Suka Duka Mudik Naik Travel

Bismillah...
Assalamu'alaikum...

sumber gambar : www.jakartacity.olx.co.id

Blog Mas Hendra - Kalau mendengar kata "mudik" pasti kita akan langsung teringat pada kampung halaman. Pulang kampung atau lebih dikenal dengan istilah mudik, sudah menjadi kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama warga kota Jakarta. Karena sebagian besar warga kota Jakarta adalah pendatang dari berbagai kota di Indonesia. 


Apalagi menjelang Idul Fitri, sebagian besar masyarakat di Jakarta melakukan Mudik ke kampung halamannya masing2 untuk bersilaturrahmi dengan keluarganya. 

Saya biasa melakukan mudik naik travel, karena selain nyaman, kita juga akan diantar sampai ke depan rumah, tanpa harus repot naik turun kendaraan lagi.
Disini saya akan berbagi pengalaman suka maupun duka  Mudik dengan menggunakan jasa travel :


Sukanya Naik Travel
 
1. Antar jemput sampai di depan pintu.
Ini dia yang menjadi nilai lebih dari travel, penumpang bak menjadi raja, karena kita akan di jemput dari rumah & diantar sampai depan pintu tujuan, jadi gak perlu repot naik turun kendaraan lagi. 

2. Lebih Banyak Istirahat.
Gak perlu khawatir lapar/haus atau nahan kening kalo naik travel, pak supir akan sering berhenti meskipun hanya sekedar untuk ke toilet atau minum kopi.  
3. Bisa Membawa Banyak Barang Bawaan.
Bagi Anda yang banyak membawa barang bawaan/oleh2 dan tidak mau repot naik-turun kendaraan, maka travel bisa jadi pilihan terbaik.

4. Lebih Mengenal Satu Sama Lain.
Biasanya nih "penghuni" travel bisa ngobrol satu sama lain, ya karena selain penumpangnya sedikit, biasanya mereka merupakan "tetangga" dari kampung sebelah. 

5. Bebas Pedagang Asongan dan Pengamen.
Dijamin bebas 100% dari gangguan pengamen & pedagang yang menjajakan barang dagangannya. Apalagi jalan pada malam hari.


Dukanya Naik Travel
 
1. Waktu Perjalanan Lebih Lama
Karena setiap penumpang akan diantar sampai ke tujuan masing2, yang tentu saja akan memakan waktu yang lebih lama. Dan dapat memakan waktu istirahat yang lebih lama daripada naik bis.

2. Harga Lebih Mahal
Biaya yang lebih mahal yang kita bayar tentu sebanding dengan fasilitas layanan antar sampai di tempat tujuan, tanpa perlu repot pindah kendaraan lain. Kenaikan harga akan lebih terasa terutama pada saat Lebaran (H-7 s/d H+7).

3. Ruang Gerak Lebih Terbatas
Ukuran travel yang lebih kecil dari bis, tentu saja menjadikan ruang gerak kita jadi sangat terbatas. Tidak seperti bis, dimana kita bisa selonjoran atau berdiri sekadar hanya untuk meluruskan pinggang.


Berikut saya berikan beberapa tips bila Anda akan mudik naik travel :

1. Jangan lupa berdoa sama Allah Ta'ala, semoga di lindungi selama perjalanan & dimudahkan segala urusan, agar selamat sampai tujuan tanpa kurang suatu apapun.

2. Jangan hanya menggunakan satu jasa travel, usahakan menyimpan lebih dari satu nomor telepon travel yang lainnya, untuk mengantisipasi penuhnya pemesanan travel.

3. Pilihlah travel yang sudah Anda percaya, baik dari travel perusahaan atau perorangan. Biasanya akan lebih baik bila kita mengenal travel tersebut dari teman/saudara yang pernah menggunakan jasa travel tersebut.

4. Selalu informasikan posisi Anda saat mudik kepada saudara/teman Anda dan juga berikan informasi tentang travel yang Anda tumpangi (plat nomor, nama usaha travel, jenis & warna kendaraan).

5. Sebaiknya Anda mempersiapkan bekal untuk sekedar cemilan di dalam mobil seperti makanan ringan/snack dan minuman ringan. Terutama bagi Anda yang membawa anak kecil.

6. Usahakan bagi Anda yang "doyan" kencing, jangan kebanyakan minum sebelum berangkat, bisa repot sendiri kalo keseringan kencing.

7. Usahakan untuk tidak membawa barang yang besar2, seperti lemari pakaian, sofa dan tempat tidur, karena saya yakin pasti langsung di tolak pak supir (mau mudik atau mau pindahan).

8. Tetap waspada dengan barang bawaan Anda, terutama barang berharga sebaiknya simpan jadi satu dalam tas tangan. 

9. Sesuaikan kapasitas kendaraan dengan bawaan Anda, karena kalo kebanyakan barang, pasti Anda akan di kenakan biaya tambahan (biasanya seharga satu orang).

10. Jangan lupa ucapkan syukur Alhamdulillah apabila sudah sampai di tujuan.

Nah itu tadi sekelumit tentang suka duka mudik naik travel yang biasa saya lakukan tiap tahunnya.

Semoga dapat memberikan manfaat bagi Anda semua sobat blogger. Kalo ada masukan yang lain, silahkan share di blog ini. 

I would be glad to see what have you shared about it. 


Post a Comment