share

Reply

Hehe... tempatnya nyaman banget enak buat nongkrong Mas, Rupiah mah turun kemana bae

Reply

Post a Comment